Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FUNGSI MENGGUNAKAN SOFTWARE FUNCTION ANALYZER PADA MATA KULIAH MATEMATIKA TERAPAN Tri Hartutuk Ningsih
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 1 No. 1 (2019): March
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.481 KB) | DOI: 10.26740/jvte.v1n1.p12-20

Abstract

ABSTRAKPenelitian tindakan kelas yang dilakukan pada pokok bahasan Fungsi Menggunakan Software Function Analyzer ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui penggunaan sofware pada mata kuliah Matematika Terapanmahasiswa D3 Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Penelitian tindakan kelas (classroom action research) dilakukan menggunakan model spiral Stephen Kemmis dan Robin McTaggart yang terdiri dari beberapa siklus. Penelitian ini menggunakan dua siklus dimana setiap siklusnya terdiri dari satu pertemuan. Setiap siklusnya terdapat empat tahapan, yaitu perencanaan (plan), pelaksanaan (act), observasi (observe) dan refleksi (reflect). Subyek penelitian adalah mahasiswa Program Studi D3 Teknik Mesin yang menempuh mata kuliah Matematika Terapan pada semester gasal tahun akademik 2013/2014 dengan jumlah 17 mahasiswa. Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan penilaian  hasil tes formatif. Berdasarkan hasil analisis data, penerapan pembelajaran Matematika Terapan materi Fungsi menggunakan media sofware Function Analyzer dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dari adanya peningkatan penilaian tes formatif pada tiap siklus, yaitu siklus I sebesar 56,17, siklus II sebesar 69,41 dan siklus III sebesar 81,17. Berdasarkan pengolahan data, penerapan pembelajaran Matematika Teknik menggunakan media sofware memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar mahasiswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (17%), siklus II (52%) dan siklus III (94%).           Kata Kunci: Sofware Function Analyzer, Nilai, Tes Formatif ABSTRACTClassroom action research carried out on the subject of Functions Using the Function Analyzer Software aims to improve students' understanding through the use of software in the D3 Applied Mathematics Mathematics Engineering student course at the Surabaya State University (UNESA). Class action research was conducted using a spiral model of Stephen Kemmis and Robin McTaggart consisting of several cycles. This study uses two cycles where each cycle consists of one meeting. Each cycle has four stages, namely planning (plan), implementation (act), observation (Observe) and reflection (reflect). The research subjects were students of Mechanical Engineering D3 who took the Applied Mathematics course in the odd semester of the 2013/2014 academic year with a total of 17 students. In this study data collection was carried out by evaluating the results of formative tests. Based on the results of data analysis, the application of material Applied Mathematics learning Function using the Media Function Analyzer media can improve student learning outcomes from an increase in formative test assessment in each cycle, namely cycle I of 56.17, cycle II of 69.41 and cycle III of 81 , 17. Based on data processing, the application of Mathematics learning Techniques using software media has a positive impact on improving student learning achievement which is characterized by an increase in student learning completeness in each cycle, namely cycle I (17%), cycle II (52%) and cycle III (94% ) Keywords: Software Function Analyzer, Value, Formative Test
OPTIMASI PERLAKUAN KONSENTRASI DAN WAKTU PERENDAMAN NAOH SERTA FRAKSI VOLUME PADA KOMPOSIT SERAT KULIT JAGUNG TERHADAP PENGUJIAN BENDING METODE TAGUCHI Wahyu Rachmadi; Tri Hartutuk Ningsih
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komponen bagian bumper mobil memiliki bahan yang kurang kuat dalam sifat mekaniknya. Maka, komposit serat alam bisa menjadi salah satu inovasi kedepannya. Serat alam yang dipakai yaitu serat kulit jagung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui urutan level dari faktor yang dapat mempengaruhi sifat mekanik serta kombinasi level faktor optimal terhadap pengujian bending dari komposit serat kulit jagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode taguchi. Rata-rata hasil tertinggi dari uji bending yaitu 31,93 MPa. Hasil rata-rata dari nilai prediksi metode taguchi yaitu uji bending 32,17 MPa. Hasil konfirmasi balik spesimen hasil rata-rata uji bending 32,71 MPa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa urutan level faktor yang berpengaruh signifikan yaitu yang pertama fraksi volume serat, kemudian waktu perendaman serat dan konsentrasi NaOH. Serta, kombinasi level faktor yang optimal yaitu konsentrasi NaOH 5%, waktu perendaman 2 jam, dan fraksi volume serat 40% pada pengujian bending.
PENGARUH WAKTU ELEKTROPLATING PADA LAJU KOROSI LAPISAN NIKEL MATERIAL Al6061 Mahabib Atallah Fairza; Tri Hartutuk Ningsih
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengoprasikan sebuah kapal membutuhkan mesin sebagai tenaga pendorong serta baling baling(propeller) sebagai penggeraknya. Untuk mengurangi terjadinya korosi pada propeller berbahan Al6061 dapatmelalui proses pelapisan nikel menggunakan metode elektroplating. Tujuan peneltian ini yaitu untuk mengetahuipenimbangan berat dari hasil uji laju korosi material Al6061 yang sebelumnya belum pernah di berikan perlakuanelektroplatting. Metode penelitian ini menggunakan jenis eksperimental dengan metode kuantitatif. Data hasilhasil laju korosi didapatkan bahwa nilai laju korosi terendah pada waktu elektroplating 30 menit dan kecepatanputar 750 rpm dengan nilai laju korosinya 0,0431 mmpy dan nilai tertinggi di dapatkan pada parameter waktuelektroplating 20 menit dengan kecepatan putar 1250 rpm sebesar 0,3521 mmpy. Berdasarkan hasil penelitianyang dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa laju korosi dipengaruhi oleh ketebalan lapisan nikel dan kecepatanputar saat uji korosi erosi.
PENGARUH FRAKSI VOLUME KOMPOSIT SERAT POHON AREN TERHADAP PENGUJIAN BENDING Ahmad Tsalits Alfain; Tri Hartutuk Ningsih
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit dengan bahan penguat serat sintetis telah digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dari segi penggunaan, maupun teknologinya. Pada perkembangannya, serat yang digunakan tidak hanya serat sintetis (fiber-glass) tetapi juga serat alami (natural fiber). Pengembangan serat alami sebagai penguat material komposit ini sangat baik untuk dilakukan mengingat ketersediaan bahan baku serat alami di Indonesia cukup melimpah. Salah satu pengembangan serat alami yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan serat pohon aren. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil serat pohon aren di dunia dengan kapasitas 164.389 ton per tahunnya. Adapun aplikasi dari komposit matriks resin berpenguat serat alam (pohon aren) ini salah satunya adalah sebagai alternatif pembuatan perahu di Indonesia. Penghasilan serat pohon aren yang begitu banyak, potensinya sangatlah bagus untuk diolah menjadi bahan penguat pada komposit. Berdasarkan analisis data pengujian bending terhadap komposit berpenguat serat pohon aren (ijuk) dengan resin polyester, maka dapat disimpulkan bahwa uji bending komposit berpenguat serat pohon aren (ijuk) dengan rata-rata lebih tinggi pada pengujian bending fraksi volume 50% sebesar 11,261 Mpa sedangkan untuk kekuatan bending terendah yakni pada fraksi volume serat 40% sebesar 1,524 Mpa.
PENGARUH VARIASI HOLDING TIME PWHT PADA HASIL PENGELASAN SMAW BAJA AISI 1045 TERHADAP NILAI UJI TARIK Fiqhrul Arief; Tri Hartutuk Ningsih
Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi dan Otomotif Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Teknologi Manufaktur, Energi, dan Otomotif
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan pada baja meninggalkan tegangan sisa akibat pemanasan setempat yang masuk tidak merata atau adanya perbedaan laju pendinginan. PWHT merupakan proses pemanasan setelah pengelasan yang bertujuan untuk memperbaiki sifat mekanik pada logam dan membebaskan tegangan sisa yang telah terpengaruh oleh panas dari proses pengelasan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh variasi holding time pada saat PWHT pengelasan SMAW Baja AISI 1045 terhadap nilai uji tarik. Rata-rata nilai kekuatan tarik tertinggi terdapat pada spesimen tanpa PWHT bernilai 469,13 MPa, diikuti oleh spesimen dengan holding time 15 menit 444,56 MPa , holding time 30 menit 432,47 MPa dan nilai rata-rata kekuatan tarik terendah pada spesimen dengan holding time 45 menit sebesar 421,87 Mpa. Parameter holding time PWHT memberikan pengaruh yang signifikan pada kekuatan tarik, semakin lama waktu holding time yang digunakan maka semakin menghilangkan tegangan sisa sehingga menurunkan hasil dari nilai uji tarik pada material.