Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Persimpangan Pasar Plaosan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur Wijaya S, Handri Denziger; Cahyono, Muhammad Shofwan Donny; Rahayu, Yoanita Eka; Wibowo, Leonardus Setia Budi
Jurnal Anggapa Vol 1 No 2 (2022): ANGGAPA Volume 1 No 2 November 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v1i2.382

Abstract

Pada persimpangan tak bersinyal kemampuan pelayanan jalan sangat tergantung dari kemampuan ruas jalan dan persimpangan. Namun kapasitas jalan lebih dipengaruhi oleh kapasitas persimpangan, sehingga daerah persimpangan sering terjadi konflik arus lalu lintas. Kabupaten Magetan Jawa Timur pada persimpangan 4 Lengan jalan Sarangan dengan jalanKarangudi. Metode yang digunakan adalah menggunakan metode MKJI 1997. Pengambilan data di mulai hari Senin s/d Minggu dengan waktu 24 jam perhari. Dengan pencatatan selama 7 (tujuh) hari yang jumlah personil berjumlah 4 (empat) orang. Berdasarkan hasil analisa maka kinerja dari persimpangan untuk lengan A dan C dalam kondisi tidak baik, sebaliknyauntuk lengan B dan D yang ditinjau sudah tidak dalam kondisi baik, adapun lengan A menunjukan ruas pada jalan Sarangan dan lengan C menunjukan ruas jalan Karangudi, dan dimana lengan B menunjukan ruas jalan P.s Wage dan lengan D menunjukan ruas jalan Sidomukti, yang menurut metode MKJI (1997) kapasitas dasarnya adalah 2900 smp/jam untuk persimpangan sebidang 4 Lengan dengan kapasitas (C) lengan A = 2992 smp/jam, lengan B = 2164 smp/jam, lengan C = 3117 smp/jam, lengan D = 2623 smp/jam, derajat kejenuhan (DS) A = 0,46, B = 0,79, C = 0,13 dan D = 0,61. tundaan setiap simpang (D) A = 8,90 det/smp, B = 12,12 det/smp, C = 5,74 det/smp,dan D = 10,37 det/smp. Untuk kelancaran arus lalu lintas pada persimpangan jalan tersebut khususnya jalur belok kanan pada jalan utama sering terjadinya konflik, serta kendaraan yang melambat dan juga menggunakanlokasi parkir pada persimpangan jalan. Agar para pemakai jalan dapat mengetahui fasilitas jalan hendaknya diberi tanda rambu larangan parkir/larangan berhenti di persimpangan sebagai rambu jalan.
PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN SEKOLAH S di SURABAYA BARAT Studi Kasus : Sekolah S – Surabaya Barat Sebastian, Jovan; Wibowo, Leonardus Setia Budi; Cahyono, Muhammad Shofwan Donny; Rahayu, Yoanita Eka
Jurnal Anggapa Vol 1 No 2 (2022): ANGGAPA Volume 1 No 2 November 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v1i2.444

Abstract

Dalam Pembangunan proyek konstruksi sering terjadi penggunaan biaya yang tidak efisien. Pada pembangunan sekolah S di Surabaya Barat membutuhkan biaya sebesar Rp. 70,186,189,670 atau Rp. 31.902.813/m2. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi terhadap biaya yang sudah direncanakan. Metode yang dilakukan adalah Value Engineering dengan 6 tahap, yaitu: tahap informasi, tahap analisis fungsional, tahap kreatif, tahap analisis, tahap pengembagan dan tahap pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penghematan biaya sebesar 1.57% dari biaya total proyeksetelah dilakukan Value Engineering. Rekomendasi penggantian material pekerjaan lantai dan salut dinding dari lantai granit menjadi lantai keramik 30 x 30 memberikan penghematan sebesar Rp 903.617.729 (52 %) dari total biaya pekerjaan. Rekomendasi Pekerjaan Pasangan dan Plesteran dari Dinding Bata Merah menjadi Dinding Batako Semen memberikan penghematan sebesar Rp. 200.787.271 (32 %) dari total biaya pekerjaan.
Analisis Struktur Gedung 7 Lantai Menggunakan Variasi Beton Mutu Normal Dan Beton Mutu Tinggi Pada Universitas “X’’ Di Surabaya Pramesta, Ainur Ridho; Cahyono, Muhammad Shofwan Donny; Rahayu, Yoanita Eka; Intan, Reynaldo Pratama
Jurnal Anggapa Vol 2 No 1 (2023): ANGGAPA Volume 2 No 1 April 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v2i1.454

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang konstruksi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal itu dikarenakan tuntutan dan kebutuhan masyarakat pada bangunan gedung bertingkat tinggi. Dalam suatu pembangunan sebuah gedung, material beton sangatlah penting untuk proses pembangunan. Karena beton adalah material utama untuk mendirikan gedung. Makaperencanaan dalam pemakaian mutu beton pun harus diperhatikan dan diperhitungkan. Untuk mengetahui efisiensi dan kekuatan dari mutu beton tersebut. Pada penelitian ini, penulis melakukan analisis perbandingan antara beton mutu normal dan beton mutu tinggi. Penulis disini menggunakan software SAP 2000 dan SP Column. Dari hasil penelitian ini, saatbangunan gedung Universitas “X” menggunakan beton mutu tinggi, ukuran kolom bisa lebih langsing menjadi 450 x 450 mm, jika menggunakan beton mutu normal 600 x 600 mm. Untuk ukuran baloknya juga lebih langsing yaitu 250 x 400 mm, jika menggunakan beton mutu normal sebesar 300 x 600 mm. Saat menggunakan beton mutu tinggi, efisiensi dimensi kolomsebesar 43.74 %, balok sebesar 44..44 %, plat atap sebesar 20.83 % dan plat lantai sebesar 20.85 %
ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI PROYEK PADA PEMBANGUNAN GUDANG BAJA DI KENJERAN, SURABAYA Suryawan, Wilson; Cahyono, Muhammad Shofwan Donny; Rahayu, Yoanita Eka; Ray, Norman
Jurnal Anggapa Vol 2 No 1 (2023): ANGGAPA Volume 2 No 1 April 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v2i1.467

Abstract

Sektor konstruksi kerap kali mengalami masalah jika manajemen konstruksi dalam proyek tersebut tidak direncanakan dengan baik. Manajemen konstruksi yang baik diperlukan untuk mengoptimalisasi jadwal dan juga biaya agar didapatkan penjadwalan yang tepat waktu dan juga biaya yang optimal. Penjadwalan yang optimal dari segi optimasi hubungan antar aktivitas serta resources yang tersedia serta dengan mengoptimalisasi biaya dapat menjadi kunci untuk mendapatkan realisasi proyek konstruksi yang baik. Analisis Manajemen konstruksi dilakukan pada proyek pembangunan gudang baja di Kenjeran guna mengetahui waktu dan biaya optimum. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder serta tinjauan pustaka tentang metode optimasi pada penjadwalan proyek konstruksi. Pengolahan data dilakukan dengan melakukan optimasi dengan bantuan aplikasi Ms.project, dengan menginput data yang berupa uraian kegiatan, analisa biaya peraktivitas, jumlah resources yang dibutuhkan, volume akvitas serta membuat hubungan antar akvititas. Dengan melakukan penambahan tenaga kerja serta menekan durasi dan juga merubah hubungan antar akvitias, manajemen konstruksi pembangunan gudang baja di Kenjeran dapat menjadi lebih optimal, dengan durasi awal 148 hari dan biaya awal Rp 709.872.500 dan durasi setelah optimasi menjadi 117 hari dengan biaya setelah optimasi terjadi pengurangan biaya sebesar Rp 133.158.548
Metode Penerapan Value Engineering Pada Proyek Pembangunan Mall Dan Hotel Di Semarang Simarmata, Bungaran Pahala; Cahyono, Muhammad Shofwan Donny; Rahayu, Yoanita Eka
Jurnal Anggapa Vol 2 No 1 (2023): ANGGAPA Volume 2 No 1 April 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v2i1.476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode value engineering pada proyek pembangunan Mall dan Hotel F di Semarang dengan fokus pada identifikasi nilai-nilai yang dapat dioptimalkan dan penghematan biaya dalam proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan menggunakan wawancara terstruktur dan analisis data biaya. Responden dalam penelitian ini adalah tim manajemen proyek dan ahli value engineering yang terlibat dalam proyek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa nilai yang dapat dioptimalkan pada proyek tersebut, seperti penggunaan pipa PVC merk Vinilon dan Alderon yang lebih murah daripada pipa PVC merk rucika, serta penggunaan Homogenous Tile 60x60 dan Keramik 40x80 sebagai alternatif untuk penutup lantai dan penutup dinding yang awalnya menggunakan Granit 80x80 dan Granit 40x80. Hasil penghematan biaya yang didapatkan dari penelitian ini mencapai Rp. 4.947.160.300 atau sebesar 18,12% dari biaya pekerjaan yang ditinjau. Penerapan metode value engineering pada proyek pembangunan Mall dan Hotel F di Semarang telah membuktikan keefektifannya dalam mengoptimalkan nilai dan penghematan biaya. Hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi industri konstruksi dalam meningkatkan efisiensi biaya dan kualitas proyek.
Analisisis Manajemen Hazard Sisi Jalan Frontage Road Sisi Timur Jalan Ahmad Yani Surabaya: Bahasa Indonesia Rahayu, Yoanita; Christianto, Melvern Darren
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v11i2.637

Abstract

Increased activity in a city should be accompanied by the provision of adequate and safe road infrastructure. Ahmad Yani Road has a high accident rate. The problem became important and urgent due to the increasing number of accidents that occured after the construction of the frontage road on Ahmad Yani Road. This study uses a descriptive analysis approach with remote sensing using Google Earth imagery. The road section observed was 3.803 meters long with the analysis boundary on the east side. Results of the analysis carried out, several objects/objects were identified as hazards, including tree branches, iron poles on the right side of the road, and no road boundary lines. Regarding road equipment in the form of markings, signs and delineations, it is well monitored and complete. There is a safety fence that is 15 meters long and has a rigid nature. The fence is made to cover the sewers or pipes so that there are no road accidents in the area.
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN BEBAN GEMPA SNI 1726-2019 DIKOTA BALIKPAPAN Sakulok, Julianto Pipin; M. Shofwan Donny C; Rahayu, Yoanita Eka; Intan, Reynaldo Pratama
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 8 No 1 (2024): Vol 8 No 1 (2024): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2024
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A bridge is a land transportation infrastructure that can be passed by vehicles or pedestrians tocross difficult terrain such as rivers, lakes, highways, railways, and so on. This bridgeconstruction project is a very important work in the transportation flow of the people of WestBalikpapan District in particular. This certainly affects the economic growth of the localcommunity. This activity can run well if the existing infrastructure is also in good condition. Inplanning the upper structure of this bridge, an analysis was carried out on the strength of theupper structure of the reinforced concrete bridge against loads based on SNI 1725-2016concerning loading for bridges, and earthquake loads in accordance with SNI 1726-2019 whichregulates earthquake resistance planning procedures for building and non-building structures.After calculations and evaluations were carried out on the backrest pile planning, 4Ø8 bendingreinforcement was used and sliding reinforcement was used Ø8 - 100 mm. In the planning of thebridge floor cantilever plate, with an arm length of 85 cm and a plate thickness of 20 cm, D13 -100 mm reinforcement is used. in the inner plate planning (Inner Slab) headed x-directionbending reinforcement used D29 - 150 mm. Y-direction bending reinforcement is used D29 -150 mm. In girder planning, girder height (h) 80 cm, width (b) 40 cm, T-Girder wingspan (beff)2300 mm, effective height T-Girder 650 mm. Bending reinforcement is used 10D32 withcompressive reinforcement is used 3D32. Shear reinforcement D12-150 mm. Plus shrinkagereinforcement to strengthen the structure, 3D12 is used. On the planning of the diaphragm,dimensions are planned 40 x 40 cm, 6D16 bending reinforcement is used. Given D12-150 mmsliding reinforcement as a fastener.
PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT KAMPUS “X” DI KOTA SURABAYA Napitupulu, Yolanda Isabel; Rahayu, Yoanita Eka; Cahyono, Mohammad Shofwan Donny
Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Civil Engineering Study Program Faculty of Engineering, University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/tekniksipil.v13i1.967

Abstract

Dalam suatu pelaksanaan sebuah proyek konstruksi tentu saja diperlukan biaya untuk memenuhi semua kebutuhan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan. Sering kali biaya yang diperhitungkan lebih mahal daripada biaya yang diperkirakan, value engineering dibutuhkan untuk mengurangi pembengkakan biaya tanpa mengurangi mutu dan kualitas dari bahan yang dibutuhkan maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tahapan-tahapan apa saja yang harus dilakukan dalam penerapan Value Engineering. Penerapaan Value Engineering ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Gedung Bertingkat Kampus “X” di Kota Surabaya agar biaya yang dikeluarkan lebih optimal. Penulisan ini melakukan metode dari 6 tahapan, yaitu: tahap informasi, tahap analisis fungsi, tahap kreatif, tahap analisis, tahap pengembangan dan tahap rekomendasi. Dari tahapan yang dilakukan diperoleh hasil penghematan sebesar Rp. 173.863.368,70 dari biaya awal yaitu Rp. 46.871.019.600,00. Hasil dari kesimpulan utamanya adalah penggantian material pada pekerjaan penutup lantai dan dinding dari Lantai Homogenous Tile 60x60 cm polished (2) menjadi lantai keramik 40x40 memberikan penghematan sebesar Rp. 59.633.075,61 (13%) dari total biaya pekerjaan dan pekerjaan Pasangan dan Beton Praktis dari material Bata ringan tebal 10 cm menjadi Batako Semen menghasilkan penghematan sebesar Rp. 114.230.293,09 (23%) dari total biaya pekerjaan.