Tulisan ini, merupakan pemecahan masalah dalam mengatasi penumpukan sampah di TPS,sehingga sistem pengangkutan sampah bisa berjalan dengan baik. Studi dilakukan di TPS Kobana,Kota Bandung yang melibatkan tiga jenis pelanggan yang harus dilayani dalam sistem priority servicenon-preemptive oleh lima server, ketika fasilitas pelayanan (truk) berada dalam sistem. Taksirandistribusi dan parameter dari data hasil observasi, digunakan untuk membangun model simulasi.Dengan penentuan model yang tepat dan taksiran parameter yang baik, model simulasi dapatmenggambarkan sistem sebenarnya. Melalui model simulasi akan diperoleh efektivitas danoptimalisasi sistem untuk pemecahan permasalahan pengangkutan sampah.