Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MUSIK GONG GENDANG DAN PENYAJIAN DALAM TARIAN LEDORANDANG KEBUDAYAAN MASYARAKAT WANGKA KECAMATAN RIUNG KABUPATEN NGADA Masu, Elisabet; Muga, Wilfridus; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.260

Abstract

Abstrac Tujuan penelitian ini adalah untuk, mendeskripsikan struktur musik gong gendang dan penyajian dalam tarian ledorandang kebudayaan masyarakat Wangka, Kecamatan Riung Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif .Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan dokumentasi (kamera,alat perekam), dan wawancara. Keabsahan data diperoleh melalui prosedur triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, struktur musik gong gendang memiliki partitur dan pola ritmenya yang jelas sehingga dalam pola ritme musik gong gendang lebih menekankan pada pengulangan bunyi dan bentuk penyajian musik gong gendang dalam mengiringi tarian ledorandang adalah ansambel yang terdiri dari wujud musik, tempat pertunjukan, waktu pertunjukan, jumlah pemain, formasi pemain dan penari. Pertunjukan musik dilakukan dengan posisi berdiri, dan posisis penari sesuai dengan formasi tarian yang akan dibawakan. Keselarasan bunyi terdapat pada instrumen ritmis dan cendrung relatif (diulang-ulang).
MUSIK GONG GENDANG DAN PENYAJIAN DALAM TARIAN LEDORANDANG KEBUDAYAAN MASYARAKAT WANGKA KECAMATAN RIUNG KABUPATEN NGADA Masu, Elisabet; Muga, Wilfridus; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.260

Abstract

Abstrac Tujuan penelitian ini adalah untuk, mendeskripsikan struktur musik gong gendang dan penyajian dalam tarian ledorandang kebudayaan masyarakat Wangka, Kecamatan Riung Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif .Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan dokumentasi (kamera,alat perekam), dan wawancara. Keabsahan data diperoleh melalui prosedur triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, struktur musik gong gendang memiliki partitur dan pola ritmenya yang jelas sehingga dalam pola ritme musik gong gendang lebih menekankan pada pengulangan bunyi dan bentuk penyajian musik gong gendang dalam mengiringi tarian ledorandang adalah ansambel yang terdiri dari wujud musik, tempat pertunjukan, waktu pertunjukan, jumlah pemain, formasi pemain dan penari. Pertunjukan musik dilakukan dengan posisi berdiri, dan posisis penari sesuai dengan formasi tarian yang akan dibawakan. Keselarasan bunyi terdapat pada instrumen ritmis dan cendrung relatif (diulang-ulang).
MUSIK GONG GENDANG DAN PENYAJIAN DALAM TARIAN LEDORANDANG KEBUDAYAAN MASYARAKAT WANGKA KECAMATAN RIUNG KABUPATEN NGADA Masu, Elisabet; Muga, Wilfridus; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.260

Abstract

Abstrac Tujuan penelitian ini adalah untuk, mendeskripsikan struktur musik gong gendang dan penyajian dalam tarian ledorandang kebudayaan masyarakat Wangka, Kecamatan Riung Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif .Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan dokumentasi (kamera,alat perekam), dan wawancara. Keabsahan data diperoleh melalui prosedur triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, struktur musik gong gendang memiliki partitur dan pola ritmenya yang jelas sehingga dalam pola ritme musik gong gendang lebih menekankan pada pengulangan bunyi dan bentuk penyajian musik gong gendang dalam mengiringi tarian ledorandang adalah ansambel yang terdiri dari wujud musik, tempat pertunjukan, waktu pertunjukan, jumlah pemain, formasi pemain dan penari. Pertunjukan musik dilakukan dengan posisi berdiri, dan posisis penari sesuai dengan formasi tarian yang akan dibawakan. Keselarasan bunyi terdapat pada instrumen ritmis dan cendrung relatif (diulang-ulang).