p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Rachmawati, Farida
Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen Paket 1 (Seksi 1) Menggunakan Metode Bowtie Pramesti, Audrey Anindita; Rachmawati, Farida
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i2.126131

Abstract

Risiko adalah suatu kemungkinan terjadinya suatu peristiawa yang memengaruhi suatu tujuan awal. Proyek Jalan Tol Yogyakarta – Bawen Paket 1 (Seksi 1) merupakan proyek yang berpotensi memiliki kecelakaan kerja tinggi yang disebabkan beberapa faktor seperti alat kerja, metode kerja, serta dari pekerja itu sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi risiko terkait kecelakaan kerja dengan menyebarkan kuisioner pendahuluan dan kuisioner utama. Pada tahap kuisioner utama dilakukan penilaian risiko pada risiko yang relevan menggunakan perhitungan severity index dan likelihood index. Berdasarkan hasil penilaian risiko ditemukan tiga risiko yang ekstrim yaitu segmen balok girder terguling, sling crane terlepas/terputus saat pengangkatan girder, dan girder runtuh. Setelah itu, dilakukan analisis risiko menggunakan metode bowtie sehingga diperoleh penyebab operator tidak terampil, pekerja kelelahan, perubahan cuaca mendadak, kondisi alat berat sudah tua, kelebihan beban, minim rambu keselamatan, manuver tidak memenuhi syarat, dan pemasangan girder tidak sempurna. Dampak dari risiko-risiko tersebut dapat berupa pekerja yang mengalami cedera dimana ada dapat dilakukan kontrol recovery berupa pemakaian APD dan kerusakan alat berat dimana dapat dilakukan faktor ekskalasi berupa penggalakan penggunaan APD dan pengecekan kelayakan alat berat.
Analisis Penjadwalan Probabilistik (Studi Kasus: Proyek Apartemen Grand Shamaya Tower Aubrey) Kendek, Atania Thyra Mirable; Rachmawati, Farida
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i1.124937

Abstract

KKualitas suatu proyek konstruksi dipengaruhi oleh perencanaan yang memuat tiga parameter penting, yaitu biaya, waktu, dan mutu. Dengan demikian, penjadwalan merupakan salah satu aspek penting yang perlu direncanakan, terlebih bagi proyek yang memiliki bobot pekerjaan yang besar. Penjadwalan proyek umumnya dibuat secara deterministik, yaitu dengan prediksi durasi yang tepat. Namun, faktanya suatu proyek konstruksi pasti memiliki risiko yang muncul akibat ketidakpastian karena sifat sebuat proyek yang unik, dinamis, dan cenderung kompleks. Oleh karena itu, penjadwalan suatu proyek konstruksi harus direncanakan dengan memperhitungkan ketidakpastian melalui penjadwalan probabilistik. Pada penelitian ini, dilakukan analisis penjadwalan probabilistik dengan mengambil studi kasus pada Proyek Pembangunan Apartemen Grand Shamaya Tower Aubrey yang didasarkan pada tiga parameter durasi, yaitu durasi optimis, most likely, dan pesimis menggunakan metode Program Evaluation Review Technique (PERT) dan simulasi Monte Carlo. Penelitian ini didasarkan oleh historical info dari expert dalam memberikan estimasi durasi masing-masing pekerjaan. Data tersebut kemudian akan diolah untuk memperoleh total durasi probabilistik penyelesaian proyek, persentase probabilitas penyelesaian proyek, dan mengidentifikasi aktivitas yang paling sering berada pada lintasan kritis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada pekerjaan struktur Tower Aubrey Apartemen Grand Shamaya, didapatkan durasi dengan rentang probabilitas 1% sampai 100% adalah 293 sampai dengan 327 hari, dimana durasi rata-rata (mean) dengan probabilitas penyelesaian 50% adalah 304 hari. Kemudian, durasi rencana proyek yang dibuat secara deterministik memiliki tingkat probabilitas penyelesaian sebesar 97,93% menggunakan metode PERT dan 99,85% menggunakan simulasi Monte Carlo. Hal ini berarti durasi rencana proyek masuk dalam rentang probabilitas penyelesaian. Adapun aktivitas yang sering berada pada lintasan kritis dari hasil simulasi adalah pekerjaan pembesian, bekisting, dan pengecoran balok dan kolom pada Zona 2 serta aktivitas yang memiliki sensitivitas tertinggi ada pada pekerjaan lantai 37 sampai dengan lantai 39.