sabar ardiansyah
Akademi Meteorologi dan Geofisika

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANOMALI SEISMISITAS DAN MODEL PERKIRAAN KEJADIAN GEMPABUMI DI DAERAH BENGKULU ardiansyah, sabar
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Gempabumi merupakan gerakan atau hentakan tiba-tiba akibat pelepasan akumulasi energi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng, aktivitas sesar, aktivitas gunung api atau proses-proses pelepasan akumulasi energi lain di dalam bumi. Sebelum terjadi gempabumi utama, biasanya akan didahului oleh suatu pola atau siklus kegempaan. Siklus ini meliputi periode normal, periode anomali yang ditandai dengan peningkatan aktivitas, periode precursory gap yang ditandai dengan penurunan aktivitas seismik, dan periode terjadinya gempabumi utama. Dengan menggunakan katalog data kegempaan M>4,5 di daerah Bengkulu pada rentang tahun 1971-2013 akan dilihat karakteristik kegempaan di daerah Bengkulu sebelum terjadi gempabumi signifikan (M≥7,0) pada tahun 1975, 1994, 2000, dan 2007. Metode perhitungan model perkiraan magnitudo gempabumi menggunakan metode Predictive Regressions. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa saat ini siklus kegempaan daerah Bengkulu memasuki periode precursory gap yang ditandai dengan penurunan aktivitas kegempaan. Diperkirakan saat ini daerah Bengkulu memilki potensi gempabumi dengan kekuatan M>7,5. Kata Kunci : Siklus gempabumi, prekursor, model perkiraan gempabumi.
PERCEPATAN PELEPASAN ENERGI (ACCELERATING MOMENT RELEASE) SEBAGAI PREKURSOR SEBELUM TERJADI GEMPABUMI SIGNIFIKAN DAERAH BENGKULU DAN SEKITARNYA ardiansyah, sabar
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Gempabumi merupakan gerakan atau hentakan tiba-tiba akibat pelepasan akumulasi energi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng, aktivitas sesar, aktivitas gunung api atau proses-proses lain hasil dari pelepasan akumulasi energi di dalam bumi. Sebelum terjadi gempabumi utama, biasanya akan didahului oleh suatu pola yang disebut sebagai prekursor. Pola ini antara lain fenomena kesenyapan seismik (seismic gab), penurunan (seismic quiescene) dan peningkatan (accelerating seismicity), dan perubahan kecepatan gelombang seismik. Kajian tentang accelerating seismicity atau accelerating moment release masih jarang dilakukan di Indonesia. Dengan menggunakan data katalog gempabumi daerah Bengkulu periode tahun 1973 hingga 2013, akan dilihat pola peningkatan aktivitas kegempaan sebelum terjadi gempabumi signifikan di daerah Bengkulu. Dari hasil analisis memperlihatkan bahwa, sebelum gempabumi besar tanggal 4 Juni 2000 dan tanggal 12 September 2007, terjadi peningkatan aktivitas kegempaan. Hal ini mengindikasikan bahwa, sebelum terjadi gempabumi utama, akan didahului dengan peningkatan pelepasan energi dalam bentuk gempabumi-gempabumi kecil. Kata Kunci : Prekursor, accelerating moment release.  
ENERGI POTENSIAL GEMPABUMI SEGMEN MENTAWAI - SUMATERA BARAT ardiansyah, sabar
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segmen Mentawai-Sumatera Barat merupakan salah satu kawasan seismik aktif. Banyak gempabumi besar yang mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa terjadi di kawasan ini. Tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk mengetahui nilai energi potensial yang terkandung di kawasan Segmen Mentawai  sejak terakhir kali terjadi gempabumi besar tanggal 25 Oktober 2010 melalui kajian statistik. Data sekunder yang digunakan dalam penulisan paper ini adalah data katalog gempabumi yang diambil melalui katalog International Seismological Center (ISC). Metode yang digunakan untuk menghitung periode ulang, energi yang dilepaskan tiap tahun, energi simpan serta energi potensial dengan menggunakan metode least square. Berdasarkan hasil analisis meunjukkan bahwa, kawasan Segmen Mentawai-Sumatera Barat menyimpan enegri potensial gempabumi yang belum dilepaskan sejak terjadi gempabumi 25 Oktober 2010 adalah sebesar 3.8 x 1022 erg. Energi ini setara dengan gempabumi berkekuatan 7.2 SR. Kata Kunci : Energi lepas, energi ekspektasi, energi potensial.
Energi Potensial Gempabumi di kawasan Segmen Musi, Kepahiang-Bengkulu Ardiansyah, Sabar
Megasains Vol 10 No 2 (2019): Megasains Vol. 10 No. 2 Tahun 2019
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/megasains.v10i2.168

Abstract

Segmen Musi Kepahiang merupakan salah satu kawasan seismik aktif. Beberapa gempabumi signifikan yang mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa pernah terjadi di kawasan ini. Tujuan dari penulisan paper ini adalah untuk mengetahui nilai energi potensial yang terkandung di kawasan Segmen Musi melalui kajian statistik sejak terakhir kali terjadi gempabumi besar tanggal 15 Mei 1997. Data sekunder yang digunakan dalam penulisan paper ini adalah data katalog gempabumi hasil analisa Stasiun Geofisika Kepahiang dan database WinITDB. Metode yang digunakan untuk menghitung periode ulang, energi yang dilepaskan tiap tahun, energi simpan serta energi potensial dengan menggunakan metode least square. Berdasarkan hasil analisis menujukkan bahwa kawasan Segmen Musi menyimpan enegri potensial gempabumi yang belum dilepaskan sejak terjadi gempabumi 15 Mei 1997 adalah sebesar 5,0187 x 1021 erg. Energi ini setara dengan gempabumi berkekuatan M = 6,6
KAJIAN HUBUNGAN ANTARA DISTRIBUSI GEMPA SUSULAN ACEH 26 DESEMBER 2004 TERHADAP DISTRIBUSI PERUBAHAN TEKANAN COULOMB (COULOMB STRESS CHANGE) Ardiansyah, Sabar
Megasains Vol 4 No 3 (2013): Megasains Vol. 4 No.3 Tahun 2013
Publisher : Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46824/tnbc3g33

Abstract

Selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan fokus mempelajari interaksi antara distribusi gempa susulan dan perubahan tegangan coulomb, serta interaksi antara satu gempa besar dengan kejadian gempa lainnya yang letaknya berdekatan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengkaji sebaran gempa susulan gempa Aceh bulan Desember 2005 dari perubahan pola tegangan coulomb. Data utama gempa bumi beserta parameter keruntuhannya diperlakukan sebagai masukan untuk menganalisis perubahan tegangan coulomb, dengan bantuan paket perangkat lunak Coulomb v3.3. Hasilnya menunjukkan hal itu Sebesar 49,8% gempa susulan gempa Aceh tanggal 26 Desember 2004 tersebar pada wilayah yang dihitung perubahan tegangan coulomb positifnya, sedangkan sisanya terletak pada perubahan tegangan coulomb negatif.