This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1011171068, ELISABETH DARA LEONI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP KEJAHATAN PENJUALAN BURUNG BAYAN DI KABUPATEN SAMBAS SEBAGAI SATWA DILIDUNGI NIM. A1011171068, ELISABETH DARA LEONI
Jurnal Fatwa Hukum Vol 5, No 2 (2022): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai “Tinjauan Kriminologis Terhadap Kejahatan Penjualan Burung Bayan di Kabupaten Sambas sebagai Satwa yang Dilindungi”. Dengan tujuan pertama untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya Kejahatan Penjualan ilegal Burung Bayan yang merupakan satwa yang dilindungi di Kabupaten Sambas. Selain itu juga tujuan kedua  untuk mengungkapkan upaya yang dilakukan oleh Aparat penegak Hukum untuk menanggulangi terjadinya Kejahatan Penjualan Burung Bayan di Kabupaten Sambas Sebagai Satwa dilindungiPenjualan ilegal Satwa liar yang dilindungi memberikan dampak yang cukup besar, yaitu selain dapat menimbulkan kepunahan spesies, penjualan satwa-satwa liar dilindungi juga memiliki dampak berupa kerusakan yang amat besar dalam kerusakan ekosistem. Kerusakan ekosistem ini selanjutnya akan  berdampak pada pemutusan mata rantai makanan, yang seharusnya persebaran satwa liar dilindungi seharusnya menjadi organisme yang menyeimbangkan ekosistem rantai makanan. Dan pada akhirnya masalah ekosistem ini  dapat mengakibatkan kerugian besar  bagi  Indonesia.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Yuridis Sosiologis dan dapat pula disebut dengan penelitian lapangan dengan populasi Balai Koservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum KLHK Wilayah 3 Pontianak, Masyarakat Kabupaten Sambas dan Pelaku Penjualan Burung Bayan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Wawancara, Teknik studi dokumen dan Teknik wawancara tidak langsung yang dilakukan dengan menyebarkan angket yang ditujukan guna mengetahui keadaan langsung yang ada dilapangan.Berdasarkan penelitian ini faktor penjualan burung bayan ini dikarenakan Oleh Faktor Ekonomi pelaku Serta kurangnya kesadaran hukum pelaku dan masyarakat sekitar.Kata Kunci : Kriminologi,  Satwa, dilindungi, Burung Bayan.