Andriko Noto Susanto
Assessment Institute for Agricultural Technology North Moluccas Komplek Pertanian Desa Kusu, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan,

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NASIB PEMUPUKAN FOSFAT PADA PERMUKAAN MINERAL ULTISOLS YANG DISAWAHKAN Andriko Noto Susanto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 15, No 1: Edisi Januari 2013
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.886 KB)

Abstract

Ultisols merupakan tanah yang terbentuk pada lingkungan pencucian basa-basa intensif, reaksi tanah masam, dengan drainase tanah yang relatif baik sehingga menyebabkan pH tanah masam dan meningkatkan kadar Al/Fe bebas, sehingga memperbesar bahaya toksisitas Al/Fe dan fiksasi fosfat. Penggenangan Ultisols untuk budidaya padi sawah dapat mengubah kesetimbangan perilaku muatan permukaan mineral-mineral tanah penyusunnya, terutama dalam hubungan dengan reaktivitasnya terhadap anion fosfat. Dari berbagai hasil penelitian, terbukti bahwa penggenangan Ultisols menyebabkan perubahan nilai potensial redoks (Eh) menjadi lebih kecil dan pH tanah mendekati netral, sehingga berdampak pada berubahnya kesetimbangan perilaku hara terutama Al, Fe, Mn, N, P, K, S, Zn, Cu, dan Si. Penggenangan dapat meningkatkan ketersediaan P dalam larutan tanah, akibat menurunnya potensial redoks (Eh), meningkatnya pH tanah dan menurunnya reaktivitas gugus aluminol dan ferol dari permukaan mineral Kaolinit, Gibsit, dan Goetit terhadap anion fosfat. Pemahaman mengenai nasib kimia permukaan Ultisols yang disawahkan ditinjau dari aspek mineralogi, karakteristik muatan permukaan, dan kesetimbangan kimia dalam larutan tanah dapat dijadikan dasar dalam pengelolaan hara, terutama dalam rangka peningkatan efisiensi dan efektifitas pemupukan fosfat. Kata kunci: ultisols, muatan permukaan, penggenangan