Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY ā€œIā€ 38 TAHUN G2P1A0AH1 SPACING 14 TAHUN USIA KEHAMILAN 32+3 MINGGU DI PUSKESMAS PUNDONG Rahayu, Patmi; Ashari, Mochammad Any; Putri, Silvia Rizki Syah Putri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i09.674

Abstract

Tujuan Penelitian ini Memberikan asuhan kebidanan dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, KB. Penelitian ini menggunakan metode asuhan kebidanan Continuity of Care di Puskesmas Pundong. Asuhan diberikan 5 kali dari masa kehamilan usia 32+3 minggu, bersalin, nifas, neonatus sampai dengan KB. Di dokumetasikan menggunakan metode SOAP. Kehamilan Ny. I berjalan secara fisiologis, keluhan ibu pegel-pegel saat beraktivitas, sering kencing. Setelah dilakukan penatalaksanaan sesuai teori keluhan ibu dapat berkurang. Proses persalinan berjalan normal, kala I selama 7 jam 20 menit, kala II berlangsung 15 menit, kala II selama 10 menit dan kala IV selama 2 jam. Tanggal 06 Juni 2023 pukul 08.35 bayi lahir spontan, menangis kuat, kemerahan, gerakan aktif, jenis kelamin perempuan, berat badan 3250 gr dan panjang badan 50 cm. Saat nifas 6 jam ibu mengeluh mules, nyeri jahitan dan ASI belum lancar. Setelah diberikan asuhan sesuai teori, pada hari ke-7 ibu mengatakan ASI keluar lancar. Bayi tidak ditemukan kasus patologis, pada hari ke-7 mata bayi keluar belek. Setelah dianjurkan untuk mengusap dengan air hangat menggunakan kassa atau kain bersih keluhan membaik hari ke-3. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa asuhan komprehensif berjalan secara fisiogis dari kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan Keluarga Berencana.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Persalinan Prematur Di RSUD Panembahan Senopati Riskiawati, Diah; Ashari, Mochammad Any
Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences) Vol. 1 No. 2 (2025): Agribiohealth (Journal of Agriculture, Biology & Health Sciences)
Publisher : Medico Insight Innovation Initiative

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65318/agribiohealth.v1i2.20

Abstract

Persalinan prematur merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal global, dengan angka kejadian 60–80%. Di Indonesia, persalinan prematur mencapai 19% dan menjadi penyebab utama kematian perinatal. Di RSUD Panembahan Senopati, angka persalinan prematur masih tinggi, yaitu 7,8%. Faktor yang memengaruhi kejadian ini meliputi usia ibu, paritas, riwayat abortus, ketuban pecah dini (KPD), preeklamsia/ eklamsia, pendidikan, pekerjaan, jarak kehamilan, dan riwayat persalinan prematur. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persalinan prematur di RSUD Panembahan Senopati. Penelitian ini menggunakan desain case-control dengan populasi kasus sebanyak 98 ibu bersalin prematur dan 1.261 ibu bersalin non-prematur. Sampel terdiri dari 39 kasus dan 39 kontrol. Data dianalisis menggunakan uji chi-square (α = 0,05) dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa 18% ibu berusia <20 atau >35 tahun, 27% multipara/ grandemultipara, 17% memiliki riwayat abortus, 23% mengalami KPD, 4% mengalami preeklamsia/ eklamsia, 22% berpendidikan rendah, 44% bekerja, 10% memiliki jarak kehamilan <3 tahun, dan 8% memiliki riwayat prematur. Paritas, riwayat abortus, dan KPD berpengaruh terhadap persalinan prematur, sedangkan faktor lainnya tidak berpengaruh signifikan.