Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENCEGAHAN KERUSAKAN PADA PERALATAN SUMUR MINYAK DAN GAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAND CONTROL DI TOTAL E & P INDONESIE Mastrilianto, Sidik
IDENTIFIKASI Vol 2 No 2 (2016): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.046 KB) | DOI: 10.36277/identifikasi.v2i2.30

Abstract

Identifikasi bahaya kerja adalah suatu proses yang dilaksanakan untuk mendeteksi adanya ancaman bahaya di tempat kerja. Langkah ini merupakan hal yang pertama dilakukan dalam manajemen bahaya kerja sebelum evaluasi yang lebih mendetail dilaksanakan, identifikasi bahaya kerja meliputi pengukuran kasar bahaya di lingkungan kerja. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang adanya kemungkinan ancaman bahaya di tempat kerja. Upaya pencegahan kecelakaan di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, salah satu diantaranya adalah pola pikir yang masih tradisionil yang menganggap kecelakaan adalah sebagai musibah, sehingga masyarakat bersifat pasrah. Hasil Penelitian, Sand control adalah metode dengan menggunakan alat dimana untuk mencegah agar pasir tidak ikut terproduksi bersama dengan minyak dan gas bumi. Manfaat sand control ialah untuk mencegah kerusakan alat-alat yang terdapat di sumur minyak dan gas dari erosi. Hasil peneltian Kepedulian perusahaan minyak dan gas dalam hal ini TOTAL E&P Indonesie dalam mencegah kecelakaan kerja dan kepedulian, kesadaran terhadap pencemaran lingkungan , Pentingnya sand control dalam pencegahan kerusakan alat pada sumur minyak dan gas di TOTAL E & P Indonesie demi menghindari kebakaran di sumur minyak dan gas, dan pencemaran pada lingkungan dimana pada sekitar area Delta Mahakam, Metode sand control dapat digunakan untuk mencegah kerusakan alat pada sumur minyak dan gas yang dimana penanganannya harus dilakukan oleh orang berkompeten pada bidang tersebut.
PENERAPAN INSPEKSI PIPA SEBAGAI SALAH SATU PREVENTIVE SAFEGUARD DALAM KESELAMATAN PROSES Maslina, Maslina; Mastrilianto, Sidik; Hanafi, Hanafi
IDENTIFIKASI Vol 7 No 1 (2021): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v7i1.142

Abstract

Process Safety is a branch of the science of safety that focuses on special accident control and characteristic of the process industry. Process Safety focuses on preventing the acute release of energy or substance in harmful quantities and limiting the magnitude and consequences of the discharge event. Process Safety can be achieved by reducing hazards and risks incurred at a wide acceptable level by the organization and / or society (Marshall and Ruhemann (IIPS), 2007). One such release is the Loss of Primary Containment (LOPC) which according to the American Petroleum Institute Recommended Practice (API RP) 754 is the release of flammable, toxic, corrosive, reactive, thermal, and pressure material from primary containment which includes: tanks, pressure vessels, pipes, trucks, rail cars, or equipment as primary containers or used for processing with the potential to cause damage. In the American Petroleum Institute Recommended Practice (API RP) 750 elements of Assuring The Quality and Mechanical Integrity of Critical Equipment that pressure vessels, machines and pipes shall be designed, manufactured, installed and maintained or inspected in accordance with required requirements. One form of corporate risk management is to conduct inspections as one of the Preventive Safeguards in Process Safety to prevent Loss of Primary Containment (LOPC). Keywords: Implementation of Inspection, Preventive Safeguard, Process Safety