Nuban, Habel Ajen
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Penting Pembinaan Kerohanian dalam Kesetiaan bagi Pemuda di Kelompok Sel di Gereja JKI Maranatha Nuban, Habel Ajen; Mardiarto, Mardiarto
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.822 KB) | DOI: 10.59177/veritas.v3i2.115

Abstract

Many young people lately have left the ministry and God, in the youth community. Moreover, there are many problems in youth that need attention so that they are loyal to the local church. So the researchers describe the purpose of this writing so that they can prepare young leaders, it becomes a priority because the success of a service or activity is one of them determined by the availability of human resources, namely people who have been equipped from an early age to continue a service or job. Through descriptive qualitative methods with various approaches, it can be concluded that through a cell group strategy that is successful in educating youth in increasing loyalty to serve in the church, it can be done by committing to build a relationship with God, giving each member the opportunity to serve others according to their potential and continue to be humble And put yourself in listening, humble, teachable, serving together. The success of cell groups in educating youth is largely determined by the strategy used, namely exploring potential and providing opportunities to serve together either in cell groups or in public worship in the church.AbstrakBanyaknya pemuda remaja yang akhir ini banyak meninggalkan pelayanan maupun Tuhan, dalam komunitas anak muda. Terlebih banyaknya persoalan dalam pemuda yang perlu mendapatkan perhatian supaya ada dalam kesetiaan di gereja lokal. Maka peneliti mendeskripsikan tujian penulisan ini supaya dapat Mempersiapkan pemimpin-pemimpin muda, menjadi prioritas sebab keberhasilan sebuah pelayanan atau kegiatan itu salah satunya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya manusia yaitu orang-orang yang telah dibekali sejak dini untuk melanjutkan sebuah pelayanan  atau pekerjaan. Melalui metode kualitatif deskritif  dengan berbagai pendekatan dapat disimpulkan bahwa melalui strategi kelompok sel yang berhasil dalam mendidik pemuda dalam meningkatkan kesetiaan melayani di gereja dapat dilakukan dengan berkomitmen dalam membangun hubungan dengan Tuhan, memberi kesempatan kepada setiap anggota untuk melayani sesamanya sesuai potensinya dan terus rendah hati.  Dan menempatkan diri menjadi pendengar, rendah hati, dapat diajari, melayani bersama. Keberhasilan kelompok sel dalam mendidik pemuda, sangat ditentukan oleh strategi yang digunakan yaitu menggali potensi dan memberi kesempatan untuk melayani bersama baik di kelompok sel atau ibadah umum di gereja.