Jayanovita, Gabriela Puteri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KETERKAITAN ANTARA TRANSAKSI PEMBAYARAN ELEKTRONIK DENGAN JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA Jayanovita, Gabriela Puteri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 10 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat berupa alat pembayaran non tunai dan Pemerintah menggiatkan program cashless society dengan meluncurkan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dengan harapan transaksi pembayaran elektronik dapat menggantikan alat pembayaran tunai yang memiliki biaya transaksi dan produksi sehingga dari persebaran uang yang berlebihan dapat berdampak pada kenaikan harga secara umum. Oleh karena itu dengan semakin meningkatnya intensitas penggunaan kartu ATM/debit dan uang elektronik mulai 2009-2020 peneliti ingin meneliti keterkaitan dengan preferensi masyarakat memegang uang sebab dengan transaksi pembayaran elektronik dapat meningkatkan percepatan perputaran uang yang dapat meningkatkan angka pengganda sehingga komponen yang ada pada jumlah uang beredar (M2) seperti dana float dan uang kuasi (saving deposits dan time deposits) meningkat. Berdasarkan hasil uji VECM dapat dijelaskan bahwa kartu ATM/debit memiliki pengaruh jangka pendek dan jangka panjang terhadap jumlah uang beredar (M2) namun uang elektronik masih terlalu kecil nominal transaksinya sehingga belum dapat direspon oleh jumlah uang beredar (M2) karena banyak masyarakat yang menggunakan transaksi pembayaran elektronik hanya untuk menarik uang tunai. Kemudian untuk hasil uji threshold regression ditemukan bahwa semakin besar nominal penggunaan e-money maka dapat di implikasikan untuk meredam persebaran uang karena hasil pada rezim ke-4 menggambarkan terdapat penurunan parameter perubahan jumlah uang beredar (M2) sebab masyarakat merubah preferensinya dari uang tunai (kartal) menjadi uang elektronik yang lebih efektif dan efisien.Kata kunci: Cashless society, preferensi memegang uang, jumlah uang beredar (M2).