This paper is an attempt to understand the insights and praxis of education applied by Gereformeerde Zendingsbond in Toraja as the entrance to the Gospel. The education that is applied is not only to get the Toraja people to become Christians but also as a pattern to instill and root the teachings of the Christian faith for the Toraja people and bring life to the Toraja people in a better direction. This paper uses a descriptive method with a historical study approach. The research invites readers to understand the pattern of Education in Toraja through the Gereformeerde Zendingsbond which is a pattern of Education that remains contextual to this day in Toraja. Education that is illuminated by God's Word, brought by Gereformeerde Zendingsbond, has brought the Toraja people to ever-better changes in various fields of life, including education, health, and social life. This affirmative-missionary education eventually became a pattern of education applied in schools belonging to the Toraja Church for the betterment of Toraja society.AbstrakTulisan ini merupakan upaya untuk memahami wawasan dan praksis pendidikan yang diterapkan oleh Gereformeerde Zendingsbond di Toraja sebagai pintu masuk Pekabaran Injil. Pendidikan yang diterapkan bukan sekadar untuk memperoleh masyarakat Toraja menjadi Kristen, tapi juga sebagai pola untuk menanamkan dan mengakarkan pengajaran iman Kristen bagi masyarakat Toraja serta membawa kehidupan masyarakat Toraja ke arah yang lebih baik. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi historis. Penelitian mengundang pembaca untuk memahami pola Pendidikan di Toraja melalui Gere-formeerde Zendingsbond yang merupakan pola Pendidikan yang tetap konteks-tual hingga saat ini di Toraja. Pendidikan yang diterangi oleh Firman Tuhan, yang dibawa oleh Gereformeerde Zendingsbond, telah membawa masyarakat Toraja kepada perubahan yang senantiasa lebih baik dalam berbagai bidang kehidupan, antara lain: pendidikan, kesehatan, serta sosial kemasyarakatan. Pen-didikan yang misioner-afirmatif ini pada akhirnya menjadi pola Pendidikan yang diterapkan dalam sekolah-sekolah milik Gereja Toraja untuk kemajuan masya-rakat Toraja