Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN ALAT UKUR MULTIMETER DENGAN METODE TUTOR SEBAYA PADA SISWA Amiluddin
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i1.2329

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikaji dalam penelitian ini adalah peningkatan kemampuan menggunakan alat ukur multimeter dengan metode tutor sebaya. Hal ini didasari kenyataan yang ada di kelas X TE 3 SMK Negeri 1 Ampelgading yang memiliki kemampuan menggunakan alat ukur multimeter masih rendah. Masalah penelitian ini dipusatkan pada bagaimana meningkatkan kemampuan menggunakan alat ukur multimeter dengan metode tutor sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode tutor sebaya dalam peningkatan kemampuan menggunakan alat ukur multimeter pada siswa. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan menggunakan alat ukur multimeter pada siswa. Terbukti tes prasiklus kemampuan menggunakan alat ukur multimeter pada siswa secara klasikal berkatgori cukup dengan nilai 61 namun setelah dilakukan tindakan siklus I meningkat menjadi 80 dengan kategori baik atau meningkat 31,7%, setelah dilakukan tindakan siklus II meningkat menjadi 91 atau meningkat 49,6% dengan kategori sangat baik. Siswa terlihat lebih mampu dan semakin mandiri menggunakan alat ukur multimeter.
Epidemiological Overview of Implementation of the First Monthly Mini Workshop of Community Health Centers in Jeneponto Regency in 2024 Amiluddin
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 6 (2024): June 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i6.9713

Abstract

Puskesmas is a place where promotive, preventive, curative and rehabilitative health efforts are carried out by the government, regional government and community. The main aim of this research is to obtain an epidemiological picture of the implementation of the first month of the Puskesmas Mini Workshop in Jeneponto Regency in 2024. This research uses a descriptive survey method. The results showed that 7 (35%) Community Health Centers carried out mini workshops (Lokmin) in the first month on time, 13 (65%) not on time, and 11 (55%) produced annual RPK, and 9 (45%) did not produce Annual RPK. 8 (40%) Puskesmas produce monthly RPKs, and 12 (60%) do not produce monthly RPKs. 2 (10%) Community Health Centers carry out the distribution of tasks for the target areas (Darbin), and 18 (90%). 7 (35%) community health centers produced a Proposed Activity Plan (RUK) for the coming year, while 13 (65%) did not produce a RUK for the coming year. 19 (95%) community health centers produced a Strategic Plan, while 1 (5%) did not produce a Strategic Plan. Therefore, policy makers must evaluate the head of the community health center as an additional position to assess the implementation of the main duties and functions. The head of the community health center pays more attention to the Puskesmas management cycle to increase the accuracy of the TPCB in accompanying the mini workshop. The RPK report and Decree of the Person in Charge of Darbin must be sent to the Health Service no later than the second week of January of the current year. using RUK as a source for Village and District Musrenbang proposals
Activity Based Costing System (ABC System) untuk Penetapan Harga Pokok Produksi Secara Akurat Produk UMKM Pranoto, Firman; Amiluddin
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Departement of Accounting Science Faculty of Economics and Business Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69679/jian.v3i1.5819

Abstract

Perkembangan dunia industri yang begitu cepat menuntut Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk beradaptasi mengikuti perkembangan tersebut. Namun UMKM dihadapkan pada masalah menentukan harga pokok produksi. UMKM masih menganggap bahwa pencatatan biaya bukanlah hal yang penting, akibatnya penentuanĀ  harga pokok produksi tidak akurat. Salah satu sistem penentuan harga pokok produksi adalah sistem Activity Based Costing (ABC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi yang akurat mengenai penerapan sistem ABC melalui perhitungan harga pokok produksi, sehingga dapat diketahui informasi biaya apa saja yang digunakan dalam perhitungan harga pokok produksi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Penelitian dilakuakn di UMKM PT Kopiliakopi Mega Dwi. Hasil perhitungan harga pokok produksi dengan sistem ABC menunjukkan kondisi bahwa keempat minumanĀ  Kopiko Kopi, Harga pokok produksi ABC memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga pokok produksi konvensional. Hasil perhitungan dengan menggunakan sistem ABC relatif lebih akurat karena sistem ABC lebih mencerminkan biaya yang sesungguhnya dikeluarkan UMKM.
Analisis Profitabilitas Terhadap Kinerja Keuangan pada PT Midi Utama Indonesia Tbk Yulita, Elvin; Amiluddin
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Departement of Accounting Science Faculty of Economics and Business Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69679/jian.v3i1.5821

Abstract

Tujuan Utama: Tujuan penelitian diuraikan dalam satu kalimat. Metode: Bagian ini sekurang-kurangnya memuat informasi tentang sumber data dan teknik pengumpulan data, populasi dan sampel (bagi penelitian kuantitatif), serta teknik analisis data. Temuan Utama: Bagian ini berisi jawaban atas pertanyaan penelitian atau deskripsi tentang ketercapaian tujuan penelitian. Bagi penelitian kuantitatif, bagian ini dapat memuat jawaban atas hipotesis yang dibangun serta deskripsi teori yang dapat mendukung jawaban tersebut. Bagi penelitian kualitatif, bagian ini dapat memuat penjelasan mendalam atas fenomena/isu yang dibahas. Implikasi Teori dan Kebijakan: Bagian ini berisi implikasi (solusi) atas hasil pengujian (jika penelitian kuanti) atau pendalaman wawancara atau kajian literatur (jika kualitatif). Kebaruan Penelitian: Bagian ini berisi kebaruan penelitian jika dibandingkan dengan penelitian lain. Abstrak ditulis sekitar 150-200 kata dalam satu paragraf.