Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN BURUH BATIK BAKARAN DI KABUPATEN PATI PROVINSI JAWA TENGAH neni alyani; Eko Budi Santoso; Nuke R. Maulandani; Enjang Hidayat
Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Vol 46 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan (LRPSP), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jipwp.v46i2.1458

Abstract

This paper describes the efforts to empower batik laborers in Bakaran village, Pati Regency, Central Java. This study uses a qualitative approach by conducting interview and observation. The results show that there are problems with the implementation and empowerment methods in the Bakaran village. Some factors hinder the empowerment process of batik laborers that need to be resolved by changing the existing strategies and empowerment models according to the problems that arise. Keywords: empowerment; small business; laborer; batik.
Analisis Kebutuhan dan Minat dalam Pemanfaatan Teknologi Digital di SMK Depok Menggunakan SEM–PLS Pratama, M Octaviano; Alyani, Neni; Madya, M Miftahul; Ermatita, Ermatita; Kareen, Pamela
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 6 No 6 (2025): November 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/tin.v6i6.8578

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mempercepat penerapan teknologi digital dalam pendidikan termasuk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang menuntut keseimbangan antara pembelajaran teoritis dan praktikal. Namun, setelah pandemi berakhir, muncul pertanyaan mengenai sejauh mana teknologi tersebut tetap relevan dan diterima oleh guru maupun siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan dan keberlanjutan penggunaan teknologi digital dalam kegiatan belajar mengajar di SMK Kota Depok pasca pandemi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode structural equation modeling–partial least squares (SEM–PLS) terhadap 99 responden (63 siswa dan 36 guru). Instrumen berupa kuesioner Likert lima poin mencakup lima konstruk utama: komunikasi, kemudahan, efektivitas, biaya, dan minat keberlanjutan. Hasil pengujian reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha > 0,70 pada konstruk komunikasi, kemudahan, dan minat, menandakan konsistensi internal yang baik, sementara konstruk efektivitas (0,595) dan biaya (0,491) berada di bawah ambang batas. Uji validitas konvergen menunjukkan Outer Loading > 0,70 pada 73% indikator guru dan 58% indikator siswa. Analisis struktural memperlihatkan bahwa hipotesis tentang keinginan melanjutkan penggunaan teknologi signifikan (p < 0.05), sedangkan hipotesis kesesuaian teknologi dengan kebutuhan hanya didukung sebagian. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran hibrida menjadi pilihan paling relevan untuk mendukung keberlanjutan pembelajaran digital di SMK.