Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Apakah Karakteristik Manajemen Puncak Akan Mempengaruhi Manajemen Laba Pada Badan Usaha Milik Negara? Olivia, Theresia; Setiawan, Temy; Sihombing, Pardomuan Robinson
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 20, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v20i1.12442

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan pembuktian empiris karakteristik manajemen dan GCG mempengaruhi kualitas laba di tengah urgensi informasi kualitas laba yang rentan terhadap conflict of interest. Terutama pada perusahaan BUMN saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang mana populasinya adalah seluruh perusahaan BUMN di Indonesia yang listed di Bursa Efek Indonesia 2016 – 2018. Teknik purposive sampling digunakan untuk mendapatkan 67 perusahaan yang memenuhi kriteria. Teknik pengumpulan data dengan mengambil informasi dari laporan tahunan perusahaan sehingga sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis menggunakan PLS. Hasil penelitian menunjukan masa kerja direksi mempengaruhi kualitas laba. Latar belakang pendidikan direksi, gender dan GCG tidak mempengaruhi kualitas laba. Penelitian ini menjadi penting karena masih terbatasnya penelitian karakteristik manajemen puncak terhadap kualitas laba pada perusahaan BUMN. Karakteristik manajemen puncak memainkan peran penting karena orang – orang yang duduk sebagai direksi pada perusahaan BUMN menjadi sorotan publik terkaitnya luasnya kepentingan stakeholder.Kata Kunci: Karakteristik Manajer, tata kelola, kualitas laba, persistensi laba
Mewaspadai Praktik Greenwashing Dalam Implementasi ESG Olivia, Theresia; Breliastiti , Ririn; Jeninfer; Hanjaya, Anthony Evan
Journal of Business And Entrepreneurship Vol. 12 No. 2 (2024): JOURNAL OF BUSINESS AND ENTREPRENEURSHIP (November 2024 Edition)
Publisher : APPS Publications

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46273/5eejxq04

Abstract

Keberlanjutan (sustainability) telah menjadi isu penting dalam dunia bisnis, mendorong perusahaan untuk mengadopsi praktik ramah lingkungan. Di Indonesia, meskipun kesadaran mengenai keberlanjutan masih berkembang, tren ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Seiring dengan itu, fenomena greenwashing muncul sebagai upaya perusahaan untuk menyesatkan konsumen tentang klaim ramah lingkungan yang tidak didukung oleh tindakan nyata. Praktik ini tidak hanya merusak kepercayaan konsumen, tetapi juga berdampak pada reputasi perusahaan dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena greenwashing di Indonesia, menjelaskan faktor-faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap kepercayaan konsumen dan kinerja keuangan perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis konten dari data sekunder yang diperoleh melalui artikel berita dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi ESG (Environmental, Social, and Governance) telah diterapkan di Indonesia, praktik greenwashing masih marak terjadi, dengan perusahaan-perusahaan seperti Nestle, Shell, dan Adaro Energy sebagai contoh kasus. Greenwashing sering kali digunakan untuk meningkatkan citra perusahaan tanpa komitmen nyata terhadap keberlanjutan, yang berisiko merusak kepercayaan konsumen dan reputasi perusahaan. Oleh karena itu, peran media dan kesadaran publik sangat penting dalam mengawasi praktik-praktik misinformasi terkait keberlanjutan.
PENGARUH WHISTLEBLOWING SYSTEM, KOMPETENSI AUDITOR, DAN MORALITAS INDIVIDU TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD Setiawan, Temy; Nuansari, Novita; Olivia, Theresia
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 8 No 2 (2025): Artikel Riset Juli 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v8i2.2188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh whistleblowing system, kompetensi auditor, dan moralitas individu terhadap pencegahan fraud. Pencegahan fraud merupakan aspek penting dalam menjaga integritas dan akuntabilitas laporan keuangan serta kepercayaan publik terhadap institusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara online menggunakan Google Form. Responden dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP), dengan jumlah sampel sebanyak 51 orang auditor. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS), yang dinilai sesuai untuk menguji hubungan antar variabel dalam model penelitian dengan jumlah sampel yang terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa whistleblowing system dan moralitas individu memiliki pengaruh positif terhadap pencegahan fraud. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pelaporan yang transparan dan budaya moral individu yang kuat dapat memperkuat upaya organisasi dalam mencegah tindakan kecurangan. Sementara itu, kompetensi auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud, yang mengindikasikan bahwa kemampuan teknis dan profesional auditor belum tentu menjamin efektivitas dalam mengidentifikasi atau mencegah tindakan curang, terutama jika tidak diimbangi oleh keberanian moral dan sistem pengawasan yang baik. Penelitian ini memberikan implikasi bagi lembaga audit dan perusahaan agar lebih fokus pada penguatan budaya etika dan pelaporan, tidak hanya peningkatan kompetensi teknis semata, dalam upaya pencegahan fraud yang efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Komite Audit, Audit Tenure dan Leverage terhadap Kualitas Audit pada Sektor Kesehatan Chelsea, Chelsea; Olivia, Theresia
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/z15ewe97

Abstract

This study aims to examine the effect of firm size, audit committee, audit tenure, and leverage on audit quality in healthcare sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2024 period. Audit quality is important because reliable financial statements support stakeholders in making economic decisions. This study used a quantitative approach with secondary data obtained from audited financial statements and annual reports. The population consisted of 35 healthcare sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 27 companies that met the criteria. With four years of observation, the study used 108 company-year observations. The data were analyzed using logistic regression with IBM SPSS version 26. The results show that audit tenure has a positive and significant effect on audit quality. Meanwhile, firm size, audit committee, and leverage do not significantly affect audit quality. This finding indicates that a longer auditor-client relationship can improve audit quality through better auditor understanding of the client’s business and audit risks.