Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MYTHOLOGY CONSTRUCTIONS IN COSMETIC ADVERTISEMENTS AND CONSUMERS’ COGNITION Andi Muhammad Irawan
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Vol 1 No 01 (2012): January 2012
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses about mythology constructions in cosmetic advertisements which influence the consumers’ cognition. Semiology, particularly Barthes’ mythology, is used as an analysis to reveal the the process of imposition or appropriation of the cultural-connotative meaning into the cosmetic advertisements through linguistic and non-linguistic signs. This article is based on the research which was conducted in 2010 as the part of Roland Barthes’ Mythology study which is applied to cosmetic advertisements in Television. The constructed Myth through linguistic and non-linguistic signs, namely myth of “white skin”, can persuade the consumers’ cognition to buy the cosmetic products. The result of this research shows that the connotative meaning imposed to the signs can trigger the consumers to buy the products. This evidence can be identified through the consumers’ perception in interview.Keywords: mythology construction, semiology, connotative meaning, linguistic and non-linguistic signs, cosmetic advertisements, consumers’ cognition
Mendorong Keberhasilan Perempuan Wirausaha Melalui Pemasaran dan Media Sosial di Pokdarwis Timbulun Painan Khatimah, Husnil; Doni Tri Putra Yanto; Andi Muhammad Irawan
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1616

Abstract

Pelatihan pemasaran media sosial dan teknik penirisan minyak keripik khas Pokdarwis Pesona Timbulun ini dirancang khusus untuk memberdayakan ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok usaha kecil dan menengah (UMKM) di kawasan tersebut. Sebagai pelaku utama dalam produksi keripik tradisional, ibu-ibu ini memiliki peran penting dalam menopang perekonomian keluarga, namun seringkali terkendala dalam memasarkan produk mereka secara efektif dan meningkatkan kualitas produk. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru kepada para ibu-ibu dalam menggunakan media sosial, seperti Instagram dan Facebook, sebagai platform pemasaran yang lebih luas dan modern. Di samping itu, pelatihan juga memberikan solusi atas masalah kualitas produk melalui teknik penirisan minyak yang lebih efektif, sehingga keripik yang dihasilkan menjadi lebih kering, sehat, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar. Metode pelatihan meliputi ceramah, diskusi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan, yang memungkinkan para peserta untuk memahami teori sekaligus mengaplikasikannya dalam kegiatan sehari-hari. Dengan peningkatan keterampilan ini, diharapkan ibu-ibu UMKM Pokdarwis Pesona Timbulun dapat memperluas jangkauan pasar mereka, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata pada perekonomian lokal.