Religion has a significant influence on the development of social welfare. Religious orders and teachings have become the basis for religious institutions to do social actions to help those who still live in poverty so that they can live properly. Through descriptive research methods with a qualitative approach, this study will discuss how the role of religion in realizing social welfare. In Christianity, the command to care for people in need has been taught in the Scriptures. In the Old Testament, the term tithe was known, namely an obligatory offering, which one of the purpose was to help people in need. In modern times, in the practice of Christianity, the Church has determined that one of the tasks that must do by the church is diakonia or serving. There are three types of diakonia, which is a caricature, reformative, and transformative diaconia. Health and education are two tools that are widely used to help people live prosperously. This is because these two things are essential factors for society. Without health, humans will not be able to be productive to work and without education, it will be difficult for someone to be able to get a job with good wages. Christianity is really aware of this and many churches and Christian institutions are actively involved in the ministry of health and education. AbstrakAgama memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Perintah-perintah serta ajaran-ajaran agama telah menjadi dasar bagi lembaga keagamaan untuk melakukan tindakan sosial menolong mereka yang belum sejahtera agar dapat hidup secara layak. Melalui metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini akan membahas bagaimana peran agama dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Dalam Kekristenan sendiri perintah untuk memperhatikan orang yang berkekurangan sudah diajarkan dalam Kitab Suci. Pada masa Perjanjian Lama sudah dikenal istilah perpuluhan, yaitu persembahan yang bersifat wajib, di mana salah satu tujuannya adalah untuk menolong orang-orang yang membutuhkan. Dalam perkembangannya, pada praktik Kekristenan, Gereja menetapkan salah satu tugas yang harus dilakukan adalah diakonia, yaitu melayani. Ada tiga jenis diakonia, yaitu diakonia karitatif, reformatif, dan transformatif. Kesehatan dan pendidikan menjadi dua alat yang banyak digunakan untuk menolong masyarakat agar hidup sejahtera. Hal ini dikarenakan kedua hal ini menjadi faktor esensial bagi masyarakat. Tanpa kesehatan manusia tidak akan bisa produktif untuk berkarya dan tanpa pendidikan akan sulit bagi seseorang untuk bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang baik. Kekristenan sungguh menyadari hal ini dan banyak Gereja maupun lembaga Kekristenan yang terlibat aktif dalam pelayanan bidang kesehatan dan pendidikan.