A. Ardian
Departemen Fisika FMIPA, Institut Pertanian Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Film Tipis Ba0.25Sr0.75TiO3 (BST) Yang Didadah Ferium Oksida Sebagai Sensor Suhu Berbantukan Mikrokontroler Ardian, A.; Nady, L.; Erviansyah, R.; Syafutra, H.; Irzaman, Irzaman; Siswadi, Siswadi
BERKALA FISIKA Vol 13, No 2 (2010): Berkala Fisika, Edisi Khusus
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.503 KB)

Abstract

Ferroelectric material originating from Barium Strontium Titanate (BST), is expected to have high energy because it has a dielectric constant and high charge storage capacity [6]. Materials produced by the process of ferium dopan, it is hoped will be a temperature sensor. If, materials BST and BFST (Barium Ferium Strontium Titanate) subjected to the temperature (material change that temperature), and the resulting voltage, then this material can be applied as a temperature sensor using a microcontroller. Microcontroller that used is ATMega 8535 with internal ADC. Voltage was generated, will be reinforced with a voltage amplifier (OpAmp) and will be processed into digital data at the ATMega8535 internal ADC (Analog Digital Converter).Incoming digital data will be processed and displayed in the view Microcontroller-based desktop applications Delphi 7. The material to be tested is material BST, BFST 5%, and BFST 15%.   Keyword: BST, Temperature sensor, ATMEGA 8535, ADC, Delphi 7
ESTIMASI NILAI UNIT-COST PENAMBANGAN ASBUTON MENGGUNAKAN PENDEKATAN STATISTIKA Arrahman, F. R.; Ardian, A.
Jurnal Pertambangan Vol. 10 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v10i1.3268

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia membutuhkan ketersediaan aspal yang tinggi, tapi pasokan nasional masih sangat bergantung pada impor meskipun terdapat potensi besar asbuton di Provinsi Sulawesi Tenggara. Salah satu tantangan utama pemanfaatan asbuton adalah biaya penambangan yang relatif lebih tinggi dibanding aspal minyak impor. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi unit-cost penambangan asbuton sekaligus mengevaluasi pengaruh dari kapasitas produksi (X1) dan stripping ratio (X2) menggunakan pendekatan statistika. Data dikumpulkan dari tujuh perusahaan tambang asbuton pada tahun 2024 yang mencakup volume overburden, jumlah produksi, Harga Pokok Penjualan (HPP), royalti, dan jumlah beban operasi. Selanjutnya, dilakukan analisis data dengan menerapkan metode regresi linier berganda yang telah divalidasi melalui uji asumsi klasik. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, variabel kapasitas produksi dan stripping ratio berpengaruh signifikan terhadap unit-cost. Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat signifikansi pada Uji-t dan Uji-F tidak melebihi angka 0,05. Selain itu, dengan nilai Adjusted R2 sebesar 0,735 dan nilai RMSE (Root Mean Square Error) sebesar 50,728, menunjukkan bahwa model memiliki tingkat akurasi yang memadai. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh estimasi unit-Cost penambangan Asbuton dengan persamaan Y = –64.182,587 + 1,074(X1) + 123.008,571(X2).