Articles
Analisis Sistem Pengendalian Piutang Pada PT DBL Indonesia
Azizah, Nur;
Andhaniwati, Erry
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1926
Piutang adalah bagian yang terus berputar dalam siklus modal kerja yang mencakup kas, persediaan, dan piutang. Salah satu tantangan yang akan dihadapi perusahaan dalam pengendalian piutang adalah terjadinya piutang tak tertagih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian piutang untuk meminimalisir risiko piutang tak tertagih pada PT DBL Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Adapun data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui analisis hasil wawancara dan menarik kesimpulan berdasarkan hasil wawancara tersebut. Hasil penelitian yang telah dilakukan adalah bahwa penerapan sistem pengendalian piutang pada PT DBL Indonesia telah berjalan secara baik dan efektif. Hal ini dapat dilihat dengan PT DBL Indonesia memiliki prosedur yang terstruktur dan efisien untuk pencatatan dan pengendalian piutang.
Analisis Sistem Akuntansi Penerimaan Kas Atas SPP DBL Academy Di PT DBL Indonesia
Cahyani, Nita Putri;
Andhaniwati, Erry
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/merdeka.v1i6.1927
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesesuaian penerapan sistem akuntansi penerimaan kas atas SPP DBL Academy di PT DBL Indonesia dengan teori relevan dan menilai efisiensinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data melalui proses wawancara dan observasi. Data yang digunakan berasal dari data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem akuntansi penerimaan kas di perusahaan ini sudah efektif dan sesuai dengan teori, meskipun masih terdapat perbedaan dokumen, fungsi dan prosedur. Kesimpulannya, PT DBL Indonesia telah berhasil mengimplementasikan sistem akuntansi penerimaan kas yang tidak hanya sesuai secara teoritis, tetapi juga efektif dan efisien dalam memastikan kelancaran dan kesuksesan operasional perusahaan melalui prosedur yang terstruktur dan sistematis.
ANALISIS KESIAPAN UMKM TERHADAP IMPLEMENTASI SAK EMKM: STUDI KASUS UMKM DI KECAMATAN LAKARSANTRI
Leilani, Ailsa Belinda;
Andhaniwati, Erry
OPTIMA Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/optima.v8i1.6362
Untuk mengatasi kendala yang dihadapi UMKM dalam mengelola keuangan mereka, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada tanggal 24 Oktober 2016 dan telah berlaku efektif sejak 1 Januari 2018. Lokasi dan populasi penelitian menjadi pembeda antara penelitian ini dengan penelitian terdahulu. Informan penelitian ini terdiri dari lima pelaku UMKM yang berkecimpung dibidang craft dan home industry di wilayah kecamatan Lakarsantri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi persiapan pelaku UMKM di Kecamatan Lakarsantri dalam mengimplementasikan SAK EMKM. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meyakinkan pelaku UMKM agar mengimplementasikan kebijakan dengan tepat dan meningkatkan kualitas laporan keuangan untuk mempermudah akses modal mereka, baik dari fasilitas pemerintah maupun lembaga perbankan. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara mendalam dan pengujian triangulasi sumber dalam menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua UMKM dari populasi penelitian telah siap untuk menerapkan SAK EMKM dalam pelaporan keuangannya.
Analysis of Output Tax Calculation in Pharmaceutical Wholesale Trade: Case of PT Effata Fajar
Putri, Cici Ardina Prayitno;
Andhaniwati, Erry
Jurnal Riset Perpajakan: Amnesty Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jrp.v7i2.15702
Although there are many other industries that bring in money for the country, such as oil and gas, export-import, and international aid, Indonesia is one of the countries that reports taxes every year and makes up the largest part of the state budget. Taxes are used to finance development carried out by the government in a country, such as infrastructure development, managing education and health. In taxation there is an output tax carried out by Taxable Entrepreneurs (PKP) who sell goods or services. Sales is an important aspect for a company. Pharmaceutical companies, such as those listed on the Indonesian stock exchange, also have an important role in generating income through sales. Pharmaceutical Wholesale Trade (PBF) is the activity of buying and selling medicines and medical devices in large quantities carried out by a pharmaceutical company. Output VAT is calculated by multiplying the delivery price of medicines by a rate of 11%. Input VAT is calculated by multiplying the reimbursement price of medicines and medical devices by a rate of 11%. The use of tax invoices is included in the pharmaceutical wholesale trade aspect. These tax invoices are used as proof of transactions and as a basis for calculating output VAT. Every transaction involving the delivery of drugs and medical equipment requires a tax invoice from the pharmaceutical company, which can be completed online using an e-invoicing program. Unpaid value added tax known as output tax is what is required to be collected by Taxable Entrepreneurs (PKP) who provide Taxable Goods (BPK), Taxable Services (JKP), tangible BKP exports, intangible BKP exports, and exports JKP. Law Number 42 of 2009 concerning PA regulates output tax.
Analysis of Output Tax Calculation in Pharmaceutical Wholesale Trade: Case of PT Effata Fajar
Putri, Cici Ardina Prayitno;
Andhaniwati, Erry
Jurnal Riset Perpajakan: Amnesty Vol 7 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26618/jrp.v7i2.15702
Although there are many other industries that bring in money for the country, such as oil and gas, export-import, and international aid, Indonesia is one of the countries that reports taxes every year and makes up the largest part of the state budget. Taxes are used to finance development carried out by the government in a country, such as infrastructure development, managing education and health. In taxation there is an output tax carried out by Taxable Entrepreneurs (PKP) who sell goods or services. Sales is an important aspect for a company. Pharmaceutical companies, such as those listed on the Indonesian stock exchange, also have an important role in generating income through sales. Pharmaceutical Wholesale Trade (PBF) is the activity of buying and selling medicines and medical devices in large quantities carried out by a pharmaceutical company. Output VAT is calculated by multiplying the delivery price of medicines by a rate of 11%. Input VAT is calculated by multiplying the reimbursement price of medicines and medical devices by a rate of 11%. The use of tax invoices is included in the pharmaceutical wholesale trade aspect. These tax invoices are used as proof of transactions and as a basis for calculating output VAT. Every transaction involving the delivery of drugs and medical equipment requires a tax invoice from the pharmaceutical company, which can be completed online using an e-invoicing program. Unpaid value added tax known as output tax is what is required to be collected by Taxable Entrepreneurs (PKP) who provide Taxable Goods (BPK), Taxable Services (JKP), tangible BKP exports, intangible BKP exports, and exports JKP. Law Number 42 of 2009 concerning PA regulates output tax.
Analisis Sistem yang Memengaruhi Tingkat Pengeluaran Kas PT Bintang Energi Sejahtera
Rizky, Wahyu Adinda;
Andhaniwati, Erry
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 3 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47467/visa.v4i3.4064
This research aims to evaluate the factors that influence the level of cash expenditure at PT Bintang Energi Sejahtera. This research identifies and analyzes major spending categories, significant monthly fluctuations, and compares annual spending. By analyzing cash disbursement report data for the last two years, this research found that operational expenditure is the largest category. These findings highlight the importance of effective operational cost management to maintain company financial stability. The increase in spending from year to year indicates the need for budget adjustments and wiser financial strategies. This research also identifies potential financial risks that may arise, helping companies design more appropriate risk mitigation strategies. The results of this research provide a strong basis for PT Bintang Energi Sejahtera to increase the efficiency of cash expenditure, which can ultimately improve the company's financial performance. By understanding spending patterns, companies can make more accurate projections, identify areas that can be optimized, and plan cash allocation better. It is also hoped that this research will be a valuable reference for other companies facing similar challenges in managing their cash expenditures, as well as contribute to improving financial knowledge and practices in the energy industry. This research provides an important contribution to the understanding of PT's financial performance. Bintang Energi Sejahtera and assist stakeholders in making more informed decisions. In this way, companies can become more resilient in facing financial crises and strengthen overall financial performance.
Pengaruh Prinsip-Prinsip Good Governance terhadap Pengelolaan Dana Desa di Desa Medalem
Wahyu Susilo, Toni;
Andhaniwati, Erry
Al-Buhuts Vol. 20 No. 2 (2024): Al-Buhuts
Publisher : Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30603/ab.v20i2.4801
This study aims to determine the impact of accountability, transparency, and community participation on the management of village funds in Medalem Village, Kradenan District, Blora Regency. This research employs a quantitative method with a population comprising all village residents, totaling 2,553 individuals. The sample was selected using purposive sampling with specific criteria, resulting in 97 respondents. Primary data were collected directly through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25. The findings indicate that accountability and community participation influence the management of village funds, while transparency does not have a significant impact. One of the challenges identified is the lack of openness from the village government to the public. It is recommended that the village government continue to enhance accountable, transparent, and participative management of village funds to improve the overall management in Medalem Village
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PERBANKAN
Hadyan, Mayla;
Andhaniwati, Erry
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 4 No. 2 (2021): Isu Terkini Akuntansi: Lingkungan, Syariah, dan Kinerja Ekonomi Nasional
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v4i2.672
. Corporate governance merupakan tata kelola perusahaan yang menjelaskan hubungan antara berbagai partisipan dalam perusahaan yang menentukan arah kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penerapan good corporate governance terhadap kinerja keuangan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2019, baik secara parsial maupun secara simultan. Kinerja keuangan perusahaan diukur menggunakan return on assets (ROA). Indikator yang digunakan untuk menjelaskan good corporate governance dalam penelitian ini terdiri dari kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komisaris independen, dan komite audit. Pengambilan sampel menggunakan purpusive sampling sebanyak 11 perusahaan. Alat analisis yang digunakan analisis regresi berganda. Dalam penelitian ini jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa corporate governance berpengaruh secara simultan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Sedangkan secara parsial kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan lalu untuk kepemilikan institusional, komisaris independen, dan komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan.
PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN, PENGETAHUAN AKUNTANSI, DAN UKURAN USAHA TERHADAP PENERAPAN SIKLUS AKUNTANSI PADA UMKM DI KOTA TANGERANG SELATAN (STUDI DI KECAMATAN CIPUTAT TIMUR)
Giffary, Muhammad Firas Anandito;
Andhaniwati, Erry
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 4 No. 3 (2021): Dampak Covid-19 dan Isu Terkini dalam Praktik Akuntansi dan UMKM
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v4i3.696
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti bahwa latar belakang pendidikan berpengaruh terhadap penerapan siklus akuntansi pada UMKM; pengetahuan akuntansi berpengaruh terhadap penerapan siklus akuntansi pada UMKM; dan ukuran usaha mempengaruhi penerapan siklus akuntansi pada UMKM di Kecamatan Ciputat Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan software SmartPLS versi 3. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara latar belakang pendidikan terhadap penerapan siklus akuntansi pada UMKM, terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan akuntansi terhadap penerapan siklus akuntansi pada UMKM, dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan akuntansi terhadap penerapan siklus akuntansi pada UMKM pengaruh yang signifikan antara ukuran usaha terhadap penerapan siklus akuntansi pada UMKM di Kecamatan Ciputat Timur.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NIAT MAHASISWA AKUNTANSI DI SURABAYA DALAM MELAKUKAN PRAKTIK WHISTLEBLOWING
Ariansyah, Dicky Erasta;
Andhaniwati, Erry
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 4 No. 3 (2021): Dampak Covid-19 dan Isu Terkini dalam Praktik Akuntansi dan UMKM
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v4i3.715
Pada riset ini mempunyai tujuan, ingin membuktikan secara empiris apakah terdapat pengaruh dari Theory of Planned Behavior terhadap niat mahasiswa akuntansi di Surabaya dalam melakukan praktik whistleblowing, pada riset ini menggunakan populasi dari Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Surabaya antara lain PTN yang memiliki jurusan akuntansi ialah UPN “Veteran” JATIM, UNAIR, dan UNESA. Untuk metode analisis pada riset ini peneliti akan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan juga berasal dari data primer menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui grup social media angkatan 2017. Dari riset yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa hasil dari riset ini antara lain, bahwasanya norma subjektif tidak memberikan kontribusi terhadap niat mahasiswa akuntansi dalam melakukan praktik whistleblowing, sedangkan untuk dua variabel lainnya sikap pada perilaku dan persepsi kontrol perilaku memberikan kontribusi terhadap niat mahasiswa akuntansi dalam melakukan praktik whsitleblowing.