Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETEKSI DINI DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR DALAM UPAYA MENDUKUNG PENCAPAIAN SDG’S MENUJU DESA SEHAT Dulahu, Wirda; Suryaningsi, Dewi; Mursyidah, Andi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v3i3.369

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah salah satu yang merupakan penyebab kematian di dunia. Indonesia merupakan salah satu Negara yang menghadapi masalah baik penyakit menular ataupun Penyakit Tidak Menular (PTM). Penyakit Tidak Menular (PTM) bertanggung jawab atas 71% kematian didunia. Secara global PTM mendominasi terhadap hilangnya tahun hidup karena ketidakmampuan beraktivitas hingga kematian. Adapun penyakit-penyakit tersebut seperti PJK (6,83%), diabetes (2,71%), asma (0,91%) dan hipertensi (0,66%) (World Health Organization, 2018). Jika masyarakat tahu akan deteksi dini penyakit tidak menular ini, maka upaya pencegahan terjadinya penyakit ini akan segera dilakukan (Rahayu, dkk., 2021). Hingga saat ini pelaksanaan Posbindu PTM belum dapat dikatakan maksimal pelaksanaannya di Indonesia terutama di Desa Bandung Rejo Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo. Hasil Skrining PTM yang dilakukan pada 80 lansia, didapatkan bahwa terdapat lansia yang masih belum mengetahui kondisi kesehatannya, kadar kolesterol, asam urat, glukosa dan tekanan darah lansia belum pernah diperiksa. Lansia dengan indikasi penyakit hipertensi berjumlah 27 orang, kolesterol berjumlah 11 orang, asam urat berjumlah 35 orang dan diabetes berjumlah 10 orang. Sebelum dilakukan edukasi terdapat 4 (7,0%) lansia dengan kategori pengetahuan buruk, 15 (26,3%) lansia dengan kategori pengetahuan sangat kurang, 8 (14,0%) lansia dengan kategori pengetahuan kurang, 7 (12,3%) lansia dengan kategori pengetahuan cukup, 10 (17,5%) lansia dengan kategori pengetahuan baik dan 13 (22,8%) lansia dengan kategori pengetahuan sangat baik. Kemudian setelah dilakukan edukasi kesehatan, lansia dengan kategori pengetahuan sangat baik menjadi 46 (80,7%), hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia sebesar 57,9%. Peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam mengubah kebiasaan-kebiasaaan buruk dapat menurunkan angka penyakit tidak menular.
Analisis Kepuasan Pasien Berdasarkan Pendidikan dan Pekerjaan di Puskemas Paleleh Kabupaten Buol: Analysis of Patient Satisfaction Based on Education and Employment at Puskesmas Paleleh, Kabupaten Buol Suryaningsi, Dewi; Dulahu, Wirda Y.; Maru, Ani Fitriani A.
Jurnal Keperawatan Sumba (JKS) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan Sumba (JKS)
Publisher : Program Studi Keperawatan Waikabubak, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jks.v2i2.1417

Abstract

Kepuasan pasien adalah suatu hal yang hasilnya sangat bervariasi, dikarenakan terkait dengan harapan/persepsi masing-masing dari personal. Tingkat kepuasan sendiri akan masuk kategori terpenuhi jika pelayanan yang diberikan sudah sesuai atau sudahmasuk kategori dengan yang diharapkan oleh pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Kepuasan Pasien berdasarkan Pendidikan dan Pekerjaan di Wilayah Kerja Puskesmas Paleleh Kabupaten Buol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 99 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan program SPSS dengan uji statistik kurskal walis dan uji chi- square yakni kedua uji ini merupakan uji komparatif non parametrik, dengan hasil penelitian hubungan kepuasan pasien terhadap pendidikandidapatkan hasil p = 0,000 alpha p <0,05 dan pada pekerjaan diperoleh p = 0,000 alpha <0,05. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan ada hubungan pendidikan dengan kepuasan pasien dan ada hubungan pekerjaan dengan kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Paleleh Kabupaten Buol.