Pendidikan inklusi bertujuan untuk memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua peserta didik, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), dalam lingkungan sekolah reguler. Salah satu komponen penting yang sering kali kurang dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung mutu layanan pendidikan inklusi adalah partisipasi aktif orang tua. Penelitian ini merupakan studi literatur sistematis terhadap 20 artikel ilmiah nasional dan internasional untuk menganalisis kontribusi partisipasi orang tua dalam mewujudkan mutu layanan pendidikan inklusi. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua, seperti mendampingi belajar di rumah, menjalin komunikasi dengan guru, dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, berdampak positif terhadap perkembangan akademik dan sosial anak. Namun, partisipasi ini dipengaruhi oleh faktor sosial-ekonomi, akses teknologi, dan pemahaman terhadap pendidikan inklusi, terutama di daerah tertinggal. Diperlukan strategi kolaboratif yang kontekstual antara sekolah, orang tua, dan komunitas untuk meningkatkan mutu layanan inklusi secara berkelanjutan.