Endah Suryani, Tri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA IBU HAMIL NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH DENGAN MELAKUKAN ENDORPHIN MASSAGE Endah Suryani, Tri; Linda, Herlinda; Ismirati
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v7i2.356

Abstract

Indikator kesehatan ibu dan anak dapat dilihat dari jumlah AKI dan AKB. Salah satu upaya untuk menurunkan AKI dan AKB adalah melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif dan berkelanjutan (Continuity Of Care). Kehamilan merupakan kondisi alamiah yang unik karena pada masa kehamilan ibu akan mengalami perubahan anatomi dan fisiologis. Hampir semua organ mengalami perubahan, akibat dari perubahan adaptasi tersebut muncul ketidaknyaman yang akan dirasakan salah satunya nyeri punggung. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah memberikan asuhan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan, neonatus, nifas dan keluarga berencana di PMB R dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Sasarannya adalah Ny. N usia 21 tahun G2P1A0 usia kehamilan 25 minggu dengan nyeri punggung bagian bawah akan diberikan asuhan secara komprehensif. Hasil asuhan komprehensif pada Ny. N selama kehamilan adalah Ny. N telah melakukan kunjungan sebanyak 9 kali, kualitas pelayanan ANC yang diperoleh sudah memenuhi standar 10T. Pada kehamilan trimester I mengalami hyperemesis gravidarum tingkat I, asuhan yang diberikan makan sedikit tapi sering, HEG pun teratasi. Pada trimester II dan III mengalami nyeri punggung bagian bawah, asuhan kebidanan komplementer yang diberikan yaitu endorphin massage dengan frekuensi 3-5 kali dalam seminggu durasi 15-30 menit, hasilnya nyeri punggung teratasi. Pada persalinan ibu didampingi oleh suami, asuhan yang diberikan yaitu melakukan endorphin massage, yoga gerakan squat pose dan gym ball, persalinan berjalan dengan normal, bayi baru lahir tampak bugar dengan BB 3300 gram dan PB 48 cm, selama kala kala I melakukan observasi menggunakan partograf. Pada masa nifas dan laktasi penulis memberikan asuhan komplementer pijat oksitosin dan terapi cahaya pada neonatus. Asuhan keluarga berencana telah dilakukan dan ibu memutuskan menjadi aksesptor KB IUD setelah 6 bulan. Pada masa kehamilan dan neonatus terdapat kesenjangan antara teori dengan praktik karena pada TM I ibu tidak melakukan kunjungan dengan dokter dan bayi tidak dilakukan IMD. Pada persalinan, nifas, dan KB tidak ada kesenjangan antara teori dan praktik. Diharapkan bidan dapat mendeteksi dini dan mencegah terjadinya komplikasi pada kehamilan agar dapat membantu menurunkan AKI dan AKB.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG Endah Suryani, Tri; Afriannisyah, Entan; Fitriyani, Herlina
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i1.320

Abstract

Pendahuluan: Cakupan pelayanan penggunaan alat kontrasepsi pasca persalinan di Pendopo Kabupaten Empat Lawang masih sangat rendah, Tahun 2023 tercatat hanya 1.250 ibu nifas yang menggunakan alat kontrasepsi Intrauterine Device (IUD) hanya (2,4%). Rendahnya pemahaman tentang kontrasepsi IUD membuat minat penggunaan alat Kontrasepsi IUD pasca persalinan sangat kurang. IUD merupakan salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang memiliki efektivitas paling tinggi dalam mencegah kehamilan. Faktor yang mempengaruhi minat ibu untuk menggunakan kontrasepsi IUD yakni pendidikan, pekerjaan, sosial ekonomi, informasi petugas kesehatan, tingkat pengetahuan dan dukungan suami. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat Pendidikan dan pengetahuan dengan minat ibu terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD di Puskesmas Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik menggunakan cross sectional, sampel sebanyak 89 ibu diambil secara purposive sampling. Menggunakan data primer, diolah secara univariat dan bivariat dengan analisis uji chi square. Hasil: Didapatkan 59 (66,3%) ibu berminat menggunakan IUD, 50 (56,2%) ibu berpendidikan tinggi, 54 (60,7%) ibu berpengetahuan baik, Ada hubungan pendidikan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD (p value = 0,007) ada hubungan pengetahuan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD (p value = 0,000). Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan ada hubungan Pendidikan dan pengetahuan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD. Diharapkan Puskesmas dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu pemilihan alat kontrasepsi yang tepat dan efisien. Pada bidan diharapkan dapat memberikan penyuluhan mengenai KB IUD dengan informasi yang lengkap ketika melakukan konseling KB terutama akseptor yang akan memilih KB IUD