hairani, mita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI DAKWAH PADA MASYARAKAT PERBATASAN INDONESIA (STUDI TERHADAP DAKWAH DI DESA BADAU KECAMATAN BADAU KABUPATEN KAPUAS HULU) Hairani, Mita
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 1 No. 1 (2020): J-MD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah, FUAD, IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/j-md.v1i1.124

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya Islam diikuti dengan berbagai aspek lainnya di Desa Badau, padahal Desa Badau berada diantara desa lain yang mayoritas penduduknya non muslim. Selain itu, belum ada penelitian tentang strategi dakwah di kawasan perbatasan Desa Badau, padahal kawasan perbatasan merupakan daerah yang rawan akan masuknya ideologi asing sehingga strategi dakwah penting diterapkgtan agar Islam dapat berdiri kokoh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Metode yang digunakan para da’i dalam berdakwah kepada masyarakat perbatasan di Desa Badau; 2) Materi yang disampaikan para da’i dalam berdakwah kepada masyarakat perbatasan di Desa Badau; 3) Media yang digunakan para da’i dalam berdakwah kepada masyarakat perbatasan di Desa Badau; 4) Hambatan dan peluang yang dihadapi para da’i dalam berdakwah kepada masyarakat perbatasan di Desa Badau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Sumber data utama adalah para da’i dan masyarakat Desa Badau sebagai mad’u dakwah.Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi dakwah di Desa Badau sudah cukup tepat dan sesuai diterapkan pada masyarakat Desa Badau yang mayoritas tingkat pengetahuan keagamannya rendah, hal ini menyebabkan tidak ada ideologi asing yang masuk ke Desa Badau, kesimpulan ini diambil berdasarkan: pertama, metode dakwah yang digunakan oleh para da’i di Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu bervariasi diantaranya dakwah bil-Lisan, bil-Hal, bil-Hikmah, dan al-Mauidzatil Hasanah. Kedua, materi dakwah yang disampaikan oleh para da’i di Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu adalah tentang Aqidah dan Fiqh dasar. Ketiga, media dakwah yang digunakan oleh para da’i di Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu belum ada yang khusus karena belum lengkapnya akses media dakwah yang dapat digunakan dan kurangnya pengetahuan da’i tentang penggunaan media dakwah modern.Keempat, Peluang Dakwah di Desa Badau Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu sangat terbuka, diantaranya antusiasme mad’u menerima pesan dakwah dan penggunaan media modern yang belum begitu banyak, sedangkan hambatan dakwahnya adalah kurangnya partisipasi da’i dalam pengembangan dakwah secara intensif.
Tradition of Makan Sempulung and Its Preservation in Wajok Mempawah West Kalimantan hairani, mita
Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : The Pontianak State Institute of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.531 KB) | DOI: 10.24260/khatulistiwa.v8i2.1160

Abstract

This article is the result of research that discusses local culture and its interactions with Islam. Researchers want to show how Islam interacts with local culture and accepts it as part of the Islamization process. The data used here is obtained through interviews with elders and community figures, and based on their own experiences living in the middle of Bugis community. Based on the results of data collection in the field, it was obtained an illustration that this tradition was considered by some people to be an old tradition of shirk, so they left it. However, some people see that this heritage culture is quite important and positive for their lifes. As a heritage culture, they feel they have the duty to maintain it and continue to carry it out