Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS INTENSITAS HUJAN MENGGUNAKAN IDF-CURVE DAN WRPLOT PADA STASIUN DI DAS BUAH (19 - 23) Henggar Risa Destania
PILAR Vol. 15 No. 1 (2020): Pilar: Maret 2020
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Musi merupakan sungai besar di Kota Palembang yang mempunyai banyak cabang daerah aliran sungai yang salah satunya adalah DAS Buah. DAS ini berfungsi sebagai drainas perkotaan dan pengendalian banjir. Dalam beberapa waktu terakhir DAS tersebut mengalami permasalahan banjir terutama saat musim hujan. Oleh karena itu analisa hidrologi seperti intensitas hujan, pola distribusi hujan dan hujan rencana yang berdasarkan pola angin menjadi masukan utama dalam hal pengendalian. Analisa frekuensi data curah hujan dilakukan untuk mendapatkan pola distribusi hujan yang sesuai dengan karakteristik DAS Buah. Analisa kurva IDF (Intensity-duration-frequency) atau lengkung hujan dilakukan untuk menunjukkan hubungan antara luas DAS dan kedalaman hujan yang terjadi di waktu tertentu. Analisa intensitas hujan yang ditampilkan dalam kurva IDF menggunakan metode Mononobe dan Haspers. Analisa distribusi curah hujan ditampilkan dalam bentuk circular statistic dengan menggunakan program WRPlot yang menunjukkan kuantitas waktu/frekuensi kejadian suatu variabel hidrologi dalam bentuk circular.Dari hasil penelitian curah hujan maksimum dengan periode kala ulang 5 tahun dengan distribusi hujan 3 jam, R24 adalah 148,525 mm, untuk kala ulang 10 tahun sebesar 170,155 mm, untuk kala ulang 25 tahun sebesar 197,481 mm, untuk kala ulang 50 tahun sebesar 217,753 mm dan kala ulang 100 tahun sebesar 237,878 mm.Berdasarkan analisis dan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa DAS Sungai Buah termasuk DAS kecil yang mempunyai beberapa subdas sebagai percabangan. Untuk daerah yang kecil, umumnya hujan tersebar secara merata di sekitar kawasan suatu daerah sehingga jika hujan yang berlangsung singkat maka semakin tinggi intensitas nya dan semakin besar periode ulangnya. Hal ini terlihat dari perhitungan analisis yang ditunjukkan dalam kurva IDF dan ABM.
Pengaruh Campuran Zat Aditif Sikacim Dan Fly Ash Sebagai Substitusi Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Vera, Vera Zesica Simanjuntak; Henggar Risa Destania; Febryandi, Febryandi
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11275

Abstract

Pembangunan infrastruktur memacu kebutuhan akan beton yang semakin meningkat sehingga mengakibatkan meningkatnya kebutuhan material pembentuk beton. Pada penelitian ini dilakukan pengujian menggunakan fly ash dan aditif sikacim sebagai bahan tambah pada campuran beton guna mengetahui kuat tekan beton maksimal yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan fly ash sebagai bahan subtitusi semen pada campuran beton dan karakteristik beton dengan variasi 0%, 8%, 10% dan 12% terhadap kuat tekan beton. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Pada penelitian menghasilkan nilai kuat tekan beton tertinggi sebesar 27,91 MPa dengan penggunaan fly ash 8% sebagai substitusi semen dengan zat adiktif sikacim 0,6%. Namun setiap penambahan persentase fly ash menyebabkan terjadi penurunan kuat tekan beton. Hal ini terjadi dikarenakan penggunaan semen yang disubstitusi oleh fly ash menjadi lebih sedikit
ANALISA KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KECAMATAN PENUKAL UTARA KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR Rirantri; Henggar Risa Destania; Ratih Bavina
JURNAL REKAYASA Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal REKAYASA (In Progress)
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang dibutuhkan secara berkelanjutan yang harus dipenuhi setiap saat, Kecamatan Penukal Utara semakin banyak menggunakan air seiring dengan perkembangannya yaitu khususnya air bersih, maka sudah pasti untuk beberapa tahun kedepan akan membutuhkan air bersih yang lebih banyak lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan dan kebutuhan air bersih yang dibutuhkan masyarakat Kecamatan Penukal Utara hingga tahun 2032. Penelitiaan ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data-data yang digunakan anatara lain data jumlah penduduk 5 tahun terakhir, data pelanggan PDAM menurut jenis-jenis pelanggan 5 tahun terakhir dan data kebutuhan air bersih untukpelanggan Kecamatan Penukal Utara. Hasil dari penelitiaan ini yang didapat bahwa kebutuhan air bersih daerah pelayanan menurut prediksi Pertambahan jumlah pelanggan untuk Kecamatan Penukal Utara 25,621 l/det, sedangkanKetersediaan Sumber air bersih masih mampu mencukupi kebutuhan air bersih hingga tahun 2032. Sedangkan kebutuhan reservoir unit Penukal Utara menjadi 530,64 m³ dan hanya mampu menampung hingga tahun 2028 dan akan mengalami kekurangan sebesar 130,64 m³ pada tahun2032.