Produktivitas tenaga kerja menentukan keberhasilan pelaksanaan jadwal proyek konstruksi, karena berdampak kepada kesesuaian antara perencanaan jadwal konstruksi dengan progres pekerjaan di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode time study. Metode time study adalah metode pengukuran produktivitas tenaga kerja di lapangan dengan cara menentukan standard time suatu pekerjaan. Hasil perhitungan diperoleh nilai produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pemasangan tulangan RW3 yaitu plat pondasi, tulangan dinding beton, kolom sirip, dan tulangan kolom pagar berturut-turut adalah 2.214,92 kg/OH, 731.658,4 kg/OH, 1.441,62 kg/OH, dan 174,13 kg/OH . Sedangkan nilai produktivitas pada pekerjaan pemasangan tulangan RW5 yaitu plat pondasi, tulangan dinding beton, kolom sirip, dan tulangan kolom pagar berturut-turut adalah 2.215,7 kg/OH, 470.1145 kg/OH, 1186.72 kg/OH, dan 83.52 kg/OH. Untuk bekisting diperoleh nilai produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pemasangan bekisting RW3 yaitu plat pondasi, tulangan dinding beton, kolom sirip, dan tulangan kolom pagar berturut-turut adalah 155,48 m2/OH, 12.72 m2/OH, 7.3065 m2/OH, dan 17.09 m2/OH. Sedangkan nilai produktivitas pada pekerjaan pemasangan bekisting RW5 yaitu plat pondasi, tulangan dinding beton, kolom sirip, dan tulangan kolom pagar berturut-turut adalah 60 m2/OH, 7.84 m2/OH, 5.46 m2/OH, dan 15.04 m2/OH. Analisa produktivitas menunjukkan bahwa letak antara material dan tempat pengerjaan, jumlah tenaga kerja, relaxation allowances, dan material yang digunakan adalah faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan struktur pagar.