Dewi Puspitaningrum
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PREEKLAMPSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU KOTA SEMARANG Nuke Devi Indrawati; Dewi Puspitaningrum
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1519.226 KB) | DOI: 10.52299/jks.v7i1.23

Abstract

Data yang didapatkan di Puskesmas Kedungmundu pada tanggal 15 Oktober 2014. AKI di Puskesmas Kedungmundu 2013 yaitu ada 4 kasus, tahun 2012 ada 1 kasus dan pada tahun 2011 ada 1 kasus. Jumlah ibu hamil resiko tinggi yang ada di Puskesmas Kedungmundu pada tahun 2013 ada 346 orang yaitu usia ≥ 35 tahun 27,1%, primi muda 14,6%, grandemultipara 12,1%, infertilitas sekunder 9,2%, riwayat abortus 7,2%, lila < 23,5 cm 7,2%, primigravida tua 5,4%, jarak anak < 2 tahun 4,9%, riwayat SC ada 4,6% dan lain-lain 7,5%. Penelitian bertujuan menganalisis efektifitas penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang preeklampsia di wilayah Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Jenis penelitian eksperimen, dengan rancangan one group pretest posttest. Populasi 38 ibu hamil TM III. Penelitian menggunakan “paired T tes”. Pengetahuan p-value sebesar 0,000 <0,005 artinya ada perbedaan yang pada pengetahuan responden tentang preeklampsia sebelum dan sesudah penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa Penyuluhan tentang preeklampsia di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu dapat diterima dan direspon dengan baik oleh responden, saat diberikan penyuluhan dan beberapa dari responden terlihat aktif untuk tanya jawab tentang materi preeklampsia pada ibu hamil.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN ROLE PLAYING TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS MAHASISWA PRODI D-III KEBIDANAN Dewi Puspitaningrum; Nuke Devi Indrawati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1528.255 KB) | DOI: 10.52299/jks.v7i2.29

Abstract

Pendahuluan: Masalah seksualitas yang akhir-akhir ini mengganggu ketenangan orang tua dan remaja adalah hubungan seks pranikah atau seks bebas di kalangan remaja baik remaja laki-laki maupun remaja perempuan. Seks bebas mungkin merupakan eksplorasi atau coba-coba atau mungkin juga sebagai pelampiasan untuk bersenang-senang. Maka Diperlukan adanya perhatian khusus terkait dengan masalah ini mengingat remaja adalah generasi penerus bangsa. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan dengan role playing pada sikap dan perilaku pencegahan seks bebas Di Prodi D III Kebidanan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah populasi sebanyak 90 mahasiswi, dengan sampel sebanyak 47 mahasiswi dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data dengan instrumen skenario role playing dan kuesioner sikap dan perilaku pencegahan seks bebas. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa yang sikap responden sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan role playing tentang pencegahan seks bebas dengan hasil nilai koefisien Z sebesar -1.771 dan Asym.Sig (nilai p) sebesar 0.083. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada efektivitas sikap responden sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan role playing tentang pencegahan seks bebas. Pengetahuan responden dengan nilai p sebesar 0.000 bahwa efektif dengan metode role playing dalam pengetahuan responden, perilaku responden hasil nilai koefisien Z sebesar -2.117 dan Asym.Sig (nilai p) sebesar 0.040. Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa efektif pendidikan kesehatan dengan role playing tentang pencegahan seks bebas pada perilaku responden.