S.Sn., M.Sn, Lili Suparli
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KREATIVITAS PEDALANGAN WAYANG GOLEK PURWA SUNDA DI ANTARA BAYANG-BAYANG “TETEKON” S.Sn., M.Sn, Lili Suparli
Paraguna Vol 6 No 1 (2019): WACANA ENTITAS KARAWITAN
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/jp.v6i1.1884

Abstract

Wayang Golek adalah salah satu jenis kesenian yang saat ini masih bertahan hidup dan menunjukkan eksistensinya di antara kesenian-kesenian lainnya. Hal itu tidak terlepas dari kreativitas para senimannya, untuk mengembangkan setiap unsur seni yang terdapat di dalamnya, seperti unsur seni rupa, unsur seni sastra, unsur seni drama, unsur seni karawitan, dan unsur seni tari. Di sisi lain, kreativitas itu sering dipandang negatif terutama oleh generasi sebelumnya, dengan alasan ‘merusak’ tatanan yang telah ada, sehingga muncul pernyataan “Leupas tina tetekon” (keluar dari ketentuan-/aturan). Hal itu menyebabkan proses kreatif para pelaku seni wayang, ter-utama para dalang terhambat, karena tidak berani mengambil risiko dijuluki “dalang leupas tina tetekon”.Persoalan kreativitas dalam hal ini adalah fenoma yang ‘paradoks’, di satu sisi kreativitas mampu mempertahankan eksistensi seni wayang, tetapi di sisi lain dipandang sebagai perusak tetekon. Melalui tulisan ini, penulis a-kan membahas kaitan antara kreativitas dan tetekon, untuk memperjelas ke-dudukan kreativitas dalam tetekon Padalangan Wayang Golek Purwa Sunda.