Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENANAMAN NILAI-NILAI (VALUE CULTIVATION) DALAM POLA ASUH SUKU SUNDA Harviatulhaq, Hannyfah; Fadilla, Amelia; harviatulhaq, Hanifah; M. Hilmi Jarsidiq; Sabila M. Az-Zahra; Fridayanti
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal IlmuBudaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v12i2.27973

Abstract

Pada era perkembangan informasi dan globalisasi ini banyak nilai-nilai murni yang berasal dari suku Sunda yang mengalami pergeseran dan westernisasi. Orang tua yang memberikan pola asuh dengan nilai kesundaan, maka karakter yang dimiliki oleh anak akan baik pula dan akan berpengaruh kepada perilaku sosial anak tersebut. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai khas dalam pola pola asuh yang ditanamkan oleh orang tua yang berasal dari Suku Sunda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui proses wawancara terhadap empat responden berkriteria lansia dengan rentang usia 60-75 tahun. Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa nilai yang ditanamkan pada pola asuh orang sunda berupa, someah, tata krama, silih asah, silih asuh, jujur, dan tegas.
Pembelian impulsif pada pembelanjaan online: peranan tipe kepribadian, kontrol diri, dan gender Fridayanti; Aulia, Rizky Meilani; Hanifah, Fithria Siti
Mediapsi Vol 10 No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2024.0010.02.1004

Abstract

This research was conducted to determine the influence of three personality dimensions (Extraversion, Neuroticism, and Psychoticism) on impulse buying based on gender and the role of self-control as a moderator variable. The research method used is quantitative, with a sample of students from one of the Islamic Universities in Bandung. The measuring instruments used in this research were the Buying Impulsiveness Scale (BIS), Short-scale Eysenck Personality Question-Revised (EPQ-R), and Brief Self Control Scale (BSCS). This research had 254 respondents among students and e-commerce users, of which 173 were female. The results of this study revealed that self-control cannot moderate the influence between the three personality dimensions and impulsive buying in female and male students. Still, this research found a negative and significant impact on self-control on impulsive buying in female students, which can be interpreted as the higher self-control in female students, the lower their impulsive buying. Then, there is a positive and significant influence on the personality dimensions of Extraversion and Neuroticism on impulsive buying in male students, which means that the higher the dominance of the Extraversion and Neuroticism personality in male students, the higher the impulsive buying will be. This research proves that the factors that influence impulse buying are different between men and women.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT KOMUNIKASI DAN STRATEGI PENYESUAIAN DIRI DALAM KOMUNIKASI PADA PERANTAUAN SUKU JAWA DI DAERAH SUNDA Sultan Muhamad Al Fatih; Mahmudah Ulil Maghfiroh; Ermi Rosanti; Fridayanti
Journal Central Publisher Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i3.625

Abstract

Latar Belakang : Penelitian ini mengungkap tantangan komunikasi yang dihadapi oleh mahasiswa Jawa yang pindah ke daerah Sunda karena perbedaan bahasa, logat, kebiasaan, cara memberi nasihat, dan budaya yang berbeda. Namun, dengan mengadopsi strategi penyesuaian diri seperti belajar bahasa lokal, memahami dan menghargai budaya setempat, mencari dukungan dari orang lain, belajar secara langsung dari pengalaman, serta bersikap terbuka dan fleksibel, mahasiswa-mahasiswa ini berhasil mengatasi hambatan-hambatan tersebut dan bisa beradaptasi dengan lingkungan baru mereka. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penghambat komunikasi yang dialami oleh perantau suku jawa di daerah sunda dan mengetahui strategi yang diterapkan pada penyesuaian diri sebagai respon dari hambatan-hambatan yang dialami. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil dan Pembahasan : Temuan dari penelitian juga menegaskan bahwa proses penyesuaian diri melibatkan tidak hanya interaksi sosial, tetapi juga manajemen emosi dan kebutuhan pribadi, serta dukungan dari lingkungan sosial yang mendukung. Kesimpulan : Penelitian ini menekankan pentingnya memahami aspek budaya dalam mencapai komunikasi yang efektif dan beradaptasi dengan sukses di lingkungan yang berbeda.