Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN EKOLOGI, SIMBIOSIS, DAN BIOFILIK PADA RUANG PEMULIHAN DEPRESI PASCAPANDEMI Santika, Editha; Trisno, Rudy
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v3i2.12461

Abstract

Good mental health is a condition when our mind is in a calm and calm state, so we can enjoy everyday life and appreciate other people around us. Depression is a mental illness with biggest cases in Indonesia that causes problems in everyday life, not only can damage interactions or relationships with other people but can also reduce achievement at school and work productivity. The purpose of this project is to provide adequate and appropriate healing facilities for patients with health problems in Jakarta with buildings that have been adapted to the pandemic era with innovations in mental health recovery through an ecological approach. The methods used to support this project are Heinz Frick's ecological building principles, Kisho Kurokawa's symbiotic method, assisted by a biophilic and healing architecture. The conclusion of this project is to create a space (building and environment) that can help with mental health healing that can be a bridge between humans and the environment and connect them as closely as possible and create a new atmosphere in this pandemic era. Keywords:  biophilic; ecology; healing depression; post-pandemic; symbiosis  Abstrak Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tenteram dan tenang, sehingga dapat menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar. Depresi adalah penyakit dengan pengidap paling banyak di Indonesia yang menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dapat merusak interaksi atau hubungan dengan orang lain, namun juga dapat menurunkan prestasi di sekolah dan produktivitas kerja. Tujuan dari proyek ini adalah untuk memberikan fasilitas penyembuhan yang memadai dan layak bagi pasien gangguan kesehatan di Jakarta dengan bangunan yang telah disesuaikan pada masa pandemi dengan inovasi dalam pemulihan kesehatan mental melalui pendekatan ekologi. Metode yang digunakan untuk mendukung proyek ini adalah prinsip bangunan ekologis dari Heinz Frick, metode simbiosis dari Kisho Kurokawa, dibantu pula dengan biofilik dan healing architecture. Kesimpulan dari proyek ini adalah untuk menciptakan wadah (bangunan dan lingkungan) yang dapat membantu pemulihan kesehatan mental yang dapat menjadi jembatan antara manusia dan lingkungan dan menghubungkannya sedekat mungkin dan menciptakan suasana baru di masa pandemi ini.