Ratna S. Alifen
Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

MODEL SUMBER DAN PENYEBAB REWORK PADA TAHAPAN PROYEK KONSTRUKSI Chundawan, Erick; Alifen, Ratna S.
JURNAL DIMENSI UTAMA TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Magister Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

ABSTRACT: In construction, rework is unavoidable. Rework usually occurs due to mistake from workmanship cause by change, error and omission. Additional cost accruing from of rework on a construction project in Surabaya is around 5.7% from the total cost of project.In this research, questionnaires were distributed to contractors in Surabaya. Questionnaires were composed based on the construction phases, the sources and the causes of rework in order to design a model of rework on construction project. With the establishment of the sources and causes model of rework project managers can anticipate the occurrence of rework in accordance with the project construction phase.The research findings show that construction project in general, rework happens frequently in the phase of finishing activity in the construction phase, the sources of rework that must be considered for finishing activity is due to change order and followed by error that is caused by lack of leadership and communication. The highest intensity of the main indicators of the causes is inadequatecy of supervision and job planning.
KEPENTINGAN STANDAR BANGUNAN HIJAU INDONESIA DAN PENGARUH PENERAPANNYA TERHADAP BIAYA PROYEK SELAMA UMUR BANGUNAN Dusia, Enry L.; Wiyono, Edwin S.; Alifen, Ratna S.; Rahardjo, Jani
JURNAL DIMENSI UTAMA TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Magister Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Green building council Indonesia has been publising a green buiding standar specifications in the form of greenship rating tools which consist of six aspect: land, materials, energy, water, health and building management. This research aims to determine level of importance and implementation greenship aspects by each construction party’s. As well to determine the effect of implementation greenship aspect towards project life cycle cost aspect. That consist of initial cost, maintenance cost, operating cost, and replacement cost. Data were obtained from questionnaires on construction parties in Jakarta and Surabaya. The data is analyzed descriptively to determine the respondent views of the greenship. Using Structural Equation Modeling to determine the relationship within implementation of greenship rating tools and project life cycle cost.Research of data analysis descriptive show that the energy aspect as the most important aspect, and health aspects as the most implemented aspect by the respondents. Data analysis Structural Equation Model show the maintenance cost are influenced by the land aspect.
PEMODELAN PENJADWALAN LINIER DENGAN ALOKASI SUMBER DAYA MANUSIA PADA PROYEK PERUMAHAN Tan, Hedwig Angdiarto; Alifen, Ratna S.
JURNAL DIMENSI UTAMA TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Magister Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

ABSTRACT: Linear scheduling method is suitable for projects with repetitive activities, as well as tipical mass product units such as a road, apartment, and residential housings. In this research linear schedule modeling was carried out on residential typical housings project of 50 units. The simulation of linear scheduling is to minimize the idle times by using time buffers and human resources allocation so that the usage of human resources can be as efficient as possible.The research findings show that the 8th simulation by using buffers has a project duration of 314 days were chosen with 18 working groups, compares to 9th simulation without buffers that has a duration of 180 days and 134 days of idle time which with 1522 man day of inefficient.
PENGARUH PARAMETER BANGUNAN HIJAU GBCI TERHADAP FASE PROYEK Wiyono, Edwin S.; Dusia, Enry L.; Alifen, Ratna S.; Rahardjo, Jani
JURNAL DIMENSI UTAMA TEKNIK SIPIL Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Magister Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Green building concept has been widely developed globally as well as in Indonesia. Green Building Council Indonesia (GBCI) is the institution that organizes the green building certification in Indonesia. The view from construction parties is needed to understand the level of interest and level of implementation of green building parameters and the impact of green building parameters on project life cycle time. This research carried out by distributing questionnaires to construction parties in Jakarta and Surabaya. Descriptive analysis and Structural Equation Modelling is used to understand the respondent views of the green building parameters and the impact of green building parameters on project life cycle time.The results showed that the level of interest of green building parameters is high. The comparison between level of importance and level of implementation shows that the implementation rate is lower than the importance rate. Water conservation is a significant aspect affecting the project life cycle time specifically the design stage, while the other aspects haven’t been significantly affecting project life cycle time. 
PERANAN KONTRAKTOR DALAM PEKERJAAN GALIAN TANAH BASEMENT TERHADAP ASPEK LINGKUNGAN Suastino, I Made Suryana; Kuncoro, Robertus Kevin; Alifen, Ratna S.
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Keterbatasan lahan memacu perkembangan konstruksi yang memanfaatkan lahan semaksimal mungkin. Konstruksi basement menjadi salah satu pilihan untuk pemanfaatan lahan yangada. Pelaksanaan konstruksi basement tidak bisa dilepaskan dari pekerjaan galian tanah. Pekerjaan galian tanah dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan. Oleh karena itu kontraktor perlu memperhatikan aspek lingkungan dalam melaksanakan setiap tahapan pekerjaan galian tanah basement. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui peran kontraktor terhadap aspek lingkungan pada pekerjaan galian tanah basement. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui tahapan pekerjaan yang dominan terhadap aspek lingkungan. Metode pengolahan data menggunakan statistik untuk mengetahui nilai rata-rata dan varian dari setiap tahapan pekerjaan galian tanah. Dari nilai rata-rata dan varian yang diperoleh, maka dibuat peringkat untuk setiap tahapan dalam pekerjaan galian tanah basement. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tahap perencanaan merupakan tahap yang dominan dilakukan kontraktor dalam aspek lingkungan, dilanjutkan dengan tahap persiapan, tahap pemindahan tanah, dan tahap penggalian. Dari seluruh nilai tahapan yang diperoleh, peran kontraktor terhadap aspek lingkungan dalam pekerjaan galian tanah basement tergolong baik.
PROGRAM PERHITUNGAN EFEKTIVITAS WAKTU DAN BIAYA PEMAKAIAN TOWER CRANE Hartono, Paulus Eric; ., Noviyanti; Alifen, Ratna S.
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pada pelaksanaan proyek gedung bertingkat, Tower Crane (TC) merupakan alat untuk mengangkat material baik arah vertikal maupun horisontal. Untuk efisiensi biaya proyek, perkiraan jadwal dan waktu penggunaan TC perlu direncanakan sebelum pelaksanaan konstruksi.TC umumnya digunakan pada banyak pekerjaan dengan karakteristik berbeda seperti pekerjaan pengangkatan tulangan, bekisting, pengecoran, dan lain-lain, sehingga perlu diperhatikan waktu penggunaan TC yang berkaitan dengan schedule proyek, dimana keterlambatan waktu pekerjaan di lapangan dapat mengakibatkan durasi yang lebih untuk TC dan akan mempengaruhi pertambahan biaya yang dikeluarkan pada proyek. Oleh sebab itu, diperlukan program yang dapat menghitung efektivitas waktu dan biaya pemakaian TC. Dengan mempelajari karakteristik dan spesifikasi TC serta observasi lapangan pada proyek Educity Residence, Surabaya, maka dibuatlah program perhitungan efektivitas waktu dan biaya pemakaian TC. Perkiraan waktu mencakup gerakan horisontal (Trolley), vertikal (hoist), dan rotasi (swing) yang dihitung secara matematis untuk setiap jenis pekerjaan dengan memperhatikan kondisi manajemen dan kondisi pekerjaan. Hasil dari program ini diharapkan dapat membantu kontraktor dalam mengatur pemakaian TC di lapangan.
KEPENTINGAN DAN IMPLEMENTASI GREEN CONSTRUCTION DARI SISI PANDANG KONTRAKTOR Koe, Wiliem; Rose, Regina Cynthia; Alifen, Ratna S.
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Kegiatan konstruksi berdampak negatif terhadap lingkungan dengan adanya pengurangan lahan bebas/hijau, penggunaan material yang sebagian besar diperoleh dari sumber daya alam, penggunaan alat berat dan transportasi selama proses konstruksi yang menyebabkan polusi. Dampakdampak negatif ini menjadi perhatian masyarakat sehingga perencana dan ahli konstruksi mengembangkan konsep sustainable construction yang salah satunya dikenal dengan konsep green construction. Dalam konsep ini, kontraktor tidak hanya bertanggung jawab untuk mendirikan bangunan yang kuat dan efisien saja, tetapi juga perlu memperhatikan lingkungan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa kepentingan dan implementasi green construction oleh kontraktor mulai dari pekerjaan persiapan hingga finishing. Metode pengolahan data menggunakan statistik untuk mengetahui nilai ratarata dan varians dari setiap poin-poin green construction untuk setiap tahap pekerjaan, yang kemudian dibuat ranking untuk setiap poin tersebut. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa secara keseluruhan kontraktor di Surabaya sudah memperhatikan dan mengimplementasikan green construction dengan baik.
PRODUKTIVITAS PEKERJA PADA PEKERJAAN BETON BERTULANG PROYEK BANGUNAN BERTINGKAT (Studi Kasus Proyek Bangunan Condominium TP6) Ardi, Fransisco; Wanandy, Kefin C.; Alifen, Ratna S.
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Mayoritas pekerjaan bangunan bertingkat pada umumnya adalah pekerjaan struktur beton bertulang. Pekerjaan struktur beton bertulang adalah pekerjaan bekisting, penulangan, dan pengecoran. Salah satu hal yang perlu di manajemen dari pekerjaan struktur beton bertulang adalah pekerja. Hal yang perlu diketahui dalam manajemen pekerja adalah produktivitas pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung nilai produktivitas pekerja pekerjaan struktur beton betulang,mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi produktivitas pekerja pada pekerjaan struktur beton bertulang, dan membandingkan hasil produktivitas pekerja dengan SNI tahun 2008.Penelitian ditunjang dengan observasi lapangan pada proyek condominium TP6. Hasil penelititan menunjukkan bahwa faktor kondisi lapangan, ketersediaan material, faktor relaxation allowances dan contingency allowances, jumlah pekerja.