Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ruang Representasional untuk Pencurahan Kasih Sayang pada Pusat Perbelanjaan (Studi Kasus: Festival Citylink, Bandung) Lina, Hanan Marta; Ekomadyo, Agus Suharjono
RUAS Vol. 19 No. 2 (2021)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2021.019.02.3

Abstract

To fulfill the desire for social existence, even during the pandemic, people still visit shopping malls, one of which is Festival Citylink. This study aims to examine the representational space aspect of the places at Festival Citylink where shopping activities are a representation of social existence which in shopping mall theory is referred to as "efforts to convey affection". This research is qualitative-descriptive with data collection methods through 2-stages interviews, observation, photo documentation, and literature studies. The sample was selected using a non-random/purposive sampling method. Data collected were analyzed using Lefebvre's representational space aspect with a framework using Miller's Making Love in Supermarket theory. The results showed that love making occurred through shopping activities with the implementation of shopping type arranged, free shopping, discussion, and knowing each other, also through giving treats and savings. This love making is accommodated by srepresentational spaces, these are supermarkets, food courts, and department stores. The spaces are produced with various adjustments to signage, furniture, materials, lighting, layout, space proportions, thermal comfort, themes, and facilities.
Kenyamanan Ruang Kuliah di Kampus ITB: Sebuah Persepsi Mahasiswa Lina, Hanan Marta
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 4 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.743 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i4.16

Abstract

Ruang kuliah merupakan salah satu fasilitas kunci dalam penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar yang ada di kampus ITB. Faktanya, tidak semua ruang kuliah yang ada memiliki kondisi kenyamanan yang sama. Ada ruang kuliah yang dirasa nyaman, dan ada pula yang tidak. Padahal, sudah semestinya kondisi ruang kuliah diberi perhatian khusus karena mempengaruhi kualitas pembelajaran yang ada. Kondisi ruang kuliah juga berpengaruh dalam pencapaian tujuan pembelajaran yang efisien. Penelitian ini bermaksud untuk mencari tahu faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan ruang kuliah di kampus ITB berdasarkan persepsi mahasiswa. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif serta bersifat eksploratif dengan pendekatan grounded theory. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring yang bersifat terbuka (open-ended) dan dibagikan dalam lingkungan mahasiswa ITB Ganesha (purposive non-random sampling). Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif menggunakan metode analisis isi konvensional dan secara kuantitatif dengan menggunakan metode analisis distribusi. Dari hasil analisis, ditemukan bahwa terdapat 3 faktor yang mempengaruhi kenyamanan ruang kuliah, yaitu kondisi non-fisik ruangan, kondisi fisik ruangan, fasilitas ruangan. Didukung penelitian lainnya, faktor kondisi non-fisik ruangan menjadi faktor yang paling dominan sehingga tidak dapat diabaikan lagi. Dengan demikian, segala perbaikan dan pengembangan ruang kuliah yang dilakukan pada masa kembalinya pembelajaran luring ini diharapkan dapat mengutamakan pemikiran terhadap aspek tersebut.