Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Legal Policy on the National Education System In Influencing Worker Productivity in Indonesia Aji, Rizqon Halal Syah; Syaukani, Mohd Nasir Mohd; Panjaitan, Mangasi; Rezki, Annissa
Jurnal Cita Hukum Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jch.v10i2.27802

Abstract

Human resource investment significantly impacts the economic growth and development of a nation, including Indonesia. It is believed that education expenditures affect worker productivity in Indonesia. Theoretically, education expenditures will contribute to an improvement in worker productivity. Several factors, including a comparison of the competitiveness of domestic workers to the competitiveness of international workers, can be used to determine the effect of education investment on the rise in worker productivity. Empirically, productivity is a function of worker skills. The quantity of a worker's salary might be used to gauge their competitiveness and productivity. At the national level, it is simple to identify the productivity of various economic sectors, such as agriculture, services, and manufacturing. Due to the lack of trained people required by the labour market, conditions in Indonesia have prevented the three sectors mentioned above from achieving their full potential for productivity growth. This condition directly manifests some concerns, notably Indonesia's investment in education and worker productivity, which impacts economic growth. This study employs qualitative research methodologies of the normative research type. This study's research objectives will be satisfied by the study model. This study will answer how education investment affects worker productivity in Indonesia. The study's findings indicate that it is not accurate to assert that the education policy in Indonesia has a good effect on enhancing workers' abilities. Therefore, the issue of worker productivity must still be handled seriously to compete with workers from other nations.
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN LINGKUNGANKERJATERHADAPKINERJAKARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Kalsum, Muslimah Umi; Panjaitan, Mangasi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v8i3.6193

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi Dan Perubahan Pola Kerja Menuntut Perusahaan Untuk Mampu Mengelola Sumber Daya Manusia Secara Efektif Agar Kinerja Karyawan Tetap Optimal. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Pt Fortuna Arga Teknologi. Penelitian Ini Menggunakan Pendekatan Kuantitatif Dengan Metode Survei. Populasi Penelitian Adalah Seluruh Karyawan Pt Fortuna Arga Teknologi, Dengan Teknik Pengambilan Sampel Menggunakan Metode Sensus. Data Dikumpulkan Melalui Kuesioner Dan Dianalisis Menggunakan Metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (Sem-Pls).Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Penggunaan Teknologi Informasi Dan Lingkungan Kerja Berpengaruh Positif Dan Signifikan Terhadap Kepuasan Kerja. Selain Itu, Penggunaan Teknologi Informasi, Lingkungan Kerja, Dan Kepuasan Kerja Juga Berpengaruh Positif Dan Signifikan Terhadap Kinerja Karyawan. Kepuasan Kerja Terbukti Mampu Memediasi Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Hasil Analisis Perbandingan Model Kerja Menunjukkan Bahwa Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Melalui Kepuasan Kerja Pada Karyawan Dengan Model Kerja Work From Office (Wfo) Lebih Besar Dibandingkan Dengan Work From Home (Wfh).Penelitian Ini Memberikan Implikasi Praktis Bagi Perusahaan Untuk Mengoptimalkan Pemanfaatan Teknologi Informasi, Menciptakan Lingkungan Kerja Yang Adil Dan Kondusif, Serta Meningkatkan Kepuasan Kerja Karyawan Guna Mendorong Peningkatan Kinerja Secara Berkelanjutan.
PENGARUH UPAH MINIMUM, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN PENGANGGURAN TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2011-2020 ¹Mangasi Panjaitan Panjaitan, Mangasi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v3i1.1357

Abstract

Masalah kemiskinan merupakan salah satu masalah yang menyangkut banyak aspek seperti pendapatan rendah, buta huruf, kesehatan dan lain-lain. Mengatasi masalah kemiskinan tidak dapat dilakukan secara terpisah dari masalah lainnya seperti upah minimum, indeks pembangunan manusia dan pengangguran juga masalah-masalah lain yang secara langsung berkaitan erat dengan masalah kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum, indeks pembangunan manusia dan pengangguran terhadap kemiskinan di Provinsi DKI Jakarta tahun 2011-2020. Metode analisis yang digunakan yaitu regresi data panel menggunakan model yang terpilih yaitu fixed effect. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Upah minimum berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi DKI Jakarta tahun 2011-2020, (2) Indeks pembangunan manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi DKI Jakarta tahun 2011-2020, (3) Pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi DKI Jakarta tahun 2011-2020. Kata kunci: kemisk
PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENGEMBANGAN WISATA SITU DI KOTA DEPOK : PENDEKATAN METODE Benefit–Cost AHP Panjaitan, Mangasi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v3i2.1358

Abstract

Pengembangan wisata situ di Kota Depok dengan memperhitungkan rasio manfaat dari pengembangan wisata situ serta rasio biaya yang harus dikeluarkan untuk mengembangkan wisata situ, menunjukkan bahwa situ terbaik yaitu Situ Rawakalong sebesar 1.422, diikuti Situ Pladen sebesar 1.035, kemudian Situ Pedongkelan sebesar 0.854, dan terakhir adalah Situ Cilodong sebesar 0.829. Dimana indikator terpenting dari hierarki manfaat adalah manfaat ekonomi yaitu sebesar 0.631, dan pada hierarki biaya indikator terpentingnya adalah biaya lingkungan sebesar 0.441. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan wisata situ di Kota Depok dengan memperhatikan benefit cost rasio,indikator manfaat sosial dari hierarki manfaat pengembangan situ sangat rendah. Tak hanya itu dalam indikator biaya sosial pada hierarki biaya pengembangan wisata situ pun sangat rendah jika dibandingkan dengan dua indikator lainnya. Oleh karena itu indikator sosial baiknya dikaji lebih dalam jika ingin melakukan pengembangan wisata situ, selain itu melibatkan POKDARWIS yang sudah dibentuk oleh dinas PUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Depok agar terciptanya simbiosis mutualisme dan menambahkan rasa kesadaran akan wisata yang harus di jaga bersama – sama. Kemudian untuk indikator manfaat ekonomi dan biaya lingkungan yang memiliki nilai tertinggi harus tetap di perhitungkan dengan baik.