This Author published in this journals
All Journal WARTA
Rohim, Ahmad Nur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Metroponik: Edukasi Hidroponik Berbasis Vokasional Dalam Pembentukan Jiwa Wirausaha Santri Pondok Madania Yogyakarta rohim, ahmad nur
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 25, No. 2, April 2022 (in Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v25i2.15445

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam. Kurikulum akademik intelektual islamiah sebagai bekal untuk hidup mandiri, berkepribadian, dan berakhlak mulia. Pondok Pesantren Modern Yatim Piatu Dhuafa Madania didirikan sebagai panti asuhan guna menampung anak yatim piatu berkebutuhan khusus. Usaha pengembangan pertanian bidang hidroponik sebagai langkah pemanfaatan lahan sempit  perkotaan oleh santri dilakukan tanpa panduan, arahan, dan dukungan pengetahuan sehingga kurang berkembang. Penulis mengadakan pengabdian kepada masyarakat dalam upaya pengembangan potensi yang dimiliki oleh santri. Metode yang digunakan dalam penyusunan rancangan dan pelaksanaan kegiatan edukasi dan pembinaan yaitu sistem pertemuan secara daring dan luring mulai bulan Agustus 2020-April 2021. Luaran yang diharapkan dari Program Metroponik yang telah disusun yaitu memunculkan semangat dalam pengembangan diri mulai dari karakter, kreatifitas, keterampilan serta kelak menjadi sumber daya manusia yang survive dan mandiri tanpa kehilangan figur keagamaan. Hasil yang telah dicapai saat ini berdasarkan indikator keberhasilan meningkatkan wawasan ilmu pengetahuan pertanian, memberikan ruang diskusi bidang pertanian, dan pembentukan jiwa wirausaha. Adanya penyaluran ilmu pengetahuan diharapkan menjadikan bekal wawasan dalam mengembangkan potensi yang dimiliki untuk menjadi insan yang profesional bidang pertanian serta kelak menjadi wirausaha pertanian.