Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROSES PERSIAPAN SUKSESI PADA PERUSAHAAN KELUARGA YANG BERGERAK DI BIDANG PENANGKARAN BUAYA Amelia, Cynthia
Agora Vol 3, No 1 (2015): Agora, Jurnal Manajemen Bisnis
Publisher : Agora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk me­­n­g­­­a­na­lisis proses persiapan suksesi pada perusahaan yang ber­gerak di bidang penangkaran buaya. Jenis pene­li­ti­an menggunakan penelitian kuali­ta­tif. Peng­u­m­­pulan da­ta meng­gu­na­kan me­to­­de wawancara. Un­tuk menguji ke­absahan da­ta meng­gunakan teknik tri­a­­ngulasi sum­ber. A­n­a­lisis proses persiapan sukssesi ini mengacu pa­da dua aspek yaitu Management Su­c­c­e­ssion dan Owne­r­ship Suceession. Manage­ment Succe­s­sion ter­­diri dari ak­ti­vitas komunikasi dalam pe­ru­sa­ha­an, kriteria suksesor dan grooming suk­se­sor. Se­dang­kan dalam Ownership Suc­ce­ssion ter­di­ri dari ak­ti­vitas family governance dan share­hol­der agreement. Pada umumnya proses persi­a­p­an suk­sesi hanya ber­fo­kus kepada calon sukse­sor­nya sa­ja. Penelitian ini ber­fokus pada aspek suk­­sesi mana­je­m­en dan suksesi ke­pe­milikan a­gar saat ter­ja­di suksesi ma­sing-ma­sing aspek ti­d­ak kagok dan kaget.
PROSES PERSIAPAN SUKSESI PADA PERUSAHAAN KELUARGA YANG BERGERAK DI BIDANG PENANGKARAN BUAYA Cynthia Amelia
Agora Vol 3, No 1 (2015): Agora, Jurnal Mahasiswa Manajemen Bisnis
Publisher : Agora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.119 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk me­­n­g­­­a­na­lisis proses persiapan suksesi pada perusahaan yang ber­gerak di bidang penangkaran buaya. Jenis pene­li­ti­an menggunakan penelitian kuali­ta­tif. Peng­u­m­­pulan da­ta meng­gu­na­kan me­to­­de wawancara. Un­tuk menguji ke­absahan da­ta meng­gunakan teknik tri­a­­ngulasi sum­ber. A­n­a­lisis proses persiapan sukssesi ini mengacu pa­da dua aspek yaitu Management Su­c­c­e­ssion dan Owne­r­ship Suceession. Manage­ment Succe­s­sion ter­­diri dari ak­ti­vitas komunikasi dalam pe­ru­sa­ha­an, kriteria suksesor dan grooming suk­se­sor. Se­dang­kan dalam Ownership Suc­ce­ssion ter­di­ri dari ak­ti­vitas family governance dan share­hol­der agreement. Pada umumnya proses persi­a­p­an suk­sesi hanya ber­fo­kus kepada calon sukse­sor­nya sa­ja. Penelitian ini ber­fokus pada aspek suk­­sesi mana­je­m­en dan suksesi ke­pe­milikan a­gar saat ter­ja­di suksesi ma­sing-ma­sing aspek ti­d­ak kagok dan kaget.
Studi Literatur: Hubungan Mandi Malam dengan Penyakit Rematik pada Lansia Shandra, Bebby; Dwinova, Keira; Amelia, Cynthia; Ariyanto, Januar
Jurnal Ilmu Kesehatan Dharmas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Dharmas Indonesia (JIKDI)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/jikdi.v5i2.1846

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) is a chronic autoimmune disease that commonly affects the elderly. It is characterized by joint inflammation that causes pain, stiffness, and limited mobility. In many communities, there is a strong belief that night bathing may trigger or worsen rheumatic symptoms, especially in older adults. This study aims to identify and analyze public perceptions regarding night bathing and its relationship with the incidence of RA in the elderly. The method used is a literature review of scientific articles obtained from databases such as Google Scholar, PubMed, Garuda, and ScienceDirect, with publication criteria from 2020 to 2025 and relevance to the topic. The results show that night bathing is not scientifically proven to be a direct cause of rheumatoid arthritis. However, in elderly individuals who already experience RA symptoms, bathing at night with cold water may worsen joint pain. Misconceptions about this belief remain prevalent in society and can influence bathing habits and health decisions among the elderly. Proper education based on scientific evidence is needed to improve public understanding of the real causes of RA and to help reduce the impact of persistent health myths.