Muhamad Rozikan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH LANYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN BEHAVIORAL TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS XI SMK PERINTIS 29 UNGARAN TAHUN AJARAN 2014/2015 Rahayu Praptiana; Muhamad Rozikan
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2014): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v1i1/oktober.661

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa yang malakukan prokrastinasi akademik. Perilaku prokrastinasi akademik tersebut mengakibatkan hasil belajar yang tidak optimal. Sehingga prestasi di sekolah menurun bahkan akibat terburuknta adalah tidak naik kelas atau pun dikeluarkan dari sekolah. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah layanan konseling kelompok dengan pendekatan behavioral berpengaruh terhadap penurunan perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas XI SMK PERINTIS 29 Ungaran. Sampel yang diambil adalah 8 siswa dengan menggunakan purposive sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui instrument penelitian skala prokrastinasi akademik siswa dengan empat alternative jawaban.Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest, treatment, and posttest design. Hasil analisis dengan menggunakan sign test wilcoxon mendapatkan T-hitung = 36 sedangkan T-tabel = 4 maka T-hitung > T-tabel dengan taraf signifikansi 5%, dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan behavioral terhadap penurunan perilaku prokrastinasi akademik siswa SMK PERINTIS 29 Ungaran tahun ajaran 2014/2015.Kata kunci: Konseling kelompok, Pendekatan Behavioral, Prokrastinasi Akademik.
Sinergitas Kegiatan Keagamaan dan Layanan Bimbingan Konseling dalam Mengembangkan Altruisme Eni Nurhayati; Muhamad Rozikan
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi BKPI IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.658 KB) | DOI: 10.18326/pamomong.v1i2.68-80

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu: (1) mengetahui kegiatan keagamaan di SMP N 2 Suruh (2) mengetahui layanan bimbingan konseling di SMP N 2 Suruh (3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan altruisme di SMP N 2 Suruh. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang diperoleh berasal dari observasi dan wawancara mengenai kegiatan keagamaan, layanan bimbingan konseling dan faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan altruisme di SMP N 2 Suruh. Pada penelitian ini, informasi diperoleh dari guru keagamaan, guru bimbingan konseling, dan siswa di SMP N 2 Suruh. Informan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang terdiri dari satu guru keagamaan, satu guru bimbingan konseling, dan dua siswa SMP N 2 Suruh. Hasilpenelitian ini menunjukan bahwa kegiatan keagamaan dan layanan bimbingan konseling yang digunakan yaitu dengan mensosialisaikan, pendekatan, kebersamaan, keteladanan dalam melaksanakan ibadah, menerapkan nilai-nilai keagamaan, dan menajalankan kegiatan keislaman. Faktor pendukung dalam mengembangkan altruisme di SMP N 2 Suruh yaitu kondisi latar belakang agama, keadaan siswa, dan guru, kondisi sekitar sekolah, fasilitas sekolah, adapun faktor pengahambat dalam mengembangkan altruisme di SMP N 2 Suruh yaitu kesadaransiswa, orangtua dan lingkungan sekitar
MODEL OF "TEPO SELIRO" IN SUNAN KUDUS SPIRITUAL GUIDANCE AS THE IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION FOR MILLENNIAL SANTRI Muhamad Rozikan
Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding of International Conference Cultures & Languages 2022 739-748
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/p8fk4f08

Abstract

Religious moderation is one of the discourses that is often discussed in the last decade. This is the antithesis of violence, intolerance, terror, war, riots, hate speech, hoax news, and provocative issues, in the name of religion which is a source of vertical conflict that spreads to horizontal issues that cause hostility between people and groups. Those are the trigger for the occurrence of threats to the harmony of human life in the national and world context. Intolerance in religion is mostly influenced by a lack of true religious understanding, even though the Qur'an mentions that many moderate principles and attitudes can be applied in the national education system as well as pesantren. The purpose of this study is to examine the spirituality of Sunan Kudus teachings on religious moderation which is implemented for millennial students. This study uses a phenomenological approach and content analysis by collecting data through observation, interviews, and documentation. The findings in the study show that there is a strengthening of the value of religious moderation of Sunan Kudus teachings which can be applied to millennial santri, where this step is one of the efforts to strengthen religious moderation in practical life.