Laporan keuangan merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban, mengingat pentingnya informasi yang ada dalam laporan keuangan, maka laporan keuangan harus disusun sesuai standar akuntansi yang berlaku agar tidak terjadi kecurangan. Salah satu tindak kecurangan akuntansi yang mengakibatkan terjadinya penyalahgunaan anggaran yang tidak efisien, yaitu adanya pemborosan anggaran. Maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengendalian internal, kesesuaian kompensasi dan ketaatan aturan akuntansi terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada SKPD Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini pegawai SKPD Kabupaten Majalengka yaitu berjumlah 70 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling atau sampel jenuh, sehingga seluruh populasi yang dijadikan sampel. Jenis data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada seluruh sampel. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji asumsi klasik, analisis regeresi linier berganda, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada SKPD Kabupaten Majalengka, kesesuaian kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada SKPD Kabupaten Majalengka, dan Ketaatan aturan akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada SKPD Kabupaten Majalengka.