Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN RFID UNTUK MENGHITUNG DAN MENGETAHUI KEBUTUHAN KAIN DI BAGIAN PEMOTONGAN PADA INDUSTRI GARMEN Dewanto, R. Arief; Putri, Wine Regyandhea; Tomi, -; Budiatma, Santosa Supratama
Texere Vol 22, No 1 (2024): Texere Volume 22 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v22i1.02

Abstract

Proses pemotongan merupakan suatu proses di industri garmen untuk memotong lembaran kain menjadi potongan yang sesuai dengan pola pakaian yang akan dibuat yang kemudian akan didistribusikan ke lini produksi atau lini penjahitan. Proses pemotongan di industri garmen masih di dominasi dengan pekerjaan manual dari proses gelar susun kain, penempatan marker, menghitung kebutuhan kain, hingga proses pemotongan kain. Proses produksi di industri garmen saat ini telah memasuki era industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 merupakan transformasi komprehensif dari keseluruhan aspek produksi di industri melalui penggabungan teknologi digital dan internet dengan industri konvensional. Penggunaan teknologi yang diterapkan bisa di contohkan dengan penggunaan RFID. Penelitian ini bertujuan meningkatkan efektivitas waktu dan penggunaan kain yang digunakan selama proses pemotongan. Metode yang digunakan adalah kuantitafif di mana tahapan awal penelitian adalah studi literatur kemudian dilanjutkan dengan studi lapangan dalam proses eksperimen pembuatan RFID. Hasil dari penelitian ini berupa penerapan teknologi RFID untuk meningkatkan efektivitas waktu pengerjaan serta mengetahui dan menghitung kebutuhan kain yang digunakan di sektor pemotongan pada industri garmen.
EKSPLORASI PERPADUAN BATIK DAN DENIM PADA BUSANA READY-TO-WEAR DELUXE DENGAN PENERAPAN TEKNIK SASHIKO DAN BORDIR Saifurohman, -; Nabila, Hasna; Putri, Wine Regyandhea
Texere Online First
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v24i1.01

Abstract

Industri fashion terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan busana yang tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tubuh, tetapi juga sebagai media ekspresi identitas dan budaya. Salah satu pendekatan desain yang semakin diminati adalah penggabungan unsur tradisional dengan estetika modern, khususnya pada kategori busana ready-to-wear deluxe. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan busana ready-to-wear deluxe melalui perpaduan kain batik dan denim dengan penerapan teknik sashiko dan bordir sebagai elemen estetika dan nilai budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif dan eksperimental, meliputi studi literatur, perancangan desain, pemilihan material, pembuatan pola, proses produksi, hingga evaluasi hasil jadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan batik dan denim yang diperkaya dengan teknik sashiko dan bordir mampu menghasilkan busana dengan nilai estetika tinggi, fungsional, serta memiliki daya tarik komersial. Teknik sashiko dan bordir tidak hanya memperkuat karakter visual busana, tetapi juga meningkatkan nilai budaya dan eksklusivitas produk. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan desain busana ready-to-wear deluxe berbasis budaya lokal yang relevan dengan tren fashion masa kini.
Digital Transformation of Production Study: An Efficiency Analysis of GI-PS System Implementation Using a Mixed Methods Approach in the Garment Industry Saifurohman; Hidayat, Lukman; Putri, Wine Regyandhea
SAINTEKS : Jurnal Sain dan Teknik Vol. 8 No. 01 (2026): Maret
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v8i01.1034

Abstract

The efficiency of data management in garment production plays a critical role in supporting timely decision-making and improving overall productivity. One of the main challenges faced by garment industries is the delay in submitting production study data caused by manual data processing systems. This study aims to analyze the effect of implementing the Globalindo Intimates Production study (GI-PS) system on the speed of production study data submission at PT Globalindo Intimates. This research employed a mixed methods approach, combining quantitative and qualitative methods. Quantitative data were collected by measuring the time required to submit production study data before and after the implementation of the GI-PS system, while qualitative data were obtained through interviews with industrial engineering staff and management. The quantitative analysis used a paired sample t-test to examine differences in data submission time. The results show a significant reduction in data submission time after the implementation of the GI-PS system, indicating that the digital-based system effectively improves efficiency and accuracy in production data management. Qualitative findings further support that the system enhances workflow, reduces administrative workload, and improves coordination among departments. Therefore, the GI-PS system can be considered an effective solution to improve production study data management in the garment industry. Practically, the implementation of digital systems such as GI-PS can serve as a solution for garment companies to accelerate the flow of production information, improve the accuracy of operational decision-making, and support increased efficiency and competitiveness in an increasingly dynamic industrial environment.