Widiyatmono, Endro
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan prestasi belajar materi dimensi tiga menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT bagi siswa kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 8 Purworejo Widiyatmono, Endro
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v7i2.7585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar  pada materi Dimensi  Tiga   siswa kelas XII MIPA  1 SMA Negeri 8 Purworejo menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 1 sebanyak 28 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah  tes hasil belajar untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar materi Dimensi Tiga.   Indikator keberhasilan menggunakan KKM sebesar 70 dan target ketuntasan kelas 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan pretasi belajar matematika materi Dimensi Tiga  siswa kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 8 Purworejo. Hasil tes menunjukkan rata rata nilai yang diperoleh dari prasiklus hingga siklus II, mengalami peningkatan  pada prasiklus rata-rata sebesar 61 dan siklus I rata-rata sebesar 68 serta siklus II rata-rata sebesar 84. Dari data ini, tampak jelas bahwa terjadi kenaikan rata-rata nilai dari prasiklus ke siklus I sebesar 7 angka (10,29%), dari siklus I ke siklus II terjadi kenaikan sebesar 16 angka (23,53%), dari prasiklus ke siklus II terjadi kenaikan sebesar 23 angka (37,70%). Sedangkan jumlah siswa yang   tuntas belajar juga mengalami kenaikan dari prasiklus sampai siklus II yaitu dari prasiklus 6 siswa  dan siklus I menjadi 12 siswa serta siklus II  menjadi  22 siswa. Tampak jelas bahwa dari tahap prasiklus ke siklus I prosentase ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 21,24%, dari siklus I ke siklus II terjadi kenaikan sebesar 35,71%, dan dari prasiklus ke siklus II terjadi kenaikan sebesar 57,71%.  Dengan demikian, prestasi belajar siswa dalam pembelajaran materi luas daerah dari prasiklus hingga siklus II terjadi kenaikan yang signifikan.