Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MODEL PENDEKATAN KONSELING CLIENT CENTERED DAN PENERAPANNYA DALAM PRAKTIK Ulfa Danni Rosada
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.274 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v6i1.454

Abstract

Client Centered Theory sering pula dikenal sebagai teori non-direktif atau berpusat pada pribadi. Pendekatan konseling client centered menekankan pada kecakapan klien untuk menentukan isu yang penting bagi dirinya dan pemecahan masalah dirinya. Konsep pokok yang mendasari adalah hal yang menyangkut konsep-konsep mengenai diri (self), aktualisasi diri, teori kepribadian,dan hakekat kecemasan. Peran konselor dalam model pendekatan konseling client centered adalah : (1) Konselor tidak memimpin, mengatur atau menentukan proses perkembangan konseling, tetapi hal tersebut dilakukan oleh klien itu sendiri. (2) Konselor merefleksikan perasaan-perasaan klien, sedangkan arah pembicaraan ditentukan oleh klien. (3) Konselor menerima klien dengan sepenuhnya dalam keadaan seperti apapun. (4) Konselor memberi kebebasan pada klien untuk mengeksperisikan perasaan-perasaan sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Kata Kunci: Model Pendekatan Konseling, Client Centered, Penerapannya dalam praktik
Keefektifan Konseling Kelompok Teknik Behavior Contract Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Ahmad Ghulam Ath Thaariq; Ulfa Danni Rosada
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 18 No 02 (2021): Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v18i02.2268

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kedisiplinan belajar siswa, salah satunya seperti kurangnya fokus saat pelajaran yang disebabakan oleh lemahnya minat pada pelajaran dan guru. Tujuan penelitian guna mengetahui keefektifan konseling kelompok teknik behavior contract untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Temayang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa. metode pengumpulan data menggunakan skala kedisiplinan belajar. Teknik analisis data menggunakan paired sample uji t-test. Berdasarkan hasil pengolahan data rata-rata skor pretest sebesar 52,83 sedangkan rata-rata skor posttest sebesar 74,67. Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat kenaikan skor kedisiplinan belajar sehingga dapat disimpulkan konseling kelompok teknik behavior contract efektif untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Temayang
Hubungan Kontrol Diri dengan Media Sosial Guna Membangun Personal Branding pada Siswa Muhammad Rofai Simorangkir; Ulfa Danni Rosada
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 20 No 02 (2023): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v20i02.2946

Abstract

This research aims to determine the relationship between self-control and social media in order to build personal branding in class XI students at SMK Muhammadiyah Gamping. The method in this research is correlated with quantitative research. The population in this study was 66 class XI students. Data collection instruments use scales, namely, self-control scale, personal branding scale and social media scale. The data analysis technique used is multiple correlation analysis. Based on the results of data processing, it is known that the sig value of the self-control, social media and personal branding variables is 0.402. These results show that the three variables have a sig value > 0.05, which means the data is normally distributed so it can be concluded that high self-control can be a reference for managing, controlling and leading to a positive direction in using social media so that students' personal branding abilities increase. Novelty in this research can be seen if students have high self-control and use social media wisely, then students' personal branding will increase.
Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar dalam Menentukan Karir Arga Wisnu Wardana; Ulfa Danni Rosada
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora (JISPENDIORA)
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jispendiora.v3i2.1550

Abstract

Group guidance services are one way of providing guidance to students who have certain problems in a group. Group tutoring services can be said to be effective if students can understand and follow the guidance optimally so that they can increase learning independence. Problem solving techniques are techniques for handling difficulties faced by each individual to reduce a person's sense of lack of understanding in order to achieve success. This research aims to determine the effectiveness of problem solving technique group guidance services to increase learning independence in determining a career. The type of research used in this research is experimental research with a true experimental research design. The objects in this research are the experimental class and the control class. The sample used in this research was taken randomly as a control group with a total of 7 students and 7 students as a class. Data collection techniques used in this research include interviews and observations. The research data was analyzed using the Independent Sample T-Test and the N-Gain test on the SPSS 23 application. The research showed that the average Pretest was 129.74 and Posttest was 138.5. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the increase in respondents' scores from pretest to posttest, giving treatment can improve the results of respondents' answers, there is an increase in learning independence in determining a career after being given treatment.
Efektivitas Konseling Kelompok Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Untuk Mereduksi Sikap Tidak Percaya Diri pada Siswa Korban Bullying Difa Sukma Milenia; Ulfa Danni Rosada
CERDAS - Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/cerdas.v2i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan konseling kelompok pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk meningkatkan sikap percaya diri pada korban bullying di SMP N 11 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode eksperimen. Dalam penelitian ini menggunakan desain two group pretest-posttest design, salah satu grup akan dipilih berdasarkan kriteria, kelompok yang akan dipilih yaitu kelompok eksperimen. Populasi yang digunakan yaitu siswa kelas VIII. Teknik yang digunakan adalah purposive sampling, yakni teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu oleh peneliti. Teknik penghimpunan data menggunakan wawancara dan skala. Alat untuk penghimpunan data menggunakan skala kepercayaan diri. Dalam analisis data bertujuan guna mengetahui ada tidaknya perubahan serta ingin mengetahui besar tingkatannya pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang diteliti dari mulai diberikan pretest, treatment sampai posttest. Siswa yang telah diberikan treatment ada kenaikan skor, pada kelompok eksperimen yang awalnya 63 menjadi 83, 8. Sedangkan, hasil kelompok kontrol yakni dengan rata-rata 79,4 mengalami kenaikan kepercayaan diri. Hasil dari N-Gain Score kelompok eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi dari pada kelompok kontrol yaitu dengan skor 20,8 > 14,6. Penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) efektif untuk mereduksi sikap tidak percaya diri pada siswa.