Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Edukasi dalam Upaya Meningkatkan Spiritualitas Umat pada Masa Pandemic COVID-19 Aletheia Pattiasina; Apin Manuhutu; Feronika Lambiombir; Denia Koritelu; Megawati Matital; Sadrak Wutres; Rivaldo Mail; Beatrix J.M. Salenussa; Martha Patty
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku686

Abstract

Pandemic COVID-19 telah membawa pengaruh besar terhadap kehidupan normal masyarakat saat ini. Ruang perjumpaan yang biasanya terjadi secara luring (di luar jaringan) berubah menjadi pertemuan daring (di dalam jaringan) karena adanya anjuran physical distancing sebagai salah satu upaya untuk mencegah penularan COVID-19 yang merupakan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah untuk dilaksanakan dalam lini kehidupan masyarakat, bahkan kebijakan tersebut kemudian membuat sinode Gereja Protestan Maluku pun harus mengatur kebijakan pelayanan. Untuk membantu kebijakan pelayanan tersebut kelompok 1 KKN Universitas Kristen Indonesia Maluku yang berada di Klasis Kota Ambon, kemudian melaksanakan berbagai program kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi umat agar mengetahui dengan benar tentang COVID-19 dan bagaimana meningkatkan spiritualitas umat dalam beribadah selama masa pandemic COVID-19. Program kegiatan ini menggunakan metode pemberian edukasi dan sosialisasi terkait COVID-19 dan upaya meningkatkan spiritualitas umat. Kegiatan ini berupaya untuk mengedukasi umat dan masyarakat tentang kesadaran menerapan 5M dan upaya meningkatkan spiritualitas umat dalam beribadah, baik secara offline dan online melalui webinar dengan menggunakan aplikasi zoom. Program kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pengadaan dan pemasangan spanduk penerapan protokol kesehatan 5M di 3 lokasi (jembatan Putih, tempat putar oto dan gereja Gloria yang baru), untuk mengedukasi anggota jemaat dan masyarakat agar sadar menerapkan protokol kesehatan 5M; Pengadaan dan pemberian Masker, sabun cuci tangan dan tissue sebanyak 13 buah sesuai jumlah sektor yang ada di Jemaat GPM Ebenhaezer yaitu 13 sektor pelayanan, dan Webinar tentang “Fenomena COVID-19 dan peningkatan spiritualitas umat” yang melibatkan beberapa jemaat di klasis kota Ambon yakni Jemaat GPM Ebenhaezer, Jemaat GPM Kategorial Polri Bukit Kasih, Jemaat GPM Bukit Doa, Jemaat GPM Syaloom, dan Jemaat GPM Imanuel. Kegiatan ini berdampak positif bagi jemaat dan masyarakat di klasis kota Ambon, terutama di Jemaat GPM Ebenheizer-Skip yang merupakan kawasan Zona Merah. Jemaat dan masyarakat menjadi lebih paham pentingnya menerapkan protokol kesehatan melalui giat 5M untuk menjaga kesehatan diri dan lebih memahami pentingnya spiritualitas umat dalam pelaksanaan ibadah dari dan di rumah di masa pandemic COVID-19 sebagai wujud mempertahankan kehidupan di tengah pandemic COVID-19.
PAK MULTIKULTURAL DALAM BINGKAI ERA REVOLUSI INDUSTI 4.0 Novistianus D. Salenussa; Beatrix J.M. Salenussa
INSTITUTIO : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Vol 5, No 2 (2019): Pembelajaran Yang Berkualitas
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51689/it.v5i2.164

Abstract

This writing aims to provide ideas for Christian Religion Education (PAK) in the frame of the industrial revolution 4.0 era to answer the multicultural context in Maluku. This writing uses qualitative description approach with an inductive and hermeneutic approach to analyze the data relating to the multicultural context of society in Maluku and the Role of Christian Religious Education to help people to openly accept plurality in the era of the industrial revolution 4.0 This illustrates that the role of religion can be used as a guide in an effort to create a meaningful, peaceful and dignified life. In line with that, education is used as an effort for human to be able to develop their potential through a learning process that is known and recognized by the community, to be creative in conveying learning which increasingly plays a central role in cyber technology in human life, so that in the continuation of Christian Religious Education can also be used as learning in an effort to increase spiritual potential, in order to form people who have faith, character, and noble according to the challenges of the growing eraKeyword: Christian Religion Education (PAK), Multicultural, Industrial Revolution 4.0