Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA EDUKASI PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT ratna; Lies Elina P
Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa dan HEPI Korda Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52647/jep.v3i2.22

Abstract

Pengetahuan tentang cara menjaga kesehatan gigi yang benar akan sangat berpengaruh terhadap kejadian karies gigi, melakukan sikat gigi dan berkumur – kumur adalah salah satu perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut. perilaku yang didasari pengetahuan yang benar akan lebih bertahan lama dari pada perilaku yang tidak didasari pengetahuan, upaya untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan penyuluhan kesehatan. Media online salah satu media edukasi peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut Jenis penelitian pada penelitian ini adalah adalah Analisis perbandingan komparatif atau “causal-comparative" Pengambilan sampel teknik Quota sampling, . Lokasi penelitian dilakukan di SMA N 3 Bandar Lampung.. sebanyak 100 orang. Variabel penelitian ini adalah media online instagram dalam peningkatan pengetahuan karies. Analisis statistik menggunakan uji T – Test untuk melihat hubungan instagram dalam peningkatan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukan media instagram dapat sebagai media penyuluhan pada peningkatan pengetahuan gigi berlubang.Kata kunci : instagram, pengetahuan kesehatan gigi dan mulu
Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Wilayah Kerja Puskesmas Beringin Raya Bandar Lampung Tahun 2020 Desi Andriyani; RR Ratnasari Dyah P; Lies Elina P
Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Volume 2 Nomor 1 April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jpk.v2i1.90

Abstract

Data awal di Puskesmas menunjukkan masih tinggi angka karies gigi pada anak dimana setiap anak terdapat 4-5 gigi yang berlubang ini membutuhkan perhatian lebih dari semua pihak, baik orangtua maupun tenaga kesehatan. Posyandu sebagai sarana untuk memantau tumbuh kembang anak, dapat menjadi salah satu upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut pada anak.karena itu, kader posyandu perlu diberi pelatihan mengenai kesehatan gigi dan mulut guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Metode collaborative learning merupakan salah satu metode pembelajaran baru yang efektif. Namun metode tersebut belum pernah digunakan dalam pelatihan untuk kader posyandu ,kader hanya memberikan penyuluhan dengan ceramah tentang kesehatan ibu dan anak untuk Kesehatan gigi tidak secara khusus tetapi berdasarkan keluhan dari peserta posyandu. Keterbatasan tenaga kesehatan gigi menjadi salah satu faktor pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu. Selain sebagai pelaksana rutin, kader juga bertugas memberikan penyuluhan terkait dengan kesehatan ibu dan anak. Maka, kader harus menguasai berbagai teknik keterampilan dan pengetahuan. Pengetahuan yang harus dimiliki kader tersebut termasuk juga pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut balita sebagai bagian dari kesehatan anak secara umum. Pelatihan atau penyegaran bagi kader  mengenai pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada ibu dan anak ,seperti  dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak seharusnya, kader dapat membimbing, mendorong, dan penggerak terhadap ibu dan anak dalam  memelihara kesehatan gigi dan mulutnya. Hasil wawancara pada kader wilayah kerja puskesmas beringin raya sejumlah 50 orang kader, di peroleh data bahwa pengetahuan yang dimiliki kader masih dalam tingkatan cukup 82% sebelum dilakukan pelatihan. Setelah dilakukan pelatihan pengetahuan kader meningkat menjadi baik 85%. Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut ini sangat penting untuk diketahui kader posyandu.