Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Importance of Applying Maqashid al-Sharia in The Islamic Financial System: The Urgency of Maqashid al-Sharia in Islamic Finance Fanshurna, Toton
Journal of Islamic Economics Perspectives Vol. 4 No. 1 (2022): February (2022) Journal of Islamic Economics Perspectives
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University of  Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jiep.v4i1.58

Abstract

Maqashid al-sharia is a relevant approach as the basis for developing Islamic financial systems, operations, and products. The maqashid al-sharia holistic order is a light for the development of the Islamic financial system, especially in answering the dynamics of questions based on benefit. The Islamic financial system is part of the prerequisites that must be developed, not only at the conceptual level but also practically. Islam has provided comprehensive textual sources in providing human-first boundaries. But that alone is not enough, if it is not balanced with social inference. Maqashid al-sharia theory in the study of the Islamic financial system is a step forward in developing the most ideal Islamic economic model. This is because maqashid al-sharia can be used as a tool to help solve Islamic economic problems, especially in establishing rules or laws.
Model Integratif Pengelolaan Wakaf Produktif dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal Pesantren Fanshurna, Toton; Pujiastuti, Rini
Journal of Economics and Business UBS Vol. 14 No. 5 (2025): Journal of Economics and Business UBS
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/7ft3ey33

Abstract

Wakaf produktif semakin dipandang sebagai instrumen strategis dalam ekonomi Islam yang berpotensi mendorong pembangunan berbasis komunitas. Namun, kajian empiris mengenai peranannya dalam kerangka Local Economic Development (LED) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pengelolaan wakaf produktif di pesantren dengan menekankan integrasinya terhadap dinamika sosial-ekonomi lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf produktif berbasis LED ditopang oleh tiga pilar utama, yaitu optimalisasi aset tanah wakaf, jejaring sosial-alumni, serta legitimasi pesantren sebagai otoritas moral. Pilar-pilar tersebut membentuk ekosistem kewirausahaan melalui unit usaha koperasi, ritel, pertanian, dan jasa yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, menjamin keberlanjutan pendidikan, dan mendorong distribusi manfaat ekonomi yang lebih merata. Secara teoretis, penelitian ini memperluas horizon kajian wakaf dengan menegaskan peran gandanya sebagai instrumen spiritual sekaligus strategi pembangunan lokal. Secara praktis, hasilnya menawarkan model replikasi bagi lembaga pendidikan Islam maupun institusi sosial-ekonomi lainnya dalam mengembangkan wakaf produktif berkelanjutan.