Ananda, Firna Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AFIKSASI DALAM KOLOM POLITIK DI KORAN JAWA POS EDISI JUMAT 1 NOVEMBER 2019 Ananda, Firna Putri
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.283 KB) | DOI: 10.33752/disastri.v2i1.873

Abstract

Perubahan kata terdapat di berbagai sumber salah satunya di koran jawa pos,ternyata banyak kata yang mengalami perubahan kata seperti pada kolom Politik di koranJawa Pos edisi Jumat 1 November 2019, terdapat banyak kata yang mengalami perubahankata didalamnya. Kata-kata yang mengalami perubahan kata tersebut mengalami prosesafiksasi yang merupakan bagian dari proses morfemis dalam morfologi. Penelitian inimenganalisis proses afiksasi yang terdapat pada kolom Politik di koran Jawa Pos edisi Jumat1 November 2019. Didapatkan tiga proses perubahan kata yaitu prefiks, sufiks, dan konfiks,dari tujuh proses afiksasi. Ditemukan 20 prefiks, 7 sufiks, dan 20 konfiks. Afiksasimerupakan bentuk dasar yang mengalami proses pingimbuhan afiks dan menghasilkan katabaru. Proses afiksasi dibagi menjadi tujuh jenis yaitu prefiks, sufiks, infiks, konfiks,sirkumfiks, interfiks, dan transfiks. Prefiks merupakan bentuk dasar yang mendapatkanimbuhan afiks didepannya. Dalam bahasa indonesia prefiks sendiri dibedakan atas dua jenisyaitu prefiks asli dan prefiks serapan. Sufiks adalah bentuk dasar yang dibelakangnyadiimbuhkan afiks. Sufiks biasanya disebut akhiran atau imbuhan yang digabungkan di akhirkata. Keberadaan sufiks dapat ada beriringan dengan afiks-afiks yang lain. Dalam bahasaindonesia sufiks dibedakan menjadi dua jenis yaitu sufiks asli dan sufiks serapan.Sedangkan konfiks adalah bentuk dasar yang mendapat imbuhan afiks yang diletakkan dibagian awal dan bagian akhir. Ada dua hal yang sangat diperhatikan berkenaan dengankonfiks yang terdapat dalam bahasa Indonesia. Pertama, dalam menentukan apakah duabuah afiks (prefiks dan sufiks) termasuk konfiks atau tidak yaitu dengan cara mengetahuimakna gramatikal yang dihasilkan dari proses afiksasi secara konfiks. Sedangkan yangkedua, tentang konfiks me-/-kan dan me-/-i dalam bahasa indonesi di sebut sebagai konfiksatau bukan konfiks.