Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Audit of Regional Management Information Systems in Government Institutions Rifaldi Herikson; Geraldi Catur Pamuji
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 3 No 3 (2020): International Journal of Education, Information Technology, and Others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.029 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4308115

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) is a system that was developed to assist accountability achievement in local government. The aim of this study is to audit the application area management performance information system implemented by government agencies in Tanjungpinang, Kepri. Descriptive approach was used to present an outline of the assets inventory in SIMDA. Data collection methods consist of primary data obtained from interviews and observations. As for secondary data, we used literature studies to support this study. The audit process was used the OCTAVE Allegro approach to analysis important assets owned by the government and manage risk to achieve the ISO 27001 standard. In addition, this research used five of eight steps on OCTAVE Allegro to establish the areas of concern in SIMDA application. The results presented an indication of the data discrepancy between the project proposed data and project data in SIMDA. Lack of user attention in SIMDA checking data before adding or deleting the data caused that indication. The conclusion is by determining areas of concern, it can be used as a mapping of risk to information assets while minimizing the risk as a measure to maintain the information security system of SIMDA. This study was conducted to discuss information security, SIMDA, OCTAVE Allegro, and ISO 27001.
Audit of Regional Management Information Systems in Government Institutions Rifaldi Herikson; Geraldi Catur Pamuji
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 3 No 3 (2020): International Journal of Education, Information Technology, and Others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.029 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4308115

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) is a system that was developed to assist accountability achievement in local government. The aim of this study is to audit the application area management performance information system implemented by government agencies in Tanjungpinang, Kepri. Descriptive approach was used to present an outline of the assets inventory in SIMDA. Data collection methods consist of primary data obtained from interviews and observations. As for secondary data, we used literature studies to support this study. The audit process was used the OCTAVE Allegro approach to analysis important assets owned by the government and manage risk to achieve the ISO 27001 standard. In addition, this research used five of eight steps on OCTAVE Allegro to establish the areas of concern in SIMDA application. The results presented an indication of the data discrepancy between the project proposed data and project data in SIMDA. Lack of user attention in SIMDA checking data before adding or deleting the data caused that indication. The conclusion is by determining areas of concern, it can be used as a mapping of risk to information assets while minimizing the risk as a measure to maintain the information security system of SIMDA. This study was conducted to discuss information security, SIMDA, OCTAVE Allegro, and ISO 27001.
The Use of ISO 27001 Framework for Government’s Online E-Monitoring System Implementation Pini Singgrit; Geraldi Catur Pamuji
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 3 No 3 (2020): International Journal of Education, Information Technology, and Others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.861 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4308121

Abstract

This research aims to discover the security level of online e-monitoring information system in Karawang Regency Government. We used Information Security Management System (ISMS), ISO 27001 11th paragraph access control Annex A 11.2, and Annex A 11.3 as the orientation of information security governance. It also used to actualize good government’s information security system. This research method was done using Plan-Do-Check-Act (PDCA) questionnaire. The questionnaire was addressed to two kinds of respondents: users and leaders. The results of this study is that (1) users’ trust the security level is 52% dan (2) leaders trust the security level is 48%. According to the results, ISMS on the online e-monitoring system in Karawang Regency Government is unsafe because it is under 64% based on ISO 27001 Standardization. In this research, we propose an ISMS framework designed to manage the secrecy aspect, integrity, and information security. This framework was developed based on ISO 27001 Standardization. By applying this ISMS framework in Karawang Regency Government, this research is expected to reduce the information security threat in data center and support organization in the future.
Pendekatan Metode Ward And Peppard Dan Anita Cassidy Dalam Perencanaan Strategi Bisnis SI/TI Untuk Optimalisasi Kinerja Organisasi (Studi Kasus CV.XYZ) Yulianto, Depik Toni; Pamuji, Geraldi Catur; Kerlooza, Yusrila Yeka
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 10 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v10i2.15413

Abstract

Pesatnya perkembangan industri juga memberikan dampak dalam tumbuhnya inovasi teknologi informasi dan sistem informasi, hal ini menyebabkan perusahaan dituntut untuk dapat bersaing dengan terobosan serta inovasi dalam memanfaatkan SI/TI yang dimiliki. CV. XYZ merupakan perusahaan di bidang penyedia spareparts garmen dan tekstil, dalam perjalanan perkembangan bisnisnya masih mencari calon konsumen tanpa memiliki strategi SI yang jelas untuk mendukung bisnisnya serta belum memiliki perencanaan strategi SI/TI untuk bisnis kedepannya dan mengembangannya dikarenakan masih menitik beratkan fokus mencari calon konsumen tanpa adanya strategi pendukung. Namun dalam perencanaan strategi SI/TI terdapat tantangan dalam pengelolaan biaya dan anggaran agar efektif dan tepat sasaran. Berdasarkan permasalahan tesebut digunakan pendekatan metode Ward and Peppard untuk perencanaan SI/TI agar selaras dengan bisnis dan terintegrasi antar proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi kinerja dalam mencapai tujuan visi misi serta meningkatkan daya saing dan metode Anita Cassidy untuk mengetahui anggaran, biaya, serta resources yang diperlukan dalam rencana pengembangan SI. Berdasarkan hasil yang dilakukan dengan melakukan analisis bisnis internal dapat menenentukan solusi strategi SI/TI pada CV.XYZ yang tepat dan selaras dengan kebutuhan perusahaan serta dengan menerapkan hasil analisis bisnis eksternal dapat menghasilkan solusi yang dapat menjadikannya sebagai strategi dalam menghadapi para kompetitor. Dalam solusi SI/TI yang telah dirumuskan dalam analisis sebelumnya membutuhkan anggaran sebesar Rp. 176.620.968 apabila proyek SI/TI tersebut di laksanakan secara terus menerus selama sebelas bulan dan membutuhkan biaya Rp. 4.809.900 perbulannya setelah proyek SI/TI tersebut selesai. Kata Kunci – Perencanaan Strategi SI/TI, Ward Peppard, Anita Cassidy, Roadmap SI/TI.
Model Perencanaan Strategis SI/TI dan Pengukuran Keselarasan Strategi Bisnis dan TI: Pendekatan Berbasis Framework Ward Peppard dan SAMM pada PT. TWL: Pendekatan Berbasis Framework Ward Peppard dan SAMM pada PT. TWL Fathurohman, Muhammad Aldi Aulia; Pamuji, Geraldi Catur; Kerlooza, Yusrila Yeka
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v11i1.16290

Abstract

Penelitian ini berfokus pada model perencanaan strategis untuk sistem informasi dan teknologi (SI/TI) dan mengukur keselarasan antara strategi bisnis dan TI di PT. TWL, menggunakan kerangka kerja Ward Peppard dan Model Kematangan Keselarasan Strategis (SAMM). Seiring perkembangan era digital, penyelarasan strategi TI dengan tujuan bisnis menjadi semakin penting bagi organisasi yang mencari efisiensi dan keunggulan kompetitif. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, dengan metode pengumpulan data seperti wawancara, survei, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan wawasan dari pemangku kepentingan utama di PT. TWL. Studi ini mengidentifikasi beberapa area utama di mana PT. TWL dapat meningkatkan keselarasan strategisnya. Penerapan kerangka kerja Ward Peppard menyediakan pendekatan terstruktur untuk mengevaluasi kapabilitas SI/TI saat ini dan mengidentifikasi kesenjangan relatif terhadap tujuan bisnis. Selain itu, penilaian kematangan menggunakan SAMM menyoroti pentingnya mengembangkan praktik penyelarasan untuk mempertahankan pertumbuhan dan adaptabilitas dalam lanskap digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PT. TWL berada pada level 3 Established Focused Process dapat meraih level berikutnya, yaitu Improved/Managed Process, dengan melakukan peningkatan pada area-area yang memerlukan perbaikan. Tesis ini menyimpulkan dengan rekomendasi praktis bagi PT. TWL untuk menyempurnakan proses perencanaan strategisnya, memastikan bahwa inisiatif TI secara efektif mendukung tujuan bisnis dan mendorong kesuksesan jangka panjang. Dengan memanfaatkan wawasan dari penelitian ini, PT. TWL dapat lebih baik menavigasi kompleksitas transformasi digital dan mempertahankan keunggulan kompetitif di sektor teknologi.