Nisa Meisa Zarawaki
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENELAAH KESUSASTRAAN DAN KARYA SASTRA DINASTI ABBASIYAH Nisa Meisa Zarawaki
KULTURISTIK: Jurnal Bahasa dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kulturistik.6.1.3783

Abstract

Dinasti Abbasiyah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa bidang, salah satunya adalah bidang kesusastraan. Kesusastraan islam menjadi lebih gemilang di era Abbasiyah, karena pemerintah dan seluruh lapisan masyarakatnya memberikan apresiasi yang besar terhadap karya-karya kesusastraan Abbasiyah. Sastra Abbasiyah mengalami pembaruan genre, genre yang dihasilkan menjadi lebih variatif. Dalam karya prosa dan syi’ir, terjadi perluasan makna serta tema dalam karya-karya tulisnya. Tokoh sastra yang cukup populer dalam genre syi’ir dan prosa adalah Ibn Al-Muqaffa dan Abu Nuwas. Adapun pembahasan dalam tulisan ini yakni penggunaan gaya bahasa dalam karya sastra Abbasiyah, khususnya karya syi’ir Abu Nawas berjudul “al-I’tiraf” dan prosa Ibn Al-Muqaffa berjudul “Kalilah Wa Dimnah”. Metode pendekatan pada analisis ini yakni dengan menggunakan pendekatan teori stilistika, stilistika merupakan metode untuk menganalisis penggunaan gaya bahasa atau majas terhadap suatu karya. Mayoritas gaya bahasa yang digunakan oleh Abu Nuwas dan Ibn Al-Muqaffa berupa majas perumpamaan dan majas pertentangan. Ciri khas karya sastra Abbasiyah dapat terlihat secara eksplisit dalam makna yang dibawakan oleh setiap karya-karyanya, makna ini nantinya menjadi cikal bakal munculnya beberapa genre baru dalam kesusastraan Abbasiyah, yakni novel, hikayat dan riwayat. Kata kunci: Abbasiyah; Abu Nawas; Gaya bahasa; Ibn Al-Muqaffa; Prosa; Stilistika, Syi’ir