Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Digital Marketing Bagi Ibu-Ibu PKK RT 02 RW 008 Kelurahan Serpong Adji Widodo; Ahmad Nurhadi; Harsono, Yhonanda
Abdimas Awang Long Vol. 5 No. 2 (2022): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v5i2.440

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan Digital Marketing bagi Ibu-ibu PKK sebagai kelanjutan dari program peningkatan program ekonomi kreatif di lingkungan RT 02 RW 008 Kelurahan Serpong. Acara pengabdian kepada masyarakat ini diadakan pada tanggal 22 Mei 2021, bertempat di Musholah Abu Bakar RT 02 RW 008 Kelurahan Serpong, Tangerang Selatan. Metode yang digunakan yaitu dengan presentasi, diskusi, dan tanya jawab. Adapun peserta yang hadir dari Ketua RW 008, Ketua RT 02, Kader PKK, dosen dan mahasiswa. Pada sesi presentasi narasumber menyampaikan perihal pentingnya digital marketing dalam memasarkan barang. Dengan perkembangan teknologi digital marketing sangat dibutuhkan dalam pemasaran produk. Pemasaran online dapat menembus batas waktu dan ruang dan tempat pemasaran, artinya dapat berjualan kapan saja dan dimana saja. Dibutuhkan strategi dalam mempergunakan digital marketing agar meningkatkan penjualan. Bidang usaha ekonomi kreatif yang sudah berjalan meliputi bidang kuliner seperti warung bubur ayam, warung lontong sayur, kue kering, dan gorengan, juga outlet penjahit pakaian. Dari diskusi ibu-ibu PKK sangat tertarik dengan digital marketing. Beberapa usaha yang dijalankan sebagian sudah menggunakan media sosial dalam pemasarannya seperti facebook dan instagram. Sebagian besar sudah memasarkan melalui pesan singkat melalui Whatsapp grup. Disarankan agar ibu-ibu meningkatkan lagi strategi digital marketingnya secara bertahap dengan menerapkan Search Engine Optimization (SEO), menggunakan Pay-per-click advertising, content marketing, memanfaatkan social media marketing, dan email marketing.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) BERBASIS EKONOMI KREATIF DI KOPERASI GERAI LENGKONG TANGERANG SELATAN Gojali Supiandi; Adji Widodo; Yhonanda Harsono
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): SEPAKAT DESEMBER 2022
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v2i2.110

Abstract

Koperasi Gerai Lengkong Tangerang Selatan memiliki potensi produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berbasis ekonomi kreatif yang perlu untuk di kembangkan, mulai dari hasil laut, perikanan, pertanian, kerajinan tangan, peternakan, makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisa strategi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasisekonomi kreatif di Koperasi Gerai Lengkong Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui proses observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan analisis Matrik SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam rangka pengembangan UMKM berbasis ekonomi kreatif di Koperasi Gerai Lengkong. Informan yang dijadikan sumber data terdiri dari: Pemilik Koperasi, Pihak akademisi, pelaku UMKM, Pegawai Dinas UMKM Tangsel, pengamat UMKM, penelitian dilakukan selama kurun waktu 3 bulan. Sedangkan strategi yang tepat dilakukan dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Koperasi Gerai Lengkong Tangerang Selatan adalah strategi adalah Strategi SO (Growth). Strategi SO merupakan strategi yang memanfaatkan kekuatan yang ada untuk meningkatkan keunggulan kompetitifnya. Hasil dari penelitian ini menunjukan para pelaku UMKM yang berbasis ekonomi kreatif belum mampu memberikan predikat khusus bagi Koperasi Gerai Lengkong, karena mereka memiliki kemampuan yang terbatas serta mengalami permasalahan dalam pengembangan usahanya. Beberapa permasalahan yang dihadapi UMKM kreatif di Koperasi Gerai Lengkong antara lain permasalahan permodalan yang terbatas, bahan baku dan penggunaan peralatan produksi yang sederhana, media pemasaran terbatas karena belum adanya sentra UMKM, biaya transaksi yang cukup banyak, tenaga kerja yang kurang terampil, dan masalah pendaftaran hak cipta mereka.
Pelatihan Digital Marketing Bagi Ibu-Ibu PKK RT 02 RW 008 Kelurahan Serpong Adji Widodo; Ahmad Nurhadi; Harsono, Yhonanda
Abdimas Awang Long Vol. 5 No. 2 (2022): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v5i2.440

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan Digital Marketing bagi Ibu-ibu PKK sebagai kelanjutan dari program peningkatan program ekonomi kreatif di lingkungan RT 02 RW 008 Kelurahan Serpong. Acara pengabdian kepada masyarakat ini diadakan pada tanggal 22 Mei 2021, bertempat di Musholah Abu Bakar RT 02 RW 008 Kelurahan Serpong, Tangerang Selatan. Metode yang digunakan yaitu dengan presentasi, diskusi, dan tanya jawab. Adapun peserta yang hadir dari Ketua RW 008, Ketua RT 02, Kader PKK, dosen dan mahasiswa. Pada sesi presentasi narasumber menyampaikan perihal pentingnya digital marketing dalam memasarkan barang. Dengan perkembangan teknologi digital marketing sangat dibutuhkan dalam pemasaran produk. Pemasaran online dapat menembus batas waktu dan ruang dan tempat pemasaran, artinya dapat berjualan kapan saja dan dimana saja. Dibutuhkan strategi dalam mempergunakan digital marketing agar meningkatkan penjualan. Bidang usaha ekonomi kreatif yang sudah berjalan meliputi bidang kuliner seperti warung bubur ayam, warung lontong sayur, kue kering, dan gorengan, juga outlet penjahit pakaian. Dari diskusi ibu-ibu PKK sangat tertarik dengan digital marketing. Beberapa usaha yang dijalankan sebagian sudah menggunakan media sosial dalam pemasarannya seperti facebook dan instagram. Sebagian besar sudah memasarkan melalui pesan singkat melalui Whatsapp grup. Disarankan agar ibu-ibu meningkatkan lagi strategi digital marketingnya secara bertahap dengan menerapkan Search Engine Optimization (SEO), menggunakan Pay-per-click advertising, content marketing, memanfaatkan social media marketing, dan email marketing.