Suryati, Nanik
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Peran Orang Tua dalam Meminimalisir Penggunaan Gawai bagi Anak Suryati, Nanik
TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2020): TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah - Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.416 KB) | DOI: 10.21093/tj.v1i1.2455

Abstract

Banyak orang menggunakan gawai untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan efektif. Meski demikian, bagi beberapa orang gawai membawa tantangan besar karena dapat memberikan gangguan ketika sedang fokus bekerja. Sehingga gawai dapat membawa pengaruh positif maupun negatif, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Anak-anak sering kali menggunakan gawai untuk mencari hiburan yang pada akhirnya membuat mereka kecanduan dan berdampak pada perkembangan karakter anak. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam meminimalisir penggunaan gawai bagi anak. Kombinasi dari metode deskriptif dan penelitian literatur digunakan untuk menganalisis artikel jurnal dan laporan penelitian tentang peran orang tua. Dari hasil pengamatan, ditemukan bahwa peran orang tua sangatlah penting dalam pengawasan anak. Sebuah keluarga membutuhkan pendidikan karakter dan kepribadian; untuk itu orang tua dapat berperan sebagai konselor bagi anak mereka di rumah.
REHABILITATION INTERVENTION FOR NEGLECTED CASES OF MULTIPLE DISABILITIES IN CEREBRAL PALSY AND MENTAL RETARDATION Suryati, Nanik; Nurjannah, Nurjannah
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 13, No 2 (2024): Empati Edisi Desember 2024
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v13i2.43939

Abstract

Abstract. Neglected children with multiple disabilities require continuous special attention and fulfillment of both basic and supplementary rights to help them develop their potential. Therefore, Sayap Ibu Foundation exists to meet the needs of society, specifically to support neglected children with multiple disabilities, aiming to improve their well-being. This foundation focuses on rehabilitation and intervention in areas such as basic needs, health, independence, and therapeutic interventions tailored to the needs of people with disabilities. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through documentation, observation, and direct field interviews. The purpose of this study is to determine the interventions provided to individuals with multiple disabilities, specifically those with cerebral palsy and intellectual disability. The results show that Sayap Ibu Foundation at Panti 2 has implemented and fulfilled the necessary rights for neglected children with multiple disabilities. Specifically, individuals with cerebral palsy and intellectual disability who are capable of learning or training are able to participate in independence activities and receive special treatment from physiotherapists using AFO (Ankle Foot Orthosis) shoes. It has been stated that AFO shoes positively impact individual development. However, significant supervision is required to achieve better progress. Keyword: Rehabilitation; Cerebral palsy; Mental Retardation. Abstrak. Anak disabilitas majemuk terlantar sangat perlu untuk terus diberikan perhatian khusus dan pemenuhan hak-hak dasar serta penunjang dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Oleh sebab itu, yayasan Sayap Ibu hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkhususnya anak penyandang disabilitas majemuk terlantar agar dapat terciptanya kesejahteraan pada anak. Yayasan ini berfokus pada rehabilitasi dan intervensi pada kebutuhan dasar, kesehatan, kemandirian, dan intervensi terapi sesuai kebutuhan penyandang disabilitas. Penelitian ini dalam bentuk kualitatif. Pendekatan yang diterapkan adalah metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui beberapa hal yang terdiri dari dokumentasi, observasi, wawancara di lapangan secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan intervensi yang d, dan iberikan kepada individu penyandang disabilitas majemuk dengan cerebral palsy dan retardasi mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yayasan Sayap Ibu di panti 2 telah menerapkan dan memenuhi hak-hak yang dibutuhkan oleh anak-anak penyandang disabilitas majemuk terlantar. Terkhususnya individu penyandang disabilitas dengan cerebral palsy dan retardasi mental dengan mampu didik atau latih mampu mengikuti kegiatan aktivitas kemandirian dan juga diberikan treatment khusus oleh fisioterapi yaitu dengan menggunakan sepatu AFO (Ankle Foot Orthosis). Dinyatakan bahwa sepatu AFO mampu memberikan dampak baik pada perkembangan individu. Namun, perlu pengawasan yang signifikan untuk menghasilkan perkembangan  yang lebih baik. Kata Kunci: Rehabilitasi; Cereberal Palsy; Retardasi Mental.
REHABILITATION INTERVENTION FOR NEGLECTED CASES OF MULTIPLE DISABILITIES IN CEREBRAL PALSY AND MENTAL RETARDATION Suryati, Nanik; Nurjannah, Nurjannah
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 2 (2024): Empati Edisi Desember 2024
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v13i2.43939

Abstract

Abstract. Neglected children with multiple disabilities require continuous special attention and fulfillment of both basic and supplementary rights to help them develop their potential. Therefore, Sayap Ibu Foundation exists to meet the needs of society, specifically to support neglected children with multiple disabilities, aiming to improve their well-being. This foundation focuses on rehabilitation and intervention in areas such as basic needs, health, independence, and therapeutic interventions tailored to the needs of people with disabilities. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through documentation, observation, and direct field interviews. The purpose of this study is to determine the interventions provided to individuals with multiple disabilities, specifically those with cerebral palsy and intellectual disability. The results show that Sayap Ibu Foundation at Panti 2 has implemented and fulfilled the necessary rights for neglected children with multiple disabilities. Specifically, individuals with cerebral palsy and intellectual disability who are capable of learning or training are able to participate in independence activities and receive special treatment from physiotherapists using AFO (Ankle Foot Orthosis) shoes. It has been stated that AFO shoes positively impact individual development. However, significant supervision is required to achieve better progress. Keyword: Rehabilitation; Cerebral palsy; Mental Retardation. Abstrak. Anak disabilitas majemuk terlantar sangat perlu untuk terus diberikan perhatian khusus dan pemenuhan hak-hak dasar serta penunjang dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Oleh sebab itu, yayasan Sayap Ibu hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkhususnya anak penyandang disabilitas majemuk terlantar agar dapat terciptanya kesejahteraan pada anak. Yayasan ini berfokus pada rehabilitasi dan intervensi pada kebutuhan dasar, kesehatan, kemandirian, dan intervensi terapi sesuai kebutuhan penyandang disabilitas. Penelitian ini dalam bentuk kualitatif. Pendekatan yang diterapkan adalah metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui beberapa hal yang terdiri dari dokumentasi, observasi, wawancara di lapangan secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan intervensi yang d, dan iberikan kepada individu penyandang disabilitas majemuk dengan cerebral palsy dan retardasi mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yayasan Sayap Ibu di panti 2 telah menerapkan dan memenuhi hak-hak yang dibutuhkan oleh anak-anak penyandang disabilitas majemuk terlantar. Terkhususnya individu penyandang disabilitas dengan cerebral palsy dan retardasi mental dengan mampu didik atau latih mampu mengikuti kegiatan aktivitas kemandirian dan juga diberikan treatment khusus oleh fisioterapi yaitu dengan menggunakan sepatu AFO (Ankle Foot Orthosis). Dinyatakan bahwa sepatu AFO mampu memberikan dampak baik pada perkembangan individu. Namun, perlu pengawasan yang signifikan untuk menghasilkan perkembangan  yang lebih baik. Kata Kunci: Rehabilitasi; Cereberal Palsy; Retardasi Mental.