Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dakwah Agama dan Politik: Analisis Organisasi Nahdlatul Wathan di Lombok Indonesia Wathoni, Muhammad Muzayyinul
IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/inright.v12i2.3019

Abstract

Abstract: The Nahdlatul Wathan organization is an organization engaged in education and da'wah. The emergence of this organization aims to advance society, especially those in Lombok, but over time Nahdlatul Wathan has actively taken part in politics, not only da'wah. The purpose of this paper is to describe the religious da'wah movement and the political da'wah movement carried out by Nahdlatul Wathan during the leadership era of Tuan Guru Kiyai Haji Zainuddin Abdul Majid until now. This research uses a literature study approach, leading sources to be analyzed first including books, articles from scientific journals, and other related materials. The researcher organized and analyzed the data collected during the literature review using the content analysis method. By finding patterns of emerging themes in related literature, comparing them, and organizing them in a research framework, the data is studied. The researcher was able to investigate and report the findings from the various literature sources evaluated using the content analysis method. The NW's political preaching has had a significant impact on the people of Lombok. Public policies that pay more attention to the interests of Muslims and the wider community are the result of the active political participation of Muslims organized by the NW. In addition, the NW promotes tolerance and diversity in its political teachings while striving to achieve a balance between religion and the needs of the general public. In order to fight for Muslim rights, foster unity, and develop an inclusive society in Lombok, the NW is crucial. Overall, Nahdlatul Wathan's political evangelism in Lombok demonstrates their fight for the rights of Muslims and society.Abstrak: Organisasi Nahdlatul Wathan merupakan organisasi yang bergerak dibidang pendidikan dan dakwah. Kemunculan organisasi ini bertujuan untuk memajukan masyarakat khususnya yang ada di Lombok, namun seiring dengan waktu Nahdlatul Wathan aktif ikut andil dalam dunia politik, tidak hanya dakwah. Tujuan tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan gerakan dakwah agama dan gerakan dakwah politik yang dilakukan oleh Nahdlatul Wathan era kepemimpinan Tuan Guru Kiyai Haji Zainuddin Abdul Majid sampai dengan saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur, sumber-sumber terkemuka akan dianalisis terlebih dahulu termasuk buku, artikel dari jurnal ilmiah, dan materi terkait lainnya. Peneliti mengorganisir dan menganalisis data yang dikumpulkan selama tinjauan literatur dengan menggunakan metode analisis isi. Dengan menemukan pola tema yang muncul dalam literatur terkait, membandingkannya, dan menyusunnya dalam kerangka kerja penelitian, data dipelajari. Peneliti dapat menyelidiki dan melaporkan temuan dari berbagai sumber literatur yang dievaluasi dengan menggunakan metode analisis konten. Dakwah politik NW memiliki dampak yang signifikan terhadap penduduk Lombok. Kebijakan publik yang lebih memperhatikan kepentingan umat Islam dan masyarakat luas merupakan hasil dari partisipasi politik aktif umat Islam yang diorganisir oleh NW. Selain itu, NW mempromosikan toleransi dan keragaman dalam ajaran politiknya sambil berusaha untuk mencapai keseimbangan antara agama dan kebutuhan masyarakat umum. Dalam rangka memperjuangkan hak-hak Muslim, memupuk persatuan, dan mengembangkan masyarakat yang inklusif di Lombok, NW sangat penting. Secara keseluruhan, penginjilan politik Nahdlatul Wathan di Lombok menunjukkan perjuangan mereka untuk hak-hak Muslim dan masyarakat. 
Penentuan Awal Bulan Kalender Rowot Sasak Perspektif Fikih dan Astronomi Wathoni, Muhammad Muzayyinul
AL - AFAQ : Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Vol. 3 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.322 KB) | DOI: 10.20414/afaq.v3i2.4769

Abstract

Kalender Rowot Sasak merupakan kalender tradisi masyarakat suku sasak yang disinkronkan dengan kalender Hijriah, nama-nama bulan yang ada dalam kalender tersebut adalah nama-nama bulan yang ada dalam kalender Hijriah, hanya saja dialihbahasakan ke dalam bahasa sasak. Jumlah bulan yang ada dalam kalender Rowot Sasak juga sama dengan jumlah bulan yang ada dalam kalender Hijriah. Dalam penentuan awal bulannya, kalender Rowot Sasak memiliki cara tersendiri, tidak seperti halnya penentuan awal bulan kalender Hijriah yaitu ditandai dengan kemunculan hilal sebagai awal bulannya. dalam penelitian ini, data diperoleh dari hasil wawancara dan dari buku serta artikel yang memiliki kesamaan dengan tema penelitian. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan awal bulan kalender Rowot Sasak dengan cara hisab urfi. Secara fikih, kalender Rowot Sasak tidak dapat dijadikan sebagai rujukan dalam peribadatan umat Islam karena penentuan awal bulannya tidak ditandai dengan ketampakan hilal. Adapun secara astronomi, maka kalender ini termasuk lunar system dan aritmatik.
Penentuan Awal Bulan Kalender Rowot Sasak Perspektif Fikih dan Astronomi Wathoni, Muhammad Muzayyinul
AL - AFAQ : Jurnal Ilmu Falak dan Astronomi Vol. 3 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/afaq.v3i2.4769

Abstract

Kalender Rowot Sasak merupakan kalender tradisi masyarakat suku sasak yang disinkronkan dengan kalender Hijriah, nama-nama bulan yang ada dalam kalender tersebut adalah nama-nama bulan yang ada dalam kalender Hijriah, hanya saja dialihbahasakan ke dalam bahasa sasak. Jumlah bulan yang ada dalam kalender Rowot Sasak juga sama dengan jumlah bulan yang ada dalam kalender Hijriah. Dalam penentuan awal bulannya, kalender Rowot Sasak memiliki cara tersendiri, tidak seperti halnya penentuan awal bulan kalender Hijriah yaitu ditandai dengan kemunculan hilal sebagai awal bulannya. dalam penelitian ini, data diperoleh dari hasil wawancara dan dari buku serta artikel yang memiliki kesamaan dengan tema penelitian. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan awal bulan kalender Rowot Sasak dengan cara hisab urfi. Secara fikih, kalender Rowot Sasak tidak dapat dijadikan sebagai rujukan dalam peribadatan umat Islam karena penentuan awal bulannya tidak ditandai dengan ketampakan hilal. Adapun secara astronomi, maka kalender ini termasuk lunar system dan aritmatik.