Manalu, Yohanes Tanaka Pangihutan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komposisi Programma-Representatif dengan Konversi Idiom Musik Batak Toba dan Chromatic Mediant Manalu, Yohanes Tanaka Pangihutan; Sagala, Jayanti Mandasari
INVENSI Vol 9, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Graduate School of the Indonesia Institute of the Arts Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/invensi.v9i2.9477

Abstract

Pernikahan merupakan peristiwa penting dalam kehidupan manusia karena menyatukan dua karakter dengan latar belakang yang berbeda. Pria, wanita, dan penyatuan pria dan wanita adalah tiga bagian dari pernikahan. Ketiga bagian ini menjadi representasi tiap bagian dalam penciptaan komposisi musik. Sifat atau karakter dari pria, wanita dan penyatuan pria dan wanita menjadi ekstra-musikal dalam pengolahan komposisi musik programma. Metode penciptaan pada komposisi musik ini menggunakan beberapa tahapan, yaitu eksplorasi, eksperimentasi, pengaplikasian dan penyajian karya. Komposisi ini merupakan musik baru dengan pengolahan konversi idiom musik Batak Toba dengan medium musik barat, yaitu solo cello dan chamber orchestra, yang mengambil sifat dari bentuk musik barat yaitu concerto. Cello berperan sebagai solo dengan mengambil gaya permainan sulim, chamber orchestra mengambil gaya permainan taganing dengan teknik pizzicato. Komposisi ini menggunakan sistem harmoni barat chromatic mediant dari Stefan Kostka dan pengolahan idiom musik Batak Toba dengan pola ritmis dan tangga nada pentatonik. Komposisi musik ini diciptakan dalam tiga gerakan untuk mewakili ketiga bagian representasi pernikahan, yaitu sonata, variation and theme, rondo. Pemberian judul Nadua Gabe Sada berasal dari bahasa Batak Toba yang berarti ‘dua menjadi satu’ sebagai bagian penting dalam peristiwa pernikahan.Programmatic-Representative Composition with Conversion of Batak Toba Musical Idioms and Chromatic mediants ABSTRACT Marriage is an important event in human life because it unites two characters with different backgrounds. Man, woman, and the union of man and woman are the three parts of marriage. These three parts become ideological representations of each part in the creation of a musical composition. The nature or character of men, women and the unification of men and women becomes extramusical in the creation of programmatic music composition. The method of creating this musical composition uses several stages, namely exploration, experimentation, application and presentation of the work. This composition is a new music with the conversion of Batak Toba music idioms to western music, namely solo cello and chamber orchestra, which take the characteristics of western musical forms, concerto. The cello acts as a solist by taking the sulim playing style, the chamber orchestra takes the taganing playing style with the pizzicato technique. This composition uses a chromatic mediant western musical harmony system from Stefan Kostka and the cultivation of Batak Toba music idioms with rhythmic patterns and pentatonic scales. This musical composition was created in three movements to represent the three parts of the representation of marriage, namely sonata, variation and theme, rondo. The title Nadua Gabe Sada derived from Batak Toba language which means 'two become one' as an important part of the marriage event.